Aug 042017
 

Pesawat Sukhoi Su-35

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menindaklanjuti rencana imbal dagang dengan perusahaan asal Rusia, Rostec, yang ingin melakukan barter pesawat Sukhoi SU-35 dengan karet Indonesia.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pada 3-5 Agustus 2017 melakukan lawatan ke Rusia untuk memuluskan rencana tersebut. Pemerintah juga akan menawarkan komoditas lain kepada Rostec selaku rekanan Indonesia dalam skema imbal dagang tersebut.

“Rencana imbal dagang ini sudah hampir final. Namun, kami masih menawarkan produk Indonesia lainnya untuk diekspor ke Rusia selain karet yang mereka minta,” ujar Enggartiasto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, 3/8/2017.

Kunjungan ke Rusia rencananya juga untuk mempercepat terbentuknya Indonesia-Russia Preferential Trade Agreement (PTA) atau Perjanjian Perdagangan Produk Tertentu dan Kesepakatan Perdagangan Bebas Indonesia-Eurasia (FTA) agar dapat mendorong perdagangan yang seimbang dengan Rusia dan negara-negara di kawasan Eurasia.

Negara yang dipimpin oleh Presiden Vladimir Putin tersebut dinilai memiliki peranan penting dalam hubungan dagang Indonesia. Rusia menjadi pintu gerbang produk Indonesia ke zona Uni Ekonomi Eurasia, yang terdiri dari Rusia, Belarus, Kazakhstan, Armenia, dan Kyrgyzstan.

Rusia juga merupakan pasar nontradisional terbesar untuk produk dan jasa layanan Indonesia di Eropa Tengah dan Timur.

Tahun lalu, perdagangan antara Indonesia dan Rusia mencapai 2,11 miliar dolar Amerika Serikat, di mana Indonesia mengantongi surplus sebesar 411 juta dolar AS. Nilai perdagangan tersebut mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan nilai pada 2015 sebesar 1,9 miliar dolar AS.

Ekspor nonmigas Indonesia ke Rusia tumbuh sebesar 8,5 persen dalam lima tahun terakhir dengan nilai ekspor pada tahun 2016 sebesar 1,3 miliar dolar AS.

Pada periode Januari-Mei 2017, total perdagangan Indonesia-Rusia juga mengalami peningkatan sebesar 54,43 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan nilai perdagangan sebesar 1,12 miliar dolar AS.

Indonesia surplus 77,45 juta dolar AS dengan nilai ekspor sebesar 599,97 juta dan nilai impor sebesar 522,52 juta dolar AS. Produk ekspor utama Indonesia ke Rusia antara lain kelapa sawit dan turunannya, kopi, karet, minyak kelapa, dan coklat.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Misi Dagang ke Rusia juga dilakukan sebagai upaya diplomasi minyak kelapa sawit berkelanjutan Indonesia. Upaya ini telah dimulai sejak kunjungan Presiden Jokowi ke Rusia tahun lalu untuk meningkatkan ekspor kelapa sawit berkelanjutan.

“Strategi pertumbuhan Indonesia selalu memperhitungkan komitmen pemerintah Indonesia terhadap lingkungan. Indonesia jelas mendukung ekspor kelapa sawit berkelanjutan,” kata Enggartiasto.

Selain memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi yang telah dibangun sejak lebih dari 65 tahun silam, rangkaian kegiatan Misi Dagang Rusia juga dilakukan melalui Forum Bisnis Kelapa Sawit, Forum Bisnis Indonesia-Rusia, one-on-one business matching, serta kunjungan ke Paviliun Indonesia di Food City. Dirilis Antara, 3/8/2017.

  78 Responses to “Pembelian Su-35 Indonesia Hampir Final”

  1. sebagian tunai..sebagian lagi komoditi….kta beli Sukhoi..Rusia beli karet

  2. HAESHH !

  3. ohhhhhh masih hampir,, di kira udah selesai tinggal nunggu dtg nya

  4. Hampir…. hampir tdk kelihatan berita ttg SU-35 nya…. hanya 1 alenia… selebihnya berita dagang saja….

  5. Beritanya dr dulu ga kelar kelar..!

  6. yahhh hampir lagiiiii…

    perang te besar JEPANG VS USA VS NAZI
    jgan lup like shre dan subscribe ya gaes

    ttps://www.youtube.com/watch?v=SudvaR56948

  7. Dgoreng trus

  8. ttps://www.youtube.com/watch?v=SudvaR56948

  9. Knp pmrintah msih mikir2 utk pmbelian su-35

    Tnggal tnd a tngan aj kok ssh

    • Dalam hal ini pemerintah bukan hanya mendapatkan barang tapi harus ada keuntungan lain seperti TOT dan pihak rusia tidak serta merta memberjkan itu jadi harus ada lobi dan lobi butuh waktu lama.. dan skma pembayarannya seperti apa.

  10. Keburu kiamat,,,,

  11. bantu lah aku cari 10000 suscribe

    “yha” mungkin aku gak bisa balas tpi mungkin orang yng balas.

  12. bagi yang banya kuota nnton lah vidio aku

  13. finalnya ditunda

  14. Hampir bro…HAMPIR,,,,!!!

  15. Indonesia telat mikirnya..vietnam uda pny semua..aduh

  16. Su-35 pesawat paling canggih di abad ini tuhh. Sampek sampek US Army keder dibuatnya. Beli 1 skwadron SU-35 !

  17. Apa mungkin dengan cara barter harga karet bisa naik atau ada patokan harga pasarnya, dalam mata uang apa?
    Kemudian apakah barter ini melibatkan pihak swasta atau hanya BUMN, lalu bagaimana transaksinya selama berapa tahun?

