Jul 252014
 
image

Gowind LCS (photo: mer et marine)

Kuala Lumpur – Boustead Naval Shipyard (BN Shipyard), anak perusahaan dari Boustead Holdings(BHB) dan perusahaan asosiasi dari Boustead Heavy Industries Corp (BHIC), menandatangani kontrak RM9 miliar untuk merancang, membangun dan menyiapkan enam kapal patroli dengan kemampuan kapal tempur pesisir untuk Royal Navy Malaysia (RMN).

BN Shipyard sebelumnya sudah mendapatkan surat kepercayaan dari Kementerian Pertahanan Malaysia pada Desember 2011. Kontrak itu diimplementasikan dengan Rencana Kementerian Pertahanan Malaysia yang ada sekarang.

Direktur BN Shipyard, Tan Sri Ahmad Ramli Mohd Nor (21/07/2014) mengatakan:”Kami sangat senang telah resmi menandatangani kontrak dengan Departemen Pertahanan dan kami merasa terhormat untuk menggarap proyek penting nasional. Desain dan elemen kunci dari proyek ini sudah kami pegang dan kontrak formal memungkinkan kita untuk mengenali elemen yang lebih besar dari pekerjaan yang sedang berlangsung”.(nst.com.my).

  29 Responses to “Pembangunan Littoral Combat Ship RMN”

  1. pertamax

  2. Hancurkan….!!!

  3. Juara brapa y@?

  4. Hadir 🙂

  5. Hadir…4

  6. tunggu pencerahan para bung2 yg lbh ngerty

  7. Ini kapal masih sekelas kcr 60 ya. .? ?

    • Menurut rumor di BN Shipyard, panjang LCS
      Malaysia ini adalah 111 meter dengan bobot
      perpindahan sekitar 3.000 ton dan akan
      dilengkapi dengan:
      – Thales Smart-S Mk2 radar
      – Thales Captas 2 towed array sonar
      – MSI-Defence 30mm guns
      – MBDA Mica VL for air defense in VLS cells
      – MBDA MM40 Exocet BlkIII anti-ship
      missiles…musuh berat PKR ZIGMA kita..CWIIW

      • wah bukan musuh berat bung, sapa tau bisa disusupin kopaska trus dibawa dimari kan lumayan bisa nemenin si sigma maen. huehe

      • armament SIGMA 10514
        Guns:
        » 1x Oto Melara 76/62 Compact 76mm Main Gun
        » 1x Rheinmetall Millenium 35mm CIWS
        Missiles:
        » 8x MBDA MM40 Blk III antiship missiles
        » 12x MBDA MICA VL surface to air missiles (in VLS)
        Torpedoes:
        » 2x Triple torpedo launchers

        hanya untuk perbandingan, tapi kecil kemungkinan kalo duel hadap-hadapan karena punya malaysia mungkin sudah KO duluan kena “Wira Ananta Rudhiro” kita he he he becanda…..

      • ini yang Gowind class itu ya maksudnya?

    • lumayan juga LCS nya…antidot nih yee 🙂

    • Syukur deh kekuatan negera tetangga membaik . Semoga bersama kekuatan itu datang kearifan bagi mereka :mrgreen:

  8. absen

  9. 7 besar?

  10. Yiipppppiiiii…..sepuluh besarrr

  11. kira2 sama klewang lebih canggih mana ya? ??

  12. LCS untuk TNI AL cukup KCR-60, tapi untuk combatan TNI AL sebaiknya minimal panjang kapal 120M, kelebihannya memuat perbekalan personil,BBM maupun senjata lebih banyak dan yg terpenting endurance di laut lebih lama….sangat disanyangkan kemarin membeli ex KDB Jerambak karena ukurannya terlalu tanggung

  13. Lumayan 15 besar.. 😛

  14. Cukup kapal selam aja yg dibanyakin,midget juga rapopo..dijamin maknyus lawan kapal permukaan

  15. malaysia selalu selangkah lebih maju untuk kapal mereka udah 3000 ton untuk pesawat sudah A 400 untuk SAM sudah HQ 9 jarak menengah TNI Dan pemerintah kita telat mikir apalagi pemerintah baru tambah parah

    • Jangan salah bung. Untuk kaprang menurut saya, kita bukan kalah langkah karena kita memproduksi sendiri demi kemandirian. Kita mulai dari Nol hingga pada akhirnya kemandirian di bidang ini tercapai. Sebelumnya sudah banyak dipaparkan di sini kok. Jangan terlalu cepat menjudge negeri sendiri. IMHO

    • perasaan pemerintah baru belom ngapa-ngapain, kok udah di salahin ??
      hahaha…berat kapal tidak menjamin menang perang bung, A 400 apanya yg bs dibanggain ? klo kt punya kc 130 lbh bnyk ? hehehe toh cm untuk angkut mngangkut …

  16. nasionalisme dan jiwa patriotisme seluruh bangsa indonesia harus lebih disadarkan lagi, jangan sampai (istilah mantan Presiden RI BJ Habibie) para pejabat militer kita hanya bermental dagang saja, mengambil keuntungan dalam pengadaan alutsista, pemikiran kita harus dirubah jika menyangkut pertahanan negara. jika ada barang yang bagus kenapa ambil yang murah. Ambil ALUTSISTA BAGUS + TEOTE MUTLAK DILAKUKAN berkorban BIAYA dulu UNTUK MELOMPATI KETERTINGGALAN TEKNOLOGI TINGGI ALUTSISTA YANG BELUM DIKUASAI. kelemahan kita selalu termakan dengan hibah, yang secara rasional hibah itu merupakan penundaan penguasaan teknologi yang lebih maju. namun kita akui kalau yang dikejar kuantitas alutsista kita its oke, PRODUKSI ALUTSISTA DALAM NEGERI UNTUK KEJAYAAN NKRI WAJIB DIUTAMAKAN.

    maaf analisa rakyat sipil.

  17. Kleawang 2 kok ga ada kabar lagi ya?? ada yg tau info terkininya??

  18. Klewang 2 sudah mulai dibangun kah bung. Atau bakalan keduluan lagi ama gowind tetangga.

 Leave a Reply