Agu 242017
 

Latihan Prajurit TNI

Manokwari – Panglima Daerah Militer XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau mengatakan pembangunan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) XVIII/Kasuari di Kabupaten Manokwari Selatan dipercepat dan pembangunan Markas Pendidikan Militer tersebut akan dimulai Agustus 2017 ini.

“Sekarang sudah ada personil dan tenaga yang ke sana. Kita mulai melakukan penyiapan lahan agar siap didirikan bangunan,” ujar Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, kepada Antara, Rabu 23-8-2017 di Manokwari.

Pangdam menyebutkan, biaya pembangunan dikucurkan melalui APBN Perubahan tahun 2017 yang akan dilanjutkan melalui APBN 2018. Pihaknya menargetkan pada semester dua tahun 2018 Rindam XVIII/Kasuari di Papua Barat telah dapat beroperasi.

Tahun ini Kodam XVIII/ Kasuari menerima hibah tanah seluas 154 hektar dari pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan. Lahan yang semula akan dimanfaatkan untuk membangun kompleks perkantoran Bupati tersebut telah diserahkan kepada TNI beberapa bulan lalu.

“Sudah ada gedung yang dibangun pemerintah daerah tapi belum selesai. Itu akan kita lanjutkan dan kita manfaatkan untuk kantor Rindam,” Ungkap Mayjen TNI Joppye.

Selain membangun infrastruktur gedung, Pangdam XVIII/Kasuari telah mengajukan kebutuhan personil yang akan mengisi Markas RindamXVIII/Kasuari kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Diharapkan, Kasad akan menyiapkan setidaknya 50 persen dari kebutuhan personil Rindam 18 Kasuari.

Pembangunan Rindam 18 Kasuari Papua Barat, meliputi Dodik Bintara, Dodik Tamtama, Dodik Kejuruan dan Dodik Bela Negara.”Kita upayakan sampai bulan Agustus tahun depan. Sehingga penerimaan Tamtama gelombang kedua tahun 2018 sudah bisa kita didik sendiri,” kata Pangdam.

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau 

Kehadiran Rindam di Papua Barat diharapkan memperbesar peluang putra-putri daerah untuk meniti karir sebagai anggota TNI.

“Kuota penerimaan TNI tentu akan bertambah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk pendidikan selama ini kita masih menitipkan di Rindam daerah lain, kalau ada Rindam sendiri kita bisa lebih maksimal,” jelas Mayjen TNI Joppye.

Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) merupakan lembaga pendidikan militer di bawah Kodam yang memiliki tugas pokok membantu menyelenggarakan latihan dan pendidikan bagi seluruh jajaran Kodam untuk menghasilkan prajurit yang profesional, handal, berkualitas dan memiliki militansi yang tangguh serta dicintai rakyat.

Rindam memiliki beberapa satuan yang bertugas menyelenggarakan pendidikan pertama, kejuruan dan kualifikasi, (Secata, Secaba, Dodiklatpur, Dodikjur, dan Dodikbelanegara). Resimen Induk Kodam tersebar di seluruh Indonesia yang dipimpin oleh seorang Komandan yang biasa disebut Danrindam (Komandan Resimen Induk Kodam) yang berpangkat Kolonel.

jakartagreater.com

  4 Responses to “Pembangunan Resimen Induk Daerah Militer Kasuari Dipercepat”

  1.  

    Semuga tambah aman

  2.  

    Semakin besar peluang putra putri asli Papua menjadi TNI,semoga semakin memerkuat rasa Cinta NKRI

  3.  

    Tambah kandang lagi… hadeeh….

  4.  

    Alhmdulillah , semakin di kembangakan fasilitas dan kemampuan personil pangdam kasuari..!!!