Jul 292016
 

Ratusan penduduk sipil di Kota Aleppo saat ini masih terjebak di garis depan medan pertempuran. Situasi ini menimbulkan keprihatinan bagi PBB. Melalui Wasekjen (PBB) urusan kemanusiaan, Stephen Obrien, PBB meminta gencatan senjata selama 48 jam di Kota Aleppo.

Selama gencatan senjata tersebut PBB akan membentuk beberapa jalur koridor luar untuk mengamankan penduduk sipil. Selain itu, jalur tersebut juga akan digunakan untuk menyalurkan bantuan makanan, obat-obatan, bagi warga yang masih terjebak.

“Situasi orang yang terperangkap di bagian timur Aleppo masih menjadi keprihatinan terbesar, sebagaimana saya beritahukan ke Dewan Keamanan PBB, kami menuntut akses aman, rutin dan berkelanjutan ke seperempat juta orang yang terjebak di belakang garis depan. Semua pilihan harus dipertimbangkan,” katanya.

Aleppo merupakan kota strategis untuk jalur ekonomi, yang berada di dekat perbatasan Suriah dan Turki. Kota ini juga menjadi basis pertempuran antara militer Suriah dan gerilyawan.

Bagikan:
 Posted by on Juli 29, 2016