Mar 042019
 

Su-35 Rusia (photo : facebook MoD Russia)

JakartaGreater.com – Selain memiliki armada pesawat tempur F-16 Fighting Falcon buatan AS, Indonesia juga memiliki pesawat tempur Su-27 dan Su-30 buatan Rusia.

Persenjataan tempur buatan AS dan buatan Rusia yang dimiliki Indonesia menunjukkan kenetralan Indonesia yang tidak berpihak pada salah satu pihak.

Terkait dengan pembelian pesawat tempur Su-35 dari Rusia, Indonesia juga menyatakan tidak condong pada Rusia, karena sebelumnya Indonesia juga baru membeli pesawat tempur F-16 Refurbhised dari AS.

Menurut Duta Besar Indonesia untuk Rusia, pembelian Su-35 menunjukkan sikap independen terkait pembelian persenjataan asing, sebagaimana ditulis oleh Sindonews.

Apalagi dengan rencana pembangunan pesawat tempur generasi 4.5 bersama Korea Selatan, semakin memperlihatkan kedaulatan politik tidak berpihak pada satu kekuatan manapun, baik Blok Barat ataupun Blok Timur. Sehingga diharapkan pembelian Su-35 dari Rusia, tidak membuat AS menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

  15 Responses to “Pembelian Su-35 dari Rusia Tunjukkan Indonesia Netral”

  1.  

    Pertamax

    •  

      …iya tapi kapan Beli nya? Tunggu tahun depan? Dibayar dengan apa? Uang nya kurang Dan ruwet ..macet di BaPenNas Dan DepKeu …mungkin tidak boleh sama IMF.
      Semakin Ditunda semakin Mahal…
      Dan situasi jadi berubah banyak sekali…

  2.  

    Selain Netral, ada juga SID, NOAH, Andra & The Backbone, dan banyak lagi 😀

  3.  

    Ayoo para pejabat jangan takut beli SU 35, ane dukung penuh !!

    😎

  4.  

    Kalo perlu Project 636 nya dibawa pulang juga aih

  5.  

    cm yg jd pertanyaan sbnr y kpn su 35 itu hadir di mari.

  6.  

    Awas,,yg kemaren “hibah”kalau netral kok nggak minta hibah dr Rusia???.

  7.  

    uangnya abis. seharusnya anggaran pertahanan dan pengembangan pertahanan 10% dari pendapatan pajak dan cukai. Inget 10% dari pendapatan pajak dan cukai. bukan 10% dari APBN

  8.  

    Netral=Tidak jelas.

  9.  

    Lain cerita klo Indonesia beli F-35 = tdk neutral

  10.  

    Netral????? Membingungkan. Netral non blok tapi takut saat diancam dengan sanksi. Contoh tuh Turki ama India, sikap mereka mah “siapa lu (AS)?”)

    Kalau kita, diancam sanksi, rencana pembelian su-35 akhirnya menjadi tidak jelas, bahasa politiknya ditunda ga jelas kapan realisasinya. ?Para petinngi wara wiri ke AS sungkem ke pejabat sana minta pengertian (laaah? buat apa? berapi2 ?katanya berdaulat! tidak bisa ditekan!) tapi akhirnya kalah dengan tekanan sanksi ekonomi (walaupun katanya tidak ada). ?