Jan 102016
 

800px-Type_209-1400_Bosporus

Indonesia memesan tiga kapal selam Chang Bogo dari Korea Selatan. Dua kapal selam akan dibangun di Korea Selatan sedangkan yang ketiga akan di bangun di Indonesia.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryakudu menyatakan, pembangunan dua kapal selam Chang Bogo sudah lebih dari 50%, dan diharapkan pada tahun 2017 nanti kedua kapal selam sudah bisa diserahkan kepada Angkatan Laut Indonesia.

Meski bukan kapal selam yang termutakhir, tapi TNI AL telah meminta spesifikasi yang tinggi untuk dapat menyesuaikannya dengan pertempuran modern di masa depan.

cbg1

Chang Bogo menggunakan sistem tempur canggih Combat Managemet System MSI-90UMk-2 buatan Kongsberg Defence System, Norwegia. Pihak TNI AL sudah memiliki simulator kapal selam dengan CMS MSI-90U Mk-2.

pfas
Flank Array Sonar

Memiliki sistem deteksi sonar Flank Array Sonar, yang dipasang memanjang di sepanjang lambung kapal selam, untuk sistem deteksi yang lebih luas. Kapal selam Scorpene Malaysia juga dilengkapi dengan Flank Array Sonar.

Radar dan Electronic Support Measures (ESM) buatan Indra dari Spanyol, Integarted Navigation System (INS) buatan SAGEM dari Perancis, Optronic dan Periscop buatan Cassidian (SERO 250).

Dipersenjatai 8 tabung torpedo 533 mm yang mampu meluncurkan ranjau laut dan torpedo Blackshark, juga mampu meluncurkan rudal anti kapal Harpoon.

Dilengkapi sistem penyelamat awak, yang terdiri dari dua unit life rafts berkapasitas 25 personel dengan persediaan bekal untuk 6 hari.

life raft
Sistem penyelamat awak kapal selam Life Raft

TNI AL mensyaratkan kapal selam Chang Bogo harus mampu beroperasi 50 hari dilautan, mampu menyelam hingga kedalaman 250 m dan mampu dipacu hingga 21 knot.

  76 Responses to “Pembangunan Kapal Selam Improved Chang Bogo Pesanan Indonesia Sudah 50%”

  1. selamat pagi

  2. artikel bantingan lagi….

  3. Pertamax..

  4. Tetap semangat..!!!!! NKRI…!!!

  5. mantabbb

  6. Bukane periscope pake buatan cassidian/zeiss oom diedo..?

  7. 50% dari 3unit apa dari 5unit?

  8. Semoga indonesia lewat pt PAL bisa membuat sendiri, kalo bisa di upgrade lebih baik dari yang versi standart sekarang

  9. Sipp

  10. Tidak ada sistem peluncur rudal permukaan?

  11. pas kita bikin kapal selam yang ketiga galangannya pt pal udah selesai belum ya? berita di jakarta great katanya bakal tertunda gara2 infrastruktur yang belum siap.

  12. saya mengajak diri sendiri dan saudara bung MPB, saya saran kan, kita tidak melakukan hal-hal ini…. Saya yakin Bung MPB dalam kapasitas merespon artikel ini pada kemampuan yang lebih dari ini….

    Kita Tunjukan Indonesia Maju-berwawasan-beradab dan berwibawa….

    Kalaupun mereka menghina lebih dulu…. ini menunjukan kapasitas penghina yang tidak paham akan artikel di JKGR yang berbobot ini…

    Salam persaudaraan,…!! Salam Ke wibawaan Nusantara.

    • BP @malon pantas digituin bung,,,,malon gak baca artikel sudah olok2 indonesia…malon kagak pantas2nya di puji bung,indonesia berprestasi dikit aja mereka malah ngolok2 tanda mereka iri hati bung…salam juga bung BP

    • Setuju Bung ,mari kalahkan mereka dengan data /fakta ,dan tunjukkan kita memang lebih baik dari mereka .

      Tunjukkan bahwa kwalitas kita sebagai bangsa lebih baik dari mereka ,salam semua.

