Sep 032017
 

Pasukan Irak di Tal Afar (@iraq_day)

Tikrit – Pelaku bom bunuh diri menyerang sebuah pembangkit listrik kepunyaan negara pada Sabtu 2-9-2017 di sebelah Utara Baghdad menewaskan 7 orang dan memaksa penutupan prasarana tersebut, menurut sumber polisi dan tentara. Serangan tersebut diakui pertanggungjawabannya oleh kelompok ISIS.

Sedikitnya 3 pria bersenjata dengan memakai rompi peledak, menyerang sebuah pembangkit listrik sekitar pukul 03.00 pagi waktu setempat, di dekat kota Samarra, sekitar 100 kilometer Utara Baghdad. Mereka menggunakan granat untuk merusak dan masuk ke prasarana tersebut.

“Saya sedang mendapat giliran kerja malam dan tiba-tiba mendengar suara tembakan serta ledakan. Beberapa menit kemudian saya melihat seorang penyerang dengan memakai seragam militer, melemparkan granat melalui jendela,” kata Raied Khalid, seorang pekerja yang terluka terkena peluru.

Sumber keamanan mengatakan bahwa 3 orang bersenjata tersebut secara singkat mengambil alih kendali prasarana itu, namun polisi berhasil merebut kembali kendali 3 jam kemudian. Kelompok ISIS kemudian mengaku bertanggung-jawab atas serangan tersebut dalam pernyataan.

Empat polisi dan 3 pekerja tewas dalam serangan tersebut, sedangkan 13 orang lagi luka-luka, kata Polisi dan sumber petugas kesehatan dari sebuah rumah sakit setempat. Salah satu penyerang, yang terpojok oleh aparat keamanan, meledakkan rompi bunuh dirinya di dekat salah satu pembangkit listrik, memicu percikan api.

Dua pria bersenjata lagi tewas, kata sumber keamanan, baik akibat meledakkan diri atau terlibat kontak senjata dengan pasukan keamanan. Kegiatan di prasarana tersebut dihentikan sementara, mengingat sedang berlangsungnya perbaikan, kata petugas di pembangkit listrik itu. Antara/Reuters.

  2 Responses to “Pelaku Bom Bunuh Diri Serang Pembangkit Listrik di Baghdad”

  1. loh ngapain bunuh diri segala??? habis putus cinta???

 Leave a Reply