Aug 242016
 

Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan pembaruan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) tertunda lantaran adanya pengurangan anggaran pertahanan dari Kementerian Keuangan. Beberapa program bahkan dihapus untuk menyesuaikan anggaran.

Ryamizard mengatakan, sektor pertahanan menerima pemangkasan anggaran sekitar Rp2,8 triliun pada periode pertama rapat anggaran di DPR RI. Begitu pun pada periode kedua, kementeriannya juga mendapat pengurangan anggaran.

“Ya kena semua. Yang lalu kan Rp2,8 triliun, pokoknya berapa triliun itu, periode ini juga kena (pemangkasan anggaran). Pasti ada penundaan pembaruan Alutsista,” ujar Ryamizrad di Jakarta, Selasa (23/8).

Menurut Ryamizard, pemangkasan anggaran bukan berarti menghambat pengadaan Alutsista. Dia menyiasati dengan mendahulukan pengadaan Alutsista yang menjadi prioritas saat ini.

“Kami lihat mana yang penting itu yang didahulukan. Bukan tidak dibeli tapi nanti, prioritas berikutnya,” ujar Ryamizard.

Dia menyebut salah satu yang menjadi skala prioritas adalah kesejahteraan para prajurit TNI. Prioritas ini menurutnya ikut mempengaruhi kondisi keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Yang penting kesejahteraan masyarakat. Tentara kan juga masyarakat dan bekerja untuk masyarakat kan. Jadi itu yang prioritas,” ujar Ryamizrad.

Ryamizard berharap kondisi ekonomi ke depan membaik sehingga tidak ada pemangkasan anggaran pertahanan.

Berdasarkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk Kementerian Pertahanan sebesar Rp 104,58 triliun. Anggaran tersebut turun 4,05% dibandingkan dengan anggaran tahun ini.

Anggaran untuk Alutsista Jangan Dikurangi

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menilai meski ada pengurangan anggaran dari Kementerian Keuangan. Ia meminta pada sektor pertahanan tak mengurangi anggaran untuk pembaruan dan pembelian alat utama sistem persenjataan (Alutsista).

Hasanuddin mengatakan hal tersebut sudah tertulis di APBN dan sudah menjadi skala prioritas tertinggi bagi sektor pertahanan. Apalagi, menurutnya mengingat eskalasi di Laut Cina Selatan, Indonesia harus mempunyai pertahanan yang kuat di perbatasan.

“Di APBN kan sudah tertulis untuk pembaruan dan pembelian Alutsista. Jangan dikurangi. Itu tetap jadi prioritas,” ujarnya saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (23/8).

Menurutnya penguatan di perbatasan juga menjadi salah satu prioritas. Pembaruan alutsista tersebut menjadi prioritas karena untuk mendukung pertahanan di perbatasan. Perbatasan yang menjadi leading poin adalah di wilayah sorong barat yang terbentang dari Kalimantan Barat hingga perairan Natuna. Wilayah tersebut harus menjadi perhatian pemerintah.

“Wilayah prioritasnya ada di sepanjang Kalimantan Barat ke Natuna,” katanya.

Meski begitu, TB mengakui bahwa pengurangan anggaran dari Kementerian Keuangan pasti menggangu sektor pertahanan. Namun, ia menilai pemerintah tetap melakukan dan meneruskan apa yang menjadi prioritas.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu mengatakan sektor pertahanan mendapatkan pengurangan sekitar 2,8 Triliyun pada periode pertama pengurangan anggaran. Untuk periode kedua, Kementerian Pertahanan juga mendapat potongan anggaran.

“Ya kena semua. Sekarang ini berapa triliyun lagi gitu setelah kemarin 2,8. Jadi kita akhirnya menunda beberapa pembaruan alutsista,” katanya.

Akibat pemangkasan anggaran tersebut, Ryamizard mengatakan memang harus melakukan beberapa penghematan. Meski ia mengaku pemangkasan anggaran tak akan menggangu pembelian alutsista namun, ia mengakui harus menunda proyek tersebut.