      • bung komerat parewa, saya comment dengan data yang diambil dari military.com dan ihs jane, tentang produk militer Indonesia yang dipost formil luar, dan membandingkan dengan produk malon (yang engga pernah masuk formil asing) tapi koment engga muncul di jkgr.

  13. di tunggu KASEL nya..bangga bikinan dalam negeri.

  14. kapal terbang aja bisa jatuh beli dari k*rea apalagi kapal selam…mengerikan…

  15. yang disinggung changbogo terus, kapal selam yg buatan banyuwangi gak pernah disinggung ada apa gerangan wahai pemimpin” diatas??

  16. kemampuan nya apakah sebanding dengan 218SG nya singapura….? saya kira hal ini sudah sepatutnya ada dalam benak para petinggi di TNI-AL….

    Dari yang pernah saya baca bahwa type218SG ini juga dilengkapi kemampuan untuk melengkapi diri dengan Balistik missille,.. walaupun belum ada konfirmasi yang jelas, karena memang pihak militer Sigapura menutup rapat tentang spesifikasi Sub 2000 ton ini… CMIIW…

    dan satu lagi mereka juga (dalam type 218SG) menyiapkan wahana penyelam mini untuk men-deploy pasukan khusus,.. apakah ada dalam spesifikasi Changbogo-1400 ton kita niii??
    mohon pencerahan dari saudara di JKGR

    • Type 218sg singapore memang hebat bisa untuk perang 3 dimensi dan super canggih pula, tapi ingat kalo PT PAL bisa bikin changbogo class (u-208) yang katanya 2 kelas dibawah u-218sg suatu saat pasti bisa bikin yg setara u-218sg singapore lisensi jerman. Ketika itu saat itu terjadi maka kebanggaan tersendiri bagi indonesia karena indonesia bisa bikin sendiri sedangkan singapore impor. Atau bahkan overhaul u-218sg singapore bisa dilakukan di indonesia daripada jauh2 ke jerman………kita tunggu saja perkembanganya

    • Jangan takut ma Singapore

      Dari segi militer gk da apa2nya

      Mungkin peralatan mereka hebat luar biasa

      Tapi wilayah yg kecil jd kelemahan utama, serangan bertubi2 pada fasilitas militer, depo bahan bakar dan pembangkit, serta rentan nya jatuh korban di warga sipil akibat overcrowded itu negara sangat mudah mengakusisi Singapore

      Mereka coba menutup kelemahan teritorial dengan equipment, tapi wilayah yg flat, terkonsentrasi n SDM menjadi kelemahan utama

      Serangan awal akan menghancurnya perekonomian dan jumlah korban sipil yg jatuh di negara penduduk sudah sedikit ini akan membuat pemimpin nya menyerah

      Saya gak pernah melihat Singapore sebagai ancaman. Posisi nya lebih baik Brunei sebenarnya karena berbatasan laut lepas n hutan kalimantan. Masih bisa masuk hutan buat rekonsiliasi kekuatan saat digempur.

    • U218 SG ma lumba2 bro…tunggu lada nya dipesen bulan mei 2016,…..

      Nih lada yg bikin sedep lapisan coating hullnya dan lapisan keramik sonar di bagian depan kasel molniya..mampu mendeteksi jarak jauh..belum lagi lapisan luarnya ada karet buat menyerap semua kebisingan…nih bener2 senyap…

      Sekali salvo rudal vls klub beterbangan menghajar berbagai target,..

      Tapi yang paling utama adalah share informasi dgn satelit militer russia dalam mengunci target di darat….

      Kerennnn

    • @oom BhP

      Kalo saya bilang perbandingan yang jomplang oom

      Kedua kapal tsb memiliki desain yang berbeda, bobotnya sdr 1 banding 2 (u-218 +/- 4000 t, @wiki)…sangat menentukan perbedaan perfomance: endurance, awaknya, senjata serta sensor yang dibawa serta keleluasaan fasilitas yang lebih banyak, spt : multipurpose lock, kabin yang lebih memadai&nyaman u/ melakukan pelayaran dlm jangka wkt lama, bahkan bisa diawaki oleh 2 set kru bergantian scr sistem shift. Terlebih lagi kedua tipe KS tsb mempunyai penekanan misi yang berbeda, terutama dlm hal: jarak dan misi yang ditunjang dg kemampuan meluncurkan rudal balistik serta seal delivery vehicle.

