Okt 102016
 

1046171832

Divisi khusus di maskapai penerbangan Rossiya, yang bertugas menyediakan transportasi untuk para pejabat tinggi pemerintah Rusia, kini mulai menggunakan pesawat buatan Perusahaan Penerbangan Sukhoi.

Tahun ini, armada pesawat pemerintah Rusia akan ditopang dengan adanya penambahan dua pesawat Sukhoi Superjet baru yang ditujukan sebagai Russian Regional Jet 95.

Pesawat ini memiliki tiga kompartemen untuk penumpang dan mampu mengangkut hingga 59 orang, di luar kru pesawat. Kelas VIP dilengkapi dua kursi dan sofa mewah yang memang dirancang untuk dua penumpang. Sementara kelas bisnis memiliki 12 kursi penumpang dan 45 kursi penumpang di kelas ekonomi.

Kedua pesawat awalnya dikontrak oleh Maskapai Lao Central, namun perusahaan tersebut gulung tikar sehingga kontrak akhirnya diperbaharui.

Berdasarkan surat kabar Rusia Izvestia, baik presiden maupun perdana menteri akan menggunakan superjet tersebut untuk perjalanan kenegaraan.

Divisi pesawat khusus Rossiya adalah unit yang bertugas menyediakan transportasi bagi para pejabat pemerintah Rusia dan delegasi resmi yang menyertai mereka. Sesuai dengan Undang-Undang Rusia, daftar orang-orang diperbolehkan untuk menggunakan layanan divisi termasuk kepala negara, presiden terpilih, perdana menteri, ketua dari kedua majelis parlemen Rusia, ketua Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung, Jaksa Agung, ketua Komite Investigasi Rusia, kepala pemerintahan presiden dan menteri luar negeri.

  14 Responses to “Pejabat Tinggi Rusia Akan Gunakan Superjet”

  1.  

    ini yang dulu jatuh di Bogor y?

  2.  

    Garu [email protected] Betul bung

  3.  

    Karena jatuh kemaren makanya tak jadi di borong ya..?

  4.  

    kemandirian dan kebanggaan akan produk bangsa..

  5.  

    Rusia Rival Utama Amerika ne…

  6.  

    .

  7.  

    Awas ntr nyangkut lagi d gunung salak…
    Sebelum terbang baca do’a dulu…!

  8.  

    Kalo pejabat”gendut”kita naik apa ya kalo pergi “dinas”(liburan/melarikan diri)ke luar negeri? Ada yg bisa jawab?

  9.  

    Kalau pejaba “GENDUT” kita naik apa kalau pergi “DINAS”(melarikan diri atau liburan) ke luar negeri

  10.  

    Cina juga sudah buat, dan maksain Indonesia untuk menggunakannya, tp banyak yg meragukan teknologi tinggi buatan cina yang super KW nggak jelas, bahkan pak BJ.Habiebie pernah bilang sebenarnya industri kedirgantaraan cina secara SDA dan penguasaan teknologi 10 tahun tertinggal dari Indonesia, tp karena mereka duitnya banyak bisa leluasa mencontek dan mengoprek oprek mereka jagonya…jago nyontek doang

  11.  

    sukhoi family