“Bukan gak beli, tapi ya harus kita tunda pada periode berikutnya. Mudah-mudahan ekonomi membaik nanti kita benahi lagi,” ujar Ryamizard.

Ryamizard melanjutkan karena pemangkasan anggaran tersebut, akhirnya Ia memutuskan untuk membuat skala prioritas. Salah satu yang tetap ia prioritaskan adalah kesejahteraan para prajurit. Menurutnya, hal ini tak bisa diganggu gugat karena sangat berpengaruh pada keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Yang penting kesejahteraan masyarakat. Tentara kan juga masyarakat dan bekerja untuk masyarakat kan. Jadi itu yang prioritas,” kata Ryamizrad.

Disisi lain, mengingat tingginya eskalasi perbatasan dan keamanan negara menghadapi terorisme dan keamanan lintas batas, Kepala Staff Angkatan Darat, Jendral TNI Mulyono mengatakan akan memaksimalkan Alutsista dan personil di perbatasan.

Sumber : CNNIndonesia.com dan Republika.co.id

  145 Responses to “Pemangkasan Anggaran Pertahanan, Akankah Su-35 Tertunda ?”

  1.  

    Mikirin prajurit apaan!!!!!gaji aja mau naik 4% menuju 60% aja gak ksampe’an..namanya pertahanan itu sharusnya tidak diganggu gugat dr segi dana dan lainya krn itu kunci bertahanya suatu negara.ya Allah swt bukakn lah pintu hati para pimpinan kami agar terfikir oleh kami yg sdang berjuang dplosok pulau indonesia..aminnn

  2.  

    Jika nya pajak bea cukai rokok, di khususkan beli alutsista dan membiayai pertahanan… Mungkin mslh ini ga mungkin terjadi, dan malah pertahanan makin gahar…
    Katanya sih… Hasil pajak rokok saja… Melebihi 150 triliun per tahun…
    Apakah kawan2 setuju…

  3.  

    Hahahaha…weleh..weleh. Ternyata ati karep bondo cupet…

  4.  

    semoga kesejahteraan prajurit meningkat signifikan
    masa penjaga perbatasan nyeker dan susah makan, sedangkan jendralnya enak2an naik rubicontol

  5.  

    keluar barak naik apa, kagak ada premium woy..

  6.  

    Blegedezzzz.

  7.  

    @didoy sesama nyiyir dilarang saling mendahului …wakakakaka, nyinyir teriak nyinir !!!

  8.  

    buat temen” jkgr yg terhormat……
    anda” sekalian memang TOP berkomentar dan itu hak asasi anda” sekalian tetapi alangkah baiknya dibarengi dengan moral patriotisme anda” sekalian…..ada kata” bijak mengatakan : ” jangan tanya negara sudah memberi apa,tapi kita ini sudah memberi apa kepada negara ini ”
    contohlah para pejuang kemerdekaan ,mreka rela berjuang padahal blom tahu apa negara ini ,pemerintah dan anak cucunya nanti mengingat perjuangan darah mreka bagi kemerdekaan bangsa ini.
    anda” sekalian saling beradu argumentasi tentang hal rumit dan kompleks tetapi hal yang simpel dan mudah saja anda” sekalian sepelekan
    hal yg mudah dan simpel itu ” sudahkah anda isi kemerdekaan ini dengan baik,bukan dengan hal yg besar dan muluk” tetapi dengan melaksanakan dan paham benar arti dan makna pancasila dalam kehidupan sehari-hari anda” sekalian ?

    maaf saya klo ada kata” saya yg kurang berkenan……. saya hanya abdi nusantara

  9.  

    Saya tase asean ni singapore yg masih bolh bajet besar rencana nak ambil f35B walaupun blom confirm tpi pastinya bajet mereka sdh ade..