      Dalam konteks TNI AL, imp-CBG sudah sangat mumpuni dlm memenuhi kebutuhan misi yang diemban, propulsi,sensor, persenjataan, cms-nya sepadan&merupakan turunan dr sistem serupa yang tdp pd u-214/212..tergantung kemampuan TNI u/ melengkapinya, kecuali dalam hal desain hull-nya.

      Imp-CBG bisa meluncurkan persenjataan generasi terbaru: torpedo, ranjau laut, rudal AKP, UUV(sdh digunakan pd CBG-AL korsel), bahkan sanggup menggotong seal delivery scr external/dipunggung KS.

      Mengenai kemampuan meluncurkan rudal balistik, scr teori memungkinkan, tapi KS kelas CBG/214 dsb tdk didesain u/ melakukan hal tsb…walaupun bisa.

      KS dolphin-israel(bobotnya sedikit diatas CBG/sekelas dg u-214) bisa dipersenjatai u/ meluncurkan rudal balistik dari peluncur torpedo diameter 533 mm, dg konsekuensi kombinasi persenjataan yang lain(jumlah torpedo, rudal AKP, ranjau) jadi berkurang krn dikompensasikan dg bobot rudal balistik tsb.

      • Sok tau loh

      • bung beriev, perihal cbg bisa membawa seal delivery di punggung kok saya meragukan. karena teknologi ini tidak dikuasai korsel. setahu saya teknologi ini dimiliki salah satu negara di scandinavia. perihal bisa dinego oleh indonesia saya kurang paham

        • TNI AL sudah beberapa kali berlatih meluncurkan seal delivery secara external(pernah ditayangkan di salah satu tv swasta…entah indosiar atau o channel).

          Seal delivery vhc-nya buatan swedia dan kompatibel dg platform yang berbeda sepanjang disediakan dudukannya

        • Tapi sejak diperkenalkannya multi-purpose-lock(akses peluncuran seal delivery vhc, large dimension uuv dll melalui tabung peluncuran torpedo berdiameter 1m…pd A-26 dan U-212 generasi terbaru), model peluncuran SDV scr digendong mulai ketinggalan dr segi kesenyapan operasi kapal selam pembawanya krn menimbulkan noise disturbance yang memperbesar derau laju KS

        • @oom alugoro

          Nambah dikit oom…

          Gabler, perusahaan yh membuat mast/menara u/ KS HDW telah memproduksi SDV yang bisa diluncurkan dr tabung torpedo 533mm, kompatibel dg berbagai jenis KS

    • kita urutan spek kasel doplhin:
      Entered service 1999
      Crew 30 men
      Diving depth (operational) 350 m
      Sea endurance 30 days
      Dimensions and displacement
      Length 57.3 m
      Beam 6.8 m
      Draught 6.2 m
      Surfaced displacement 1 640 tons
      Submerged displacement 1 900 tons
      Propulsion and speed
      Surfaced speed 11 knots
      Submerged speed 20 knots
      Diesel engines 3 x 4 245 hp
      Electric motors 1 x 3875 hp
      Armament
      Missiles Triten SAM missiles
      Torpedoes 6 x 533-mm and 4 x 650-mm bow tubes
      Other mines

      kasel chang bo go:
      Entered service 1993
      Crew 33 men
      Diving depth (operational) 250 m
      Diving depth (maximum) ?
      Sea endurance ?
      Dimensions and displacement
      Length 56 m
      Beam 6.2 m
      Draught 5.5 m
      Surfaced displacement 1 100 tons
      Submerged displacement 1 285 tons
      Propulsion and speed
      Surfaced speed 11 knots
      Submerged speed 22 knots
      Diesel engines 4 x 3 810 hp
      Electric motors 1 x 4 595 hp
      Armament
      Torpedoes 8 x 533-mm bow tubes for 14 torpedoes
      Other 28 mines in place of the torpedoes

