Pembangunan Kapal Bantu Rumah Sakit ke-2 PT PAL untuk TNI AL

JakartaGreater – Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto menghadiri acara First Steel Cutting Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS Kedua) TNI AL yang dilaksanakan oleh PT PAL Indonesia di Bengkel Fabrikasi Divisi Kapal Niaga Dok Semarang PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 10/09/2020, dirilis Penerangan Koarmada II.

First Steel Cutting merupakan penanda proses awal pembangunan Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) Kedua TNI AL, yang dibangun di dalam negeri.

Proses pembangunan Kapal BRS kedua ini akan memakan waktu selama 32 bulan. Beberapa tahapan penting dalam proses pembangunan ini di antaranya Keel Laying pada bulan Desember 2020, Launching pada bulan Desember 2021 dan Delivery pada bulan akan November 2022.

Pembangunan Kapal Bantu Rumah Sakit ke-2 TNI AL

Menurut Heru-sapaan karib Pangkoarmada II, “Kapal BRS tidak hanya berfungsi dalam mendukung Operasi Militer Perang (OMP) namun juga Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Kapal ini akan dilengkapi ruang evakuasi dan ruang isolasi untuk pasien penyakit menular termasuk Covid-19, sehingga kehadiran Kapal Bantu Rumah Sakit ini sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan operasi TNI AL,” ungkapnya.

Kapal BRS kedua PT PAL ini memiliki panjang 124 meter dan lebar 21,8 meter dan tinggi 6,8 meter sehingga mampu mengakomodasi pasukan, kru dan pasien sebanyak 651 orang. Kapal memiliki berat 7200 Ton dan dapat melaju dengan kecepatan maksimal 18 knot kecepatan jelajah 14 knot, dan endurance minimal 30 hari. Kapal juga mampu menampung 2 unit helikopter di dek dan 2 unit ambulance boat.

Pembangunan Kapal Bantu Rumah Sakit ke-2 TNI AL

Pada kesempatan ini Heru berharap pembangunan Kapal BRS Kedua TNI AL semakin memperkuat armada TNI Angkatan Laut dalam menjalankan tugasnya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kapal Bantu Rumah Sakit atau yang lebih dikenal dengan sebutan BRS bukanlah alutsista baru bagi TNI AL.

dok. KRI Dr. Soeharso

Saat ini TNI AL telah memiliki dua BRS yakni KRI Dr Soeharso dan KRI Semarang. Jika KRI Dr. Soeharso buatan Korea Selatan, maka KRI Semarang, dibangun di PT PAL Indonesia.

Dijadwalkan TNI AL akan mendapatkan tambahan satu BRS lagi pada tahun 2022. Kapal BRS berbasis pada kapal Landing Platform Dock (LPD) yang telah digunakan oleh TNI AL dan AL Filipina.

2 pemikiran pada “Pembangunan Kapal Bantu Rumah Sakit ke-2 PT PAL untuk TNI AL”

    • Terima kasih masukannya. Telah dikoreksi.

      Maksudnya pembangunan kapal rumah sakit ke-2 buatan PT PAL, utk TNI AL.

      KRI Dr. Soeharso, buatan Korea Selatan.

      PT PL membangun KRI Semarang dan satu lagi yang sedang dibangun.

      Dengan yang baru ini, TNI AL akan memiliki 3 kapal bantu rumah sakit.

      Salam

Tinggalkan komentar