  18. Sip, lanjut…kalau perlu komoditi yang lainnya juga seperti cpo, olahan kayu dan produk nabati lain

  19. Walah sik hampir wae dah gembar gembor,klo mendesak beli..hampir final=5tahun ya..

  20. Goreng terus….

  21. ini pesawat jenis geta susu 35 kaleng kah?

  22. Hoaxxx….klo barang Lom Dateng goreng terus….

  23. Gk percaya indonesia mau beli itu pesawat..cuma koar2 sj dr dulu buktinya tak ada…mbulet tak ada niatan membeli

  24. Lambannya koordinasi Kemenhan dan kemendag..

  25. duit dari mana beli su 35..apbn aja depisit hutang sana hutang sini

  26. dari dulu nego gk kelar2..hampir ,akan doank ujung2 mbluseng ..php..
    klo kbnykn mikir mending gk usah beli sekalian ,.
    pilih f17 sulfur yg murah noh dijamin dpt tot 20%

  27. Muncul kata sakti baru “Hampir”…..setelah sebelumnya ada kata “masih” , “akan”…..

  28. Mau byar Utang aj Susah..

  29. cuma d zmn pk.mukidi aja beli alutusta gembar-gembor …beli jg blum,
    peringkat militer turun dr 12-14..
    cm ngutang aja gesit

  30. ahh bung diego ini suka mengiming-ngimingi…mending jgn diberitakan lg, nti klo udah mau dikirim baru dirilis berita resminya…klo masih akan dan hampir ya ga usah di beritakan bung diego,…terus terang kami udah bosen ttg su35!!,

  31. Assalamu’alaikum wr. wb.
    Ingat amerika memiliki konsep peperangan masa depan menggunakan laser jadi bukan rudal lagi.
    jadi pertempuran ruang angkasa seperti film2nya.
    Serta kapal induk udara.
    Itu pengagum amerika sudah tau belum?

  32. Kalau ekspor ke sana tuh jangan bahan mentah atau bahan baku. Ekspor aja barang jadi.

    Minyak sawit jangan diekspor dalam bentuk CPO. Ekspor aja dalam bentuk margarin dan minyak goreng.

    Coklat jangan diekspor dalam bentuk biji kakao tapi dalam bentuk coklat bubuk dan coklat batangan.

    Ekspor juga barang2 jadi yg mereka butuhkan untuk musim dingin : jaket kulit, sepatu boot kulit, sarung tangan kulit, sweater, pullover, kaos kaki, topi, sarung tangan dan penutup telinga berbahan wool.

    Ekspor juga minuman keras dari beras ketan karena mereka juga butuh itu untuk menghangatkan badan.

    Sedang untuk musim panas mereka butuh baju dari kain yg lembut berbahan katun yg cukup dingin untuk dipakai, contohnya baju batik pantai dari Bali.

    Dengan mengekspor barang jadi akan lebih banyak rakyat Indonesia yang terlibat dalam proses produksi dan dapat rejeki untuk keluarganya.

    • tuh dengerin nasehat dari suhu, semua yg dibilang suhu itu bener…masa mau beli jet tempur pake imbal karet, bis tu karetnya masih mentah lg, jd yg ke cipratan cuma petani karet nya, bkn semua yg bekerja dibidang sejenisnya….suhu hebat pemikirannya sdh spt mendag!!!

    • Like,, memang harusnya industri kaya begini bung yg harus masuk program pemerintah.. Dukungan pemerintah trhadap produk jd dlm negeri jauh lebih produktif..

  33. beli ngeteng ..negonya paling lama..
    iya klo jd beli sih gpp , klo gk jd gmn ??
    pdhl beritanya sdh mnghebohkn sedunia…
    entar ujung2 kya ks killo cm beritanya aj yg rame…beli kagak..miris

  34. Kapan selesainya liga sukhoi… Satu musim lbh belum final juga

  35. Hampir, mau, akan, sedang trus apalagi ?
    :p

  36. contek bung pragota xixi

  37. Sudah oinal bozz

  38. babak final trs kapan ada goalnya

  39. Paparan berita yg dulu bukankah udah membahas nota pengiriman sukhoi 35 !!??? O jadi belum deal juga.?? Ya udah muter2 aja terus. Kwkwkkk

  40. Berita mbulet terus!

  41. udah neken 11 su-35, itu cuma metode pembayarannya selain menggunakan uang. Dengan karet dan kelapa sawit.

  42. Bagusan RUSIA KETIMBANG AMRIK kalau gak seneng sama kita suka kasih EMBER GO.

  43. Lambannya kerja pemerintah ini,gimana kalau dalam kondisi perang? Udah ketembak dulu baru mau beli senjata…

  44. sabar ndannn..!
    otak orang sini yang dipikirkan cuma kita beli trus deal, 😀
    padahal ini juga strategi biar ekônomi negri ini bergerak berkembang. Jika su35 dibeli dg uang, uangnya dari mana? dari hasil expor? expor kemana.? Ingat .,persaingan dagang dunia makin ganas saya yakin pemimpin kita tdk gobl0g dg membiarkan negri ini berantakan bgt saja meski mereka itu tenar dg kekorupanya. Rakyat jg butuh pekerjaan

 Leave a Reply