      kasel 212 todaro:
      Entered service 2005
      Crew 27 men
      Dimensions and displacement
      Length 55.9 m
      Beam 7 m
      Draught 6 m
      Surfaced displacement 1 450 tons
      Submerged displacement 1 830 tons
      Propulsion and speed
      Surfaced speed 12 knots
      Submerged speed 20 knots
      Diesel engines 1 x 4 245 hp
      Electric motors 1 x 3 875 hp
      Armament
      Torpedoes 6 x 533-mm tubes for 12 wire-guided torpedoes

      kasel u209:U-209/1200 class
      Entered service 1967
      Crew 31-35 men
      Diving depth (operational) 300 m
      Diving depth (maximum) 500 m
      Dimensions and displacement
      Length 56 m
      Beam 6.2 m
      Draught 5.5 m
      Surfaced displacement 1 185 tons
      Submerged displacement 1 290 tons
      Propulsion and speed
      Surfaced speed 11 knots
      Submerged speed 21.5 knots
      Diesel engines 2 x 5 000 hp
      Electric motors 1 x 3 600 hp
      Armament
      Torpedoes 8 x 533-mm bow tubes for 14 anti-ship and anti-submarine torpedoes

      kasel u214:

      Entered service 2005
      Crew 27 men
      Diving depth (operational) 400 m
      Dimensions and displacement
      Length 65 m
      Beam 6.3 m
      Draught 6 m
      Surfaced displacement 1 700 tons
      Submerged displacement 1 980 tons
      Propulsion and speed
      Surfaced speed 12 knots
      Submerged speed 20 knots
      Diesel engines 2 x 8 475 hp
      Electric motors 1 x 2.85 MW
      Armament
      Torpedoes and missiles 8 x 533-mm bow tubes for 16 torpedoes or Harpoon anti-ship missiles

      kasel 216:
      Displacement: 4,000 metric tonnes[1]
      Length: 90 m[2]
      Beam: 8.1 m
      Draft: 6.6 m
      Propulsion: Diesel-Electric with AIP
      Speed: over 20 knots (37 km/h)
      Range: 10,400 nautical miles (19,300 km) at 10 knots
      Endurance: 80 days
      Complement: 33 + Additional berths for Special Forces, Specialists, and Students
      Armament:
      6 × 21-inch (533 mm) torpedo tubes (18 torpedoes/anti-ship missiles or mines)
      Vertical Launch System
      Swimmer Delivery Vehicle
      (mungkin tipe sma dengan kasel 218

      jd kalo opini pribadi class cbg tidak lebih hebat dr class214,spek kalah lawan doplhin class,tapi diatas 209 dan 212(mungkin cbg setara dengan tadaro class 212 dr italy),nah kalo dibanding 216/218 seperti kalah spek dr senjata,bobot dan kekuatan jarak tempuh
      setahu saya lawan kasel itu merupakan kasel selam itu sendiri,tidak segampang pakai jaring atau pagar(ranjau)mengapa rata2 destro atau frigate skrg selalu pakai heli deteksi kasel kalo lagi patroli atau tugas nah itu mendeteksi siluman laut hehehehee(kecuali mau hancurin base kasel itu lain lagi)

      salam damai selalu met malam:)

  17. setuju bung BP kita hanya buang buang energi untuk ngepost komen komen anti malay lebih baik komen komen yg lebih bermutu yg bikin tambah ilmu dan wawasan. salam damai warjager semua.
    o

  18. Dah bisa nembak rudal Harpoon dari dalam KS y..?? kalau rudal Harpoon ga di kasih ASU bisa ga y di ganti rudal Yakhont..?

  19. 12 emang bener, kan 2024 targetnya 12 lontong wkwkwkwk

    • Yup bener bro…3 order, 2 di korsel, 1 di pt pal,…3 order lada, 2 di russia, 1 di pt pal,..sisanya 6 biji dibuat smua di pt pal…

      Cbg = serigala berbulu domba.

      Lada = black shark..

      Malon scorpen = lumba2,….

      Ckckckckckck

  20. MERDEKA MERDEKA MERDEKA

  21. Ane dukung Vietnam wae lah

    Maju terus Vietnam dengan 6 kilonya + 4 astute ghoibnya

    xixixixi…

  22. Peperangan Indonesia vs Malaysia adalah kehancuran bersama. Menang jadi arang kalah jadi abu.
    Tragedi di Timur Tengah kalo tdk membuka kesadaran kita ttg hakikat perang menunjukan kepandiran tanpa batas.