  10.  

    merah

  11.  

    Emang diktator? Rakyatnya g bole kritik? Kalo salah ya diluruskan.. Wong yang bikin mereka jadi pemerintah rakyat.. CkCkCk!!!!

    •  

      bole kritik bung, cuman bicara ‘salah’ atau ‘benar’ ya pake data sekian tahun dong, klo gak subyektif sekali..

      •  

        oi PNS kerja sana jangan ngebacot aja disini :mrgreen:

      •  

        gak pake data itu mirip ente bahas taurus, melenceng kemana2..

        “Masyarakat tau nya merasakan kondisi saat ini”. =gombal, bilang aja gak punya rujukan..

      •  

        Makanya sekali kali turun ke pasar liat realitanya. Jng kerjanya browsing dan dibutakan dng data2 palsu ABS dr link abal-abal.

        Coba anda belanja ke pasar, apa ada daging sapi seharga 80 rb/ kg.? Ini gak perlu pake data.
        Kalo anda gak tau harga daging sapi, saya akan maklum krn anda nda pernah makan daging. Tau nya harga mie instan doank.

        Soal rudal taurus ciba dibaca ulang sampe 100x mungkin baru ente paham maksud saya. Nda perlu saya jelaskan biar ente pinter dikit dan mata hatinya serta pikirannya tdk ditutupi kebencian. Sehingga semua artikel anda masuki dng komen kebencian. Itu tanda jiwa anda sudah dikendalikan syaiton. Dan bersekutu dng syaiton. Apa perlu saya bacakan lg surah An Nas, biar anda menggelepar kepanasan spt tempo hari.
        Salam damai Moncong moncongan.

      •  

        Saya makan nasi, sayur dan daging sapi nggak mahal tuh. Sebungkus nasi padang dengan daging rendang cuma 15 ribu.

        Jadi ngapain saya mesti pusing dengan harga daging sapi di pasar yg katanya 100ribu per kilo jika saya dengan 15 ribu rupiah saja bisa makan kenyang bukan hanya daging tetapi lengkap dengan nasi dan sayurnya.

      •  

        bung ente benar soal gak makan daging, kita sebagai bangsa harus lebih cerdas, udah banyak pandangan medis bahwa daging merah kurang sehat, lagian kita dikelilingi laut, ngapain ngotot makan daging dari india? dan yang penting itu protein, bukan daging (merah), masih bisa didapat dari temuan cerdas nenek moyang, tempe (+tahu)..

        yang mana tuh situs abal2, tunjuk 1 aja…

      •  

        Anda sangat beruntung sekali bung Phd, bisa makan kenyang dng nasi lengkap dng sayurny dan daging rendang hanya dng 15 ribu perak. Super sekali.
        Yakin daging sapi.?

      •  

        15 rb lengkap dengan daging …??????
        namanya juga orang gila…
        ha ha ha

      •  

        @tukang itung, di daerah saya nasi padang pakai rendang 14 ribu, size dagingnya 5cm x 4cm dan ketebalannya 0.7cm dpt bonus sayur singkong dan kol berserta kuah kuahan. wajar lah kalo dagingnya segitu harganya segitu. justru saya udah jarang makan warteg karena harga gk pernah konsisten.

        ini yg jual rumah makan padang dan daging rendang sapi jd gk mungkin daging b4b! beda hal kalo bakso yg bisa di susupin daging kw-an. mikir pake logika loh yh..

  12.  

    Kesian indon ye duit ngak ada mau beli alutsista hehehehe

  13.  

    Gak mau komen dulu…..
    Lgi nonton layar tancep nih.

  14.  

    Anggaran pertahanan y jangan dipotong brow,percuma juga pembangunan di segala bidang sukses tapi pertahanan disunat.Y sama aja bohong,musuh dari luar dgn gampang memborbardir fasilitas yg telah dibangun.Trs mau bilang apa coba????Harusnya malah ditambah lagi,karena negara kita status emergency.

