Pembelian Pesawat Su-35 Masih Prioritas Tertinggi

45
4
Su-35
Su-35

TNI AU masih menempatkan pesawat tempur Su-35 Rusia sebagai prioritas tertinggi untuk menggantikan pesawat F-5 Tiger TNI yang telah menua. Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma Jemy Tri Sonjaya saat dihubungi Jawa Pos 25/10/2016, mengatakan pihaknya belum melirik pesawat tempur lain selain Sukhoi Su-35 buatan Rusia untuk melengkapi kebutuhan TNI AU.

Saat ini TNI AU dalam proses pemesanan pesawat Sukhoi Su-35 untuk menggantikan pesawat tempur F-5E/F Tiger II yang telah berusia lebih dari 30 tahun.

“Kami masih tetap dengan rencana awal, yakni membeli Su-35,” ujarnya. Marsma Jemy Tri Sonjaya, menjelaskan bahwa pembelian pesawat tempur bukan hanya memikirkan biaya, namun juga kebutuhan dan kesesuaian di lapangan. “Yang jelas TNI AU telah membuat kajian sesuai dengan kebutuhan,” tuturnya.

Selain produsen Su-35, sejumlah perusahaan pertahanan internasional menawarkan pesawat mereka sebagai pengganti F-5 Tiger. Tawaran itu datang dari SAAB, Eurofighter dan Lockheed Martin.

Sumber : JPNN.com

45 COMMENTS

    • @Antu Banyu : Jangan lupa minyak gorongnya di ganti, takut kolesterol…
      Dan hati-hati garing karena kelamaan di goreng…
      Awas juga jadi gosong kalo telat angkat…

      xixixixixixixi… ๐Ÿ˜€

      Sukhoi SU-35 memang dagangan laris manis di Indonesia… ๐Ÿ˜€

  1. Indonesia ya Indonesia, Cina ya Cina, ngk ada pengaruhnya soal pengadaan alutsista dalam negeri. lha wong ini G to G ๐Ÿ˜€ ngaco ja ente pake istilah “Cina MENYUAP Rusia”. kl ente bilang suap ke nato nah itu baru iya jawabannya… krn faktor politik mereka (red, nato) sll jd prioritas ๐Ÿ˜€ nah kl ini diterapkan rusia, wah bakal tambah kelelep ekonomi mrk krn dampak embargo blok nato.

    yg ane tau smunya sdh berjalan lancar malah bbrp bulan lalu dah fix, utk jumlah mmg batangan tp full, masalah hy tinggal administratif sj, sry bung kebetulan ane py sodara di kedutaan ๐Ÿ˜€

    soal tot tidak usah dipusingin bung krn ada pengalihan khusus, tawaran tot 30% ++ kl kt ambil min 24 unit sdgkan kita saat ini hy sanggup di bawahnya, spesial buat indonesia lho, ente hitung sj kl dibawah min dpt berapa % kt totnya ๐Ÿ˜€ ane malah berharap project 636 cukup 3 biji ja dapat terealisasi segera utk mengurangi kekurangan kasel dr 12 yg ditargetkan, bonusnya mana Kalibr lagi, itu ja dah menunjukkan kl rusia bnr2 butuh mitra bisnis untuk menopang ekonominya. jgn lupa juga kasus prancis yg sampe jual mainan kesayangannya gara2 defisit anggaran militer ๐Ÿ˜€ cb liat belanda dengan damen nya, bknkah mrk jg terkenal plg pelit tot ๐Ÿ˜€ buktinya sigma pun digarap pt pal… jangan asal jeplak bung krn nick asal jeplak udah da ntr marah orgnya namanya dibawa2 #peace

  2. Yasudah ga usah pusing2. Beli aja 1 skuadron SU-35 buat daerah barat indonesia. Selanjutnya beli juga 1 skuadron Gripen E/F buat daerah timur indonesia, mengingat gripen ini lebih hemat dalam operasional dan logistik.
    Gak usah mikirin uangnya dari mana, minta aja sama kanjeng pribadi hhhhhhh

  3. Rusia tidak alot orang mereka kalau bisa jualan sebanyak mungkin daganganya karena lagi paceklik duit, yang alot justru kita semua harus pakai TOT padahal negara darurat pespur mana ada negara didunia segitu gampangnya kasih transfer teknologi ngemis itu mah namanya sampai kapanpun bakal alot kejar Su 35 lama lama mungkin bisa sebel juga tuh Ruski sama kita, baikan pemerintah putusin aja ya, Sukhoi, atau lainnya penting bisa hadapi musuh dari segala penjuru negeri, keburu diserbu baru akhirnya terpaksa undang2 darurat rakyat dimobilisasi buat pertahanan negara seperti jaman paska kemerdekaan dulu. Sejatinya tentara Indonesia itu ya rakyat Indonesia……

LEAVE A REPLY