Aug 022016
 

Banyak cara yang bisa dlakukan untuk mempromosikan kekayaan budaya Indonesia kepada negara lain, salah satunya adalah dengan diadaknya pertukaran pelajar dari berbagai negara. Pada kegiatan pertukaran pelajar kali ini, rombongan pelajar dari luar negeri singgah di Wonosobo, Jawa Tengah. Rombongan pelajar tersebut meliputi perwakilan dari 6 negara yaitu Jerman, Belanda, Turki, Rusia, Italia dan Polandia Kegiatan yang dilakukan begitu padat salah satunya melihat expo Wonosobo tahun 2016.(1/8)

Salah satu stand yang dikunjungi rombongan pelajar adalah stand milik Kodim 0707/Wsb, mereka dengan penuh seksama melihat tiap barang yang dipamerkan disana seperti melihat tanaman yang bisa dijadikan sebagai obat herbal dan persenjataan yang dipamerkan disana.

Menurut Marita, salah satu pelajar dari Polandia menyampaikan kegiatan ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya. Ia mengaku baru pertama kali melihat pameran produk militer yang ada disini. Apalagi dengan adanya stand milik tentara yang bergabung even expo wonosobo dinilainya sungguh luar biasa.

Pelajar asing ini makin betah mengunjungi stand expo wonosobo, karena tentaranya sangat ramah dalam menyambut setiap tamu yang datang. Seluruh tamu baik dalam negeri maupun luar negeri diperlakukan sama. “Keramah tamahan orang Indonesia khususnya Wonosobo akan saya ceritakan kepada teman – teman di negara saya agar mereka mau berkunjung ke Indonesia. Indonesia itu ramah – ramah dan baik, ujarnya.

Stnad expo militer kodim wonosobo solusi mendekatkan diri kepada masyarakat.

Stnad expo militer kodim wonosobo solusi mendekatkan diri kepada masyarakat.

Kegiatan Pameran expo ini digelar di Gedung Adipura Kencana Wonosobo dalam rangka menyambut hari jadi kota Wonosobo ke -191. Pelaksanaan expo berlangsung selama 7 hari (28/7 – 3/8) dengan menampilkan berbagai macam produk unggulan yang ada di Wonosobo dengan melipatkan instansi pemerintah, UMKM dan masyarakat umum.

Kodim 0707/Wsb sebagai institusi pertahanan yang ada diwilayah tidak ketinggalan ikut andil dalam memeriahkan Wonosobo Expo Tematik 2016 dengan menampilkan beberapa macam persenjataan seperti SNB, Minimi SSV1, dan beberapa peralatan pendukung perang lainnnya.

Letkol Czi Dwi Hariyono menjelaskan bahwa tujuan Kodim mengikuti Expo ini adalah agar masyarakat lebih dekat lagi dengan rakyat karena disana rakyat bisa berinteraksi langsung dengan para prajurit yang menjaga stand. Masyarakat bisa menanyakan tentang berbagai macam senjata yang dimiliki oleh TNI. Dengan adanya interaksi secara langsung tersebut diharakan kemanunggalan TNI dengan rakyat benar – benar menyatu. Masyarakat tidak perlu takut melihat dan memegang senjata.

Selain dari pada itu Komandan Kodim mengharapkan kepada generasi muda agar mau bergabung dengan TNI, sebab untuk saat ini peminat generasi muda di Wonosobo masih rendah bila dibanding dengan daerah lain. Sehingga dengan melihat stand Kodim ini akan timbul semangat para generasi mudah untuk mau mendaftar menjadi anggota TNI. (marksman / sumber : tniad.mil.id)

  13 Responses to “Pelajar Asing Menyukai Stand Expo Kodim Wonosobo”

  1. he… he…

  2. Mantep pegangannya….

  3. Itali yang mana ya..pegang bedilnya udah pada ahli..hmmm pegang teruss…hahahahaha…

  4. Kitorang memang negara dengan penduduk yg sangat ramah… Tapi jangan salah sangka juga, jika tiba tiba menjadi beringas di medan perang…. Medan perang hutan gunung aer pun sama beringasnya xixiixixixixixiiiii

  5. kepedean jadinya penjaga poskonya hi hi hi

  6. Stan militer APA stan ayam penyet rumah makan saung cianjur…. No technology masa kini

  7. Siip

  8. Itu motor cuma sekelas KLX 150 L
    Kalau lawan pake KTM atau sekelas Husqvarna mana bisa ngejar
    i1.wp.com/jakartagreater.com/wp-content/uploads/2016/08/IMG_1790-1000×600.jpg?zoom=2&resize=490%2C315

  9. senjata yang lain ikut tegang juga brooo

  10. paling nyantai tugas disana, kotanya aman, tentram, paling yg ribut2 sekelas preman kampung dan pasar saja

 Leave a Reply