May 182017
 

Gubernur Jawa Timur Soekarwo (tengah) mengikuti pembaretan yang digelar bersamaan operasi latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI 2017 di Pantai Teluk Buton, Tanjung Datuk Natuna, Kepulauan Riau. (Siagaindonesia.com)

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengikuti kegiatan pembaretan yang digelar bersamaan dengan operasi latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI Tahun 2017 di Pantai Teluk Buton, Tanjung Datuk Natuna, Kepulauan Riau.

“Rangkaian kegiatannya dilakukan pada 18-19 Mei 2017 dan pembaretan dihadiri Presiden RI Joko Widodo,” ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Benny Sampir Wanto kepada wartawan di Surabaya, 18/5/2017.

Pembaretan juga dilakukan kepada seluruh gubernur di Indonesia yang pada pelaksaannya juga dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Selain pembaretan, para gubernur juga mengikuti latihan serta menjalani kehidupan tata cara militer, sekaligus menyaksikan latihan kesiap-siagaan PPRC TNI 2017.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengikuti pembaretan yang digelar bersamaan operasi latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI 2017 di Pantai Teluk Buton, Tanjung Datuk Natuna, Kepulauan Riau. (Jurnalsulawesi.com)

Selama kegiatan, para kepala daerah diharuskan menggunakan pakaian dinas lapangan khusus para gubernur dengan tas ransel berisi kelengkapan baju dan makanan kecil beserta topi rimba.

“Gubernur juga tidak diperkenankan didampingi ajudan, termasuk membawa ponsel, termasuk bermalam di KRI Surabaya,” ucap mantan Kepala Biro Kerja Sama Setdaprov Jatim tersebut.

Selama di Natuna, gubernur diwajibkan belajar mandiri sekaligus sebagai wujud kebersamaan TNI dan pemerintah untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara.

“Di sela acara juga akan ada pertemuan atau dialog Panglima TNI bersama gubernur se-Indonesia membahas kondisi keamanan terkini,” katanya.

Pembaretan Gubernur yang digelar bersamaan operasi latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI 2017 di Pantai Teluk Buton, Tanjung Datuk Natuna, Kepulauan Riau. (Humas Sulsel)

Latihan PPRC itu melibatkan 5.900 prajurit TNI, baik penyelanggara maupun pelaku latihan yang tergabung dalam Satuan Tugas Darat, Satuan Tugas Laut, Satuan Tugas Udara, Satuan Darat lanjutan, Satuan Manover Infanteri dan Kavaleri, Satuan Bantuan Tempur dan Satuan Bantuan Administrasi.

Alutsista yang dikerahkan dalam Latihan PPRC TNI itu melibatkan tiga angkatan antara lain, TNI AD 15 unit Multi Kaliber Roket Astros, enam unit Meriam 155 Cesar, enam unit Meriam 76, sembilan unit Giant Bow Arhanud, dua unit helikopter MI 17, dua unit helikopter MI 35, 10 unit helikopter Bell 412, 18 unit MBT Leopard dan satu unit Recovery Tank.

Pembaretan Gubernur yang digelar bersamaan operasi latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI 2017 di Pantai Teluk Buton, Tanjung Datuk Natuna, Kepulauan Riau. (Humas Sulsel)

Lalu, satu unit Tank Avlb, 20 unit MI 13, 14 unit Tank Marder, 10 Sea Rider, tiga unit Panser Anoa Mo, satu unit Panser Anoa Ko, 10 unit Jet Ski dan dua unit Kapal Motor Cepat (KMC).

TNI AL satu KRI Kelas Sigma, satu KRI Kelas LPD, satu KRI Kelas Parchim, empat Sea Rider, lima Tank Amfibi BMP3F, delapan Panser Amfibi BTR50 M.

TNI AU satu FLT PTTA (Skd 51 Spo), empat FLT BTU, empat FLT SUL, sembilan pesawat C-130, dua pesawat CN-295, satu helikopter FLT Standby SAR.

Antara

  16 Responses to “Pembaretan Seluruh Gubernur Indonesia di Natuna”

  1. 1

    • Ini adalah rangakain program Komponen Cadangan yang di canangkan kemenhan. Kali ini menyasar Kepala Daerah untuk digembleng jiwa patriotismenya.
      Yah, semoga saja dgn kegiatan ini para pemimpin daerah ini sadar untuk tidak korupsi dan lbj giat bekerja untuk kemaslahatan rakyat.

    • top pak jokowi & pak ryacudu, terimakasih sudah mengundang gubenur untuk mengikuti bela negara di latihan PPRC.

      ini namanya kosolidasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah bersinergi dengan militer, mari gebuk parapembuat onar yg ingin meruntuhkan PANCASILA.

      di belakang jkowi ada jendral jendral TOP diantaranya wiranto,hendropriyono,raycudu,sutiyoso,luhut (penjaga pancasila) apalagi yg mau kalian fitnahkan????

      keep smile :)

    • @buah yg ranum: susunannya yg benar tuh begini:

      PANCASILA
      BHINNEKA TUNGGAL IKA
      NKRI
      UUD 1945

  2. Hmmm..

  3. 2

  4. kaos.. mana kaos…

  5. NKRI
    PANCASILA
    BHINNEKA TUNGGAL IKA
    UUD 1945

    dan bukan nasionalisme hasil taqiyyah

  6. Menanakan rasa cinta tanah air kepada kepala daerah agar tidak mudah
    Di goda asing dan beli asing ..
    ya kaya semacem prograb bela negara gtu khusus kepala daerah

  7. Kaossssssss

  8. Program bagus. Kepala2 nya dulu ditanamkan jiwa patriotisme. Dgn harapan ditularkan ke bawah nya. Salah satu cara meredam usaha asing dalam memecah belah NKRI.

  9. Setiap tahun perlu dikutkan kegiatan ini lagi kecuali sdh pensiun atau meninggal,…. untuk para Bupati dan camat ditambah Lurah/Kades Bapak RW/RT dapat dipertimbangkan..mungkin cukup di daerah Komando masing2.

  10. Baguslah programnya! Walau telat yg penting terlaksana karena sesudah RI terjadi kerawanan karena bacot 1 orang ditambah politisasi pilkada DKI jd terpecah belah anak bangsa.

 Leave a Reply