  15.  

    Nah kalau prioritas untuk kesejahteraan TNI saya setuju banget.Standart gaji TNI dg askar2 luar,TNI masih kalah jauh.Tp anehy gaji 14 kok pensiunan TNI g dapat,tp pensiunan PNS lingkungan TNI dapat.Sbenarnya mana jasanya yg paling besar untuk negara?(maaf sekedar curhat)

  16.  

    Ada yg komen diatas bahwa Ifx itu program jokowi g to g dan jg changbodo dan rumah ks.

    Hadeewww…pucing pala berby. Wes lah ini betul2 Republik dagelan. Pendukung dan simpatisannya memang pemain ketoprak humor.
    Rupanya selama ini kita berdebat dng pepesan kosong. Pantesan segitu ngototnya. Ini akibat sumber referensinya situs abal2, situs gosip, blog amatiran.

    Mulai saat ini gak usah debat lg dng mereka yg cuma pepesan kosong. Rugi ilmu, membuat kita tambah pinter blom tentu, ngikut koplak spt mereka sdh pasti.

    Lebih baik debat sama Malon saja dah. Walau mereka beruk tp debatnya cukup sehat dan realistis. Ketimbang dng manusia pepesan kosong…
    Ampun dah…..mending gue lambaykan tangan ke kamera tanda nyerah ketimbang gue sakit perut ketawa terpingkal2.
    Ada2 aja kelakuan para agent ini.
    Salam damai….yuk makan siang dulu kawan2.

  17.  

    Wkwkekekekekkkkkk

  18.  

    Pada kayak bocah debat gajebo.

  19.  

    bagus

  20.  

    gara gara bung TN.phd g hadir hadir nih,jadi warga di mari pada adu mulut daru kemarin2 jadi pada bibirnya jontor…..
    HADIDDDDIIIRRRLLLAAAAHHHH TUNGAN NGITUUUUUUUUNGGGG (pake kemenyan 10kg….)

  21.  

    hahahaha….
    dibaca pusing,gak dibaca kok lucu jg buat hiburan…
    diem salah,ga diem tambah dibuly..
    aku Ra Popo….ws gitu ajalah!

  22.  

    Saya bangga hidup sebagai duda,
    Daripada beristri tapi diperalat janda.

    Wkwkkwk
    Meme Wowo

  23.  

    Zzzzz…hoahemmm …..ini ribut2 ada apa ya ?

    Oh cuma soal potongan itu ya ?

    Nggak ngaruh, motongnya cuma kecil kok.

    RAPBN 2017 104 trilyun lebih.
    RAPBN 2015 96,9 trilyun lalu ditambah 5,7 trilyun jadi di APBNP 2015 101,6 trilyun.

    104 trilyun itu masih lebih besar daripada 101,6 trilyun.

    104 trilyun juga lebih besar daripada 80an trilyun saat Pak Ndut menjabat.

    Jadi apa lagi yang diributkan ?

    Nggangguin tidur saya saja kalian ini…udah ah saya mau tidur lagi…zzzzz

  24.  

    Dan yg senang klo liat “warga” RI “akur” ky begini pasti mbah bowo dan Carin. Ayo kluarin jurus pamungkas kalian. “Devide et impera” . Gmn mau maju klo “bersatu” aja gak bisa. Bukan gak bisa deh tp “Ga mau”. Ayo buang ego masing2. Yg lalu biarlah berlalu Yang terjadi sudah terjadi. Jadi buat apa disesali Tak Ada Guna. Setiap orang / negara sekalipun pasti pny masalah nya sendiri2. Tinggal cara setiap orang / negara saja yg berbeda dlm menangani masalah2 itu. Ada yg berhasil menyelesaikan masalahnya dgn baik, ada jg yg tidak berhasil menyelesaikan masalahnya dgn baik.

  25.  

