Jun 172019
 

Teheran, Jakartagreater.com – Awal pekan ini, Arab Saudi menyalahkan Iran atas serangan pada13 Juni 2019 terhadap 2 kapal tanker minyak di Teluk Oman.

Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menambahkan bahwa meskipun negaranya tidak menginginkan perang, negara itu akan menanggapi setiap ancaman yang dihadapi oleh rakyatnya., dirilis Sputniknews.com pada Senin 17-6-2019.

Saluran televisi IRIB mengutip Laksamana Iran dan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Shamkhani yang mengatakan bahwa Teheran bertanggung jawab atas keamanan di Teluk.

“Kami selalu mengatakan kami menjamin keamanan Teluk Persia dan Selat Hormuz,” ujar Ali Shamkhani seperti dikutip oleh penyiar negara IRIB. Shamkhani juga meminta pasukan AS untuk meninggalkan daerah itu.

“Kami mengulangi pendirian kami dan menyerukan pasukan AS untuk mengakhiri kehadiran mereka di kawasan itu karena mereka adalah sumber utama krisis dan ketidakstabilan.”

Kamis lalu, 2 kapal tanker minyak, Kokuka Courageous dan Front Altair, mengalami ledakan dan kebakaran di Teluk Oman dekat Selat Hormuz.

Meskipun penyebab insiden itu masih belum diketahui, beberapa laporan mengklaim bahwa tanker itu terkena torpedo. AS menuduh Iran menyerang kapal-kapal itu tetapi Teheran menyangkal telah memainkan peran apa pun dalam insiden itu.