Mar 312017
 


BEIJING – Kapal induk pribumu pertama China, telah sekali lagi menjadi berita utama baru-baru ini. Angkatan Laut China melihat perlunya restrukturisasi besar-besaran setelah kapal induk buatan dalam negerinya memasuki layanan, kata Laksamana Yin Zhuo, seorang pakar militer China, seperti dilansir China Military.

Foto yang diposting bulan ini menunjukkan kapal induk telah dicat dengan primer merah dan sedang dilengkapi dengan radar dan fasilitas lainnya, Taiwan media melaporkan pada Sabtu lalu. Mereka juga menyebutkan bahwa dek sedang dibersihkan, dan kapal induk tersebut mungkin akan diluncurkan ke dalam air pada 23 April, bersamaan dengan ulang tahun berdirinya Angkatan Laut China.

Menurut Laksamana Yin Zhuo, foto online menunjukkan pulau telah hampir selesai, instalasi sistem tenaga dan kabin di bagian bawah kapal selesai, dan dek sudah disegel. Eksterior lambung telah dicat dengan cat anti fouling warna merah yang beracun, sehingga kapal tidak akan dibiarkan di udara terbuka terlalu lama dan akan segera diluncurkan ke dalam air, menurut penjelasan Yin.

Menurut Kapten Senior Cao Weidong, pakar militer di sebuah lembaga kelautan dari Angkatan Laut China, pembangunan kapal perang biasanya terdiri dari tiga fase utama. Pertama, memotong pelat baja yang menandakan awal konstruksi. Kedua, meluncurkan dalam air yang berarti lambung telah selesai. Ketiga, kapal masuk ke dalam layanan.

Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan pada tahap mempersiapkan kapal induk setelah peluncurannya. Kemudian mengidentifikasi dan mengeliminasi masalah fungsional pada perlengkapannya yang akan dilakukan sebelum dilakukan pengujian di laut, kata Cao.

Beberapa laporan media asing berspekulasi bahwa kemampuan Angkatan Laut China akan melebihi kekuatan Angkatan Laut AS yang ada di Pasifik Barat dalam 2-3 dekade kedepan.

Menanggapi hal tersebut, Yin mengatakan bahwa struktur Angkatan Laut China akan melihat perubahan yang signifikan setelah kapal induk tersebut masuk ke dalam layanan, yaitu formasi kapal induk akan menjadi inti dari kekuatan permukaan Angkatan Bersenjata China.

Namun demikian, China tidak akan melakukan pengembangan dalam skala besar seperti yang dilakukan oleh Angkatan Laut AS, yang memiliki 11 formasi kapal induk, kata Yin.

Laporan media asing sering mengadopsi taktik semacam “membunuh dengan pujian” kepada China saat membuat perbandingan antara pasukan militer AS dan China, dengan mengorbankan nilai objektivitas, menurut catatan Yin.

  14 Responses to “Peluncuran Kapal Induk di Bulan April dan Restrukturisasi Angkatan Laut China”

  1. Proyek ngebut chinook …waspadalah waspadah…..

  2. test

  3. .
    Wewwww
    China makin TOP dha ,

    Hebat n kerennnn

  4. tes ting tong

  5. Jangan mau ketinggalan..terussss.

  6. Bikin kapal induk kyk bikin layangan…cpt bgt…spt china bener2 ingin mengalahakn amerika di segala bidang, ane yakin sekali klo kapal induk ini bkn yg terakhir, bisa2 melebihi kapal induk amerika…ngerii brooo

  7. Kopian kapal induk pertama yg dibeli China. Indonesia2 atas agresivitas militer China.

  8. Indonesia Kita lbh baik focus pd gmn cara’x Freeport di’kuasai amrik & control ruang udara yg selm ini di’kuasai s’Pore bisa kembali pd Pangkuan Ini Pertiwi….!!!!???

  9. Mantap china… lanjut deh… buat yg banyak, abis tuh perang abis-abisan sama AS ya… biar aman di LCS 😛 hahaha

  10. Spesifikasinya masih misterius kah?. Beratnya berapa? Panjang lebar?

    CVN80 punya AS diperkirakan punya berat 117.000 Ton

  11. Kapal induk kadaluwarsa dari segi desain kontruksi kapal , menurut bedor kapal terla!u panjang dan tida! Efisisen,

  12. terkesan dengan bait terakhir, membunuh dgn pujian, kerap dilakukan media asing kepada china, pelajaran nya buat indonesia, jgn gampang terlena dgn pujian asing kepada kita, tentara kuatlah, ini itu,, smua cuma ilusi belaka, pujian cuma membuat kita terlena, ketika kita terlena saat itulah musuh menusuk kita dari belakang, waspada NKRI

  13. Ya Allah…. China yg ganas d LCS sdh punya 2 kapal induk… Indonesia yg selalu d intip perairannya msh adem ayem… LHD aja untuk bertahan blm punya…. apalagi isinya kapal induk…. pdhal kalo melihat keganasan China d LCS… kemungkinan Indonesia terkena dampaknya jg ada….

 Leave a Reply