Agu 122016
 

Para pekerja proyek-proyek bangunan di Korea Utara (Korut) diberitakan dipaksa mengonsumsi crystal meth atau dikenal sebagai narkotika jenis sabu agar dapat segera menyelesaikan pembangunan proyek pemerintahan Korut.

Rezim pimpinan Kim Jong-un itu dilaporkan memberi tenggat waktu ketat untuk pembangunan di Ibu Kota Pyongyang agar selesai sebelum musim dingin tiba. Hal itu dilakukan demi meningkatkan citra Korea Utara (Korut) di mata Internasional.

Radio Free Asia melaporkan, memanfaatkan narkoba untuk mempercepat pengerjaan proyek telah menyebabkan munculnya graffiti bernada sindiran di sejumlah bangunan di Pyongyang.Bahkan, masyarakat setempat menjuluki para pekerja bangunan sebagai “pasukan naroba”.

Salah satu tulisan yang muncul berbunyi ”kecepatan Pyongyang adalah kecepatan narkoba”.

Atas laporan tersebut, para pejabat di Kota Pyongyang berjanji melacak pihak yang bertanggung jawab dan bagi pembuat graffiti akan mendapatkan hukuman yang berat.

namun ancaman para pejabat Korut itu dianggap sia-sia karena banyaknya aksi serupa bermunculan di Kota Pyongyang seperti graffiti dengan konten cabul hingga politik.

 Posted by on Agustus 12, 2016