    Buat sobat semua yang lagi duel pro dan kontra pemerintah sekarang, adalah wajar para pengunjung ini kuciwa dengan gagalnya akuisisi alutsista impian mereka, karena ini forum militer…
    Lain lagi jika ini forum kopi sianida …
    Jangan ada perpecahan …. Peace kawan !

  26.  

    jadi lah akhir tahun

  27.  

    Awak kagum sangat dengan Mrs. Mulyani, beliau ni bijak sangat mengelola drpade EiPiBiEn negeri Endon…beliau ni tahu takde uangpon di kas negeri…Jadi janganla korang semue menyalah drpde Mrs. Mulyani dan apatahlagi menyalah drpde Raje Agung Besar Jokowi, kerena takde ape yang dikate sebahgai pemotongan drpde budget, tp memang takde uang yg bisa dipotongpon….

    Hahai….Cian de lo….KERE…KERE….

  28.  

    pulang mampir beli daging rendang ah plus nasi dan kawan kawan

  29.  

    GA APA APA

    SELAMA ADA BAMBU RUNCING DAN HUTAN BUAT GERILYA NEGARA AMAN KOK

  30.  

    Miris lihat koment2 di atas….tpibkomen tukang hitung phd tetap mencerahkan…bersatu kita teguh…bercerai kita kawin lagi….eh bercerai berai kita runtuh…

  31.  

    Miris lihat koment2 di atas….tpibkomen tukang hitung phd tetap mencerahkan…bersatu kita teguh…bercerai kita kawin lagi….eh bercerai berai kita runtuh…

  32.  

    itu bung tuan ngitung phd tolong bandingin juga kurs dollar saat pak Ndut menjabat dibanding sekarang saat pak Krempeng menjabat?

  33.  

    itu daging dari 80rb naek jd 100rb jaman sapa,, skr stabil +/-100rb, knp klo mo bandingin pertumbuhn ekonomi gk pke rujukan ekonomi dunia,, tuh cina skr kolaps, gara2 handle krisis 2008, liat pertumbuhan ekonomi jmn beye,, terus mkin menurun terus,,, jokowi kena imbas twin deficits, hasil beye,, jokowi janji naikin anggaran pertahanan klo ekonomi 7%, fakta cm 5%an, gk ada ekonomi sebagus india dan indonesia skr, klo pesawat,, kebentur TOT, klo cm ngincer TOT pesawat bsa ambil blok laen.. pi TNI AU dan pmerintah prefer ke SUKHOI,, TOT ny alot,, krn memang anggaran sedikit,, kekuatan politik pertahanan dan keamanan cm sarana tuk menunjang ketahanan ekonomi.. biar rakyat bsa mkan enak kerja jenak dan aman,, klo cm beli sukhoi dan alutsista gahar rakyat gk bsa mkan apa guna semua itu… krena ini demi mensejahterakan tumpah darah indonesia,,, toh gk da sukhoi kapal ilegal ttep d kejar trus dibakar,,, natuna ttep siaga,, gk ada yg ngajak ribut,, nikmat mana lagi yang kau dustakan… liat irak, syria, libya, yaman, gaza,,, nikmati kedamaian ini… gk usah nantangin pendukung jokowi… mau gk mau jokowi jg presidenmu

  34.  

    kan SU 35 sudah mengangkasa…di artikel http://jakartagreater.com/su-35-benteng-udara-tangguh-indonesia/ terpampang jelas pic SU 35 dengan kode TS 3501..apakah cuma sekedar photoshop,saya kurang paham…xixixi

  35.  

    maloon miskin tak de wang

  36.  

    Wkwkwkwkwkwk ..jd teringat dngn perkataan warjag pada awal2 pencabutan subsidi oleh pemerintah , kurang lebh begini..”tidak apa2 subsidi di cabut, biar alutsista tambh gahar”….xixixi.

  37.  

    mf newbie ijin nyimak,,,xixixixix
    “argumentum ad populum”

 Leave a Reply