Jun 162017
 

Dok. Boat Patroli Polisi Air UEA melewati kapal tanker minyak di dekat pelabuhan Fujairah, UEA 29/7/2010. (photo : English.alarabiya.net)

Dubai – Gerilyawan Houthi menyerang kapal Uni Emirat Arab di lepas pantai Yaman, melukai satu awak kapal, ujar kantor berita negara Arab Saudi SPA pada 15/6/2017.

“Kapal UEA diserang peluru kendali, yang diluncurkan petempur Houthi, tidak menyebabkan kerusakan berarti pada kapal. Salah satu awak kapal terluka,” kata SPA, mengutip pernyataan pasukan gabungan pimpinan Saudi di Yaman.

Kapal itu diserang setelah berangkat dari pelabuhan Al Mokha, Yaman, kata SPA. Pelabuhan Al-Mokha di Laut Merah terletak dekat dengan jalur pengiriman Bab al-Mandab, yang banyak dilalui kapal tangki minyak dunia.

Pelabuhan bersejarah Al Mokha berada persis di sebelah utara Bab el Mandeb yang menghubungkan Laut Merah dengan Samudra Hindia dan sangat penting untuk perdagangan global.

Koalisi angkatan laut internasional, the Combined Maritime Forces, pada hari Senin memperingatkan “masih ada risiko” terhadap kapal yang transit di selat tersebut.

Pemberontak Yaman pada akhir Januari lalu menyerang sebuah kapal perang Saudi di Laut Merah, menewaskan dua pelaut.

Pasukan anti-pemerintah juga diyakini telah menembakkan rudal ke kapal-kapal perang AS di daerah tersebut.

Tahun lalu para pemberontak menyerang sebuah kapal UEA, catamaran berkecepatan tinggi HSV-2 Swift, di Bab el Mandeb.

Antara/Reuters

Bagikan :

  13 Responses to “Peluru Kendali Hantam Kapal UEA di Laut Yaman”

  1.  

    Gerilyawan Houthi efektif sekali melakukan gerakannya…
    walau kali ini korbannya 1 terluka.. efek nya besar..

  2.  

    Login lagi, komen lagi, log out lagi, login lagi…logiiiiiiin log out lagi…(pake nada lagunya alm mbah surip dgn judul tidur lagi)….xixixi

  3.  

    Sokongan iran ini mah, boleh juga tu alutsista bisa colek kapal perang USA..

  4.  

    yups” mungkin hauthi termasuk milisi yg tangguh mempu menyerang kendaraan berat lawan demi mempertahankan negara yg di akuinya dan aksinya masih di anggap rapih solid lom melampoi batas.

  5.  

    tes

  6.  

    Yaman negara kaya minyak dan emas tp belum bisa di eksplorasi, dan sekarang jadi incaran para bandit

 Leave a Reply