  23. klewaang mana klewang? ga terdengar nasibnya

  24. malun cibay takut kasi komentar di sini soalnya mereka takut SCORPENE RONGSOKAN mereka di bully …hihihi

  25. @bung epret, saat itu Israel disokong penuh ma sekutu bung! Sdm dan persenjataan! Dan mereka cuman punya 1 kali kesempatan itu aja buat bikin negara sendiri, so perang itu adalah perang hidup dan mati bangsa mereka! Disamping itu sebagian besar dri mereka jg habis ngalamin perang dunia ke 2 (veteran), tentaranya udah kenyang dimedan laga! Beda ma si upil, warga terbiasa hidup enak! Kalo mau ada perang paling pd eksodus ngunsi! Trus ngadu dah ke mamanya, hehehe minta bantuan tentunya! Tapi memang perang itu pasti akan jadi ancur2an, mengapa? Krna kita bakalan dikeroyok bnyk negara! Pertanyaannya siapkah kita meninggalkan kenyamanan ini dngn penderitaan ?! Krna dalam perang,menang jdi arang, kalah jd abu! Salam 🙂

  26. @kabul
    Ane mah…slama sipadan ma ligitan kaga dibalikin ke nkri…ane bakal benci..ngehina..memaki…kalo ada rudal…ane jg bakal ngerudal bung…
    Damai sih indah atau elok bung…tp kalo mreka kerjaan nya maling/rampok mulu mah…itu damai yg salah bung…hehehe

  27. @st oy…minggir kmn bung…

  28. Bung @bagong- Sodara betul banget!
    Saya perluas analisanya ye…
    Changbogo class sejatinya adalah project tot dgn lisensi dr jerman ke korsel dgn pembelian 12+1 untuk type 209 class, upgrade ke u-214/3000 dgn 3+1 serta versi tertinggi yakni u218/3600 class dgn 2+1. Nah berhubung kebutuhan korsel telah memenuhi std dgn penguasaan teknologi yg mumpuni jg ingin dpt uang yg lbh dan korsel ingin lebih cepat menguasai teknologi yg lbh superior yaitu type u214/300. Nah! Sisa u-209 adalah 3+1 yg sejatinya yg dijual oleh korsel ke Indonesia dgn ini Indonesia jg akan mendapat tot u214 dr korsel under supervisi Jerman. Krn itulah TNI AL menolak kerja sama dgn turki terkait u-214, krn turki hanya memiliki lisensi tanpa tot kapal selam trsebut. Setelah korsel menguasai teknologi u-214/3000 class, maka type ini jg akan di tot kan ke Indonesia, sementara korsel akan naik ke type u-218/3600 dan pada akhirnya Indonesia jg akan mendapat tot full dan menguasai teknologinya, sehingga pd tahun 2020 Indonesia akan di plot menjadi basis : Maintenance, Repair dan OverHaule untuk type changbogo class dan turunannya atau skema offset yg lbh kita kenal. Untuk halnya mendpat lisensi dr Jerman tidaklah terlalu susah, krn SBY tlh menyambangi Merkel Jerman untuk menyelesaikan apapun yg berhubungan dgn tot dan offset kapal selam changbogo beserta turunannya. Melihat kedekatan psikologis dan pengaruh bpk Habiebie dan banyaknya informasi intelejent mengenai Jerman dgn Nazinya yg msh byak tersembunyi di Indonesia. Termasuk sisa hidup hingga meninggalnya hitler dgn istrinya yg berubah provesi menjadi dokter di Indonesia sewaktu masa penjajahan doeloe. AlhamdulLlah, hingga saat ini Jerman tidak pernah mengatakan tidak pd permintaan Indonesia terkait dgn aneka teknologi, seperti teknologi satelit dan artileri tank.
    Jadi patut Singapore berbangga dgn kedatangan/pembelian u218/3600 pd thn 2020 nanti, sementara Indonesia telah menguasainya full dgn teknologinya dlm bentuk skema offset. So, singapore dan negara lain akan membeli dan Maintain, Repair, OverHaule ke Indonesia.
    Membanggakan bukan?
    Terkait dgn kilo dan lada class, akan saya gambarkan berikut ini :
    Indonesia berasas politik luar negri “nonblok”
    Akan ttpi Indonesia sebagai penyeimbang kawasan sangat berkepentingan bagi negara superior dan begitupun sebaliknya. Krn Indonesia adalah penguasa dan pemimpin Asean, Asia Pasifik, Afrika dan Arabia dgn Timur tengahnya. Jadi anda dapat bayangkan begitu sentralnya posisi Indonesia bagi dunia Internasional. Untuk mempertahankan dan menyesuaikan doktrin baru bagi TNI, maka para pemimpin negeri ini mewajibkan bagi semua matra TNI dan industri militer “bumn” negeri ini untuk menguasai berbagai macam teknologi tinggi dgn puncak mef pada tahun 2024 nanti, InsyaAlloh!
    Dalam hal pengadaan berbagai alutsista :
    TNI AU memiliki versi barat/nato jg blok timur.
    TNI AL jg demikian pula halnya TNI AD.
    Sebagai penyeimbang tentunya. Demikian jg dengan kapal selam TNI AL, anda tidak perlu bertanya mana buktinya? Gambarnya?
    Apakah segala sesuatu hrs dgn bukti gambar?
    Apakah statement orng2 penting di posisinya tdk dpt dipercaya adanya? Seperti ucapan menhan malaysia, eks dunes rusia untuk Indonesia sblum mr.Gazulin dan berbagai ujaran sembelit dr jajaran TNI selama ini. Kita tdk akan mendapatkan visual nyata mengenai kilo dan lada class, krn sejatinya kpal selam mempunyai kerahasiaan tingkat tinggi dan efect detterance yg dahsyat, sampe2 ada negara yg blunder dan phobia akan kehebatan bawh laut yg telah dimilki negeri ini. Changbogo koq di beritakan?
    Indonesia ingin membangun industri militernya dgn berbagai aneka teknologi tinggi, sehingga transparansi mengenai alutsista sebagai tameng untuk mendapatkan kepercayaan dunia internasional. Penguasaan teknologi militer Indonesia melalui skema TOT dan Offset dlm berbagai matra :
    Senjata (SS), pespur (ifx), kpal selam (Changbogo), R-han, satelit, kendaraan tempur (anoa), tank (ifv revolution), aneka kapal perang (kcr, lpd, lhd, trimaran, pkr), helikopter dgn gandiwa, radar nasional. Semua teknologi mengenai itu semua harus sdh dikuasai sebelum 2024 untuk mewujudkan kemandirian industri militer kita. Nuklir? Nuklir adalah teknologi puncak, dunia internasional msh phobia dgn teknologi yg satu ini krn bahaya yg dpt diakibatkannya jika salah penggunaan.
    Tentunya Indonesia tidak ingin roadmap industri militernya terganggu dgn isu2 mengenai nuklir ini walau Indomesia adalah member dr pbb untuk nuklir, contoh iran.
    Ketika semua teknologi tinggi terkait berbagai aneka alutsista telah dikuasai, maka mengenai nuklir sebagai penggerak utama industri militer Indonesia hanya menunggu waktu saja. Krn sejatinya, Indonesia adalah sumber uranium terbesar di dunia, cukuplah untuk sementara 3 kawasan nuklir kita hanya untuk tujuan damai dan kesehatan dahulu.
    Para negara superior sejatinya tidaklah menakuti alutsista yg dimiliki oleh Indonesia, namun kemampuan teknologi gado2 lah yg mereka khawatirkan, krn putra putri Indonesia sangat mahir dan ahli dlm mengupayakan berbagai macam kreasi dan inovasi terhadap berbagai macam alutsista.
    Tak sabar rasanya menunggu saat itu akan tiba. Bangganya menjadi Indonesia.

  29. Salam warjager. To be honest, US and FDPA need Malaysia and Indonesia have conflict, because they will take full advantage from this conflict to colonize Indonesia once more. For several of time the opportunity came so close, conflict like Sipadan Ligitan, Ambalat and Tanjung Datuk. If Indonesian Forces acting aggressively, attack on Malaysian Forces at that time, US and FDPA was ready to react quickly to declared war with Indonesia. Don’t be naif, if US and FPDA want to colonize Indonesia resources, strategic ways will be use and create problems in every aspects, from internal and external issues to pressure Indonesia Leadership until Indonesian economy will blocked by the international community UN. Don’t you think at that time, you will get support from Russia or any other countries? No matter what will happen, how strong your TNI, people were suffer a lot. At last, Indonesia will be defeated sooner or later. I’m sure only God can save Indonesia, nor your TNI. IMHO

    Salam Damai.

    • Yang naif itu anda Camarlaut ,TNI tidak agresif as long as Malaysia tidak coba intervensi duluan . Case Ambalat kan Malaysia yang mulai begitu juga Tanjung Datu. ada aksi dari Malaysia baru ada reaksi dari Indonesia .

      Harusnya Malaysia yang di minta tidak agresif dalam menyelesaikan dispute sempadan. Bagi Indonesia ,kedaulatan adalah harga mati tak bisa di tukar dengan lainnya. Jangan coba selesaikan masalah sempadan dengan mengirim ATM .

      Bagi US ,lebih penting Indonesia dari pada Malaysia ,karena SDA Indonesia besar dan punya pengaruh di Asia tenggara dari pada Malaysia yang miskin.

      Kami terbiasa dengan perjuangan kami sendiri tanpa mengantungkan pada negara lain. Dan sudah terbukti kami bisa mengusir Inggris,belanda pemenang perang dunia kedua di SURABAYA tahun 45.

      250 juta penduduk semuanya punya semangat patriot ,kami tak takut perang mempertahankan tanah air kami …dan akan selalu begitu…
      Ya hanya pada ALLAH kami minta tolong …..

  30. Setuju cirlider ,” Malaysia Militery Power ” bisa di coba..Brani ?.

    • Hahaaa….Bung Komerat kemarin kemarin saya dah sempat tengok ke sana. di sana ada orang Indonesia,komentarnya sopan dan bagus bung… saya jd sungkan… heheee… maklum bung saya lulusan topix malon… kahkahkahhh…

    • salam Bung Kk… ternyata forum topix malon gak baik buat kesehatan formalon ya… jadi ingat kabar malon stres gara gara nopix… heeheee

  31. 2 Unit di korea,… Yg 3 unit di indonesia… Berarti 5 dong… + 2 unit cakra dan nanggala… Berarti ada 4 unit juga… Udah 9 dong… Plus kilo 3 unit… Jadi 12 dong…

  32. Bung @butterworth – bukannya belagu tp saya emang suka lagu … Klo bung prnh maen ke berbagai pameran alutsista dlm negri trus bertanya roadmap alutsista ato maen ke korem jg disana bnyak “result goal” dr berbagai doktrin dan industri militer kita…khusus tni ad.
    Nah! Klo imformasi tentang dr petriot garuda sih emang iya saya dpat, tapi sebenernya jauh sebelum itu sdh di bahas sama bung tukang ngitung.phd terus saya kaitkan dgn statement P’Jokowi waktu resmiin pt.koja bahari buat produksi kapsel yg jg prnah dibahas di jkgr ini…syukur dah setelah mencari dr berbagai berita militer dan infrastruktur military development yeah! akhirnya mendapat satu analisa yg murip banget dgn forum patga.
    Saya tidak suka mengutip omongan orang lain yg saya tidak kenal dan belum pernah ketemu lg, jadi berita yg saya tuliskan adalah hasil dr penelusuran saya sndiri dr berbagai sumber yg dpt saya percaya, menurut saya, berita apapun itu dlm lingkup “multi media informasi” wajib hukumnya bagi saya untuk merefer info itu dr media yg lain sebagai rujukan, untung untung klo dpt dr sumbernya langsung. Mangkanya saya selalu mengatakan dgn kata “analisa” Jadi bukan asal copy paste brooooo
    Maaf klo kurang berkenan.

  33. SMAKIN MEMBUAT SNJTA SNDRI MKA INDONESIA SMAKIN DI SEGANI LAWN

  34. untuk pertahanan kelas chang bogo sudah cukup, tapi klo berhadapan dengan kelas akula, oscar, atau borei bakal berabe

 Leave a Reply