Nov 192015
 

su-35-2-no-902 copy

Komisi I DPR RI menilai Indonesia memang membutuhkan pesawat amfibi untuk melengkapi alat utama sistem persenjataan (Alutsista) TNI. Namun, pengadaan pesawat tersebut belum akan direalisasikan dalam waktu dekat.

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq menerangkan, TNI dan Kementerian Pertahanan belum berencana membeli pesawat tersebut tahun depan. Menurut Mahfudz, anggaran tak tersedia. “Kalau bicara prioritas kebutuhan, itu prioritas. Tapi kalau melihat anggaran belum tercover,” kata Mahfudz di Kompleks Parlemen, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2015).

Pengadaan pesawat ini disebut jadi salah satu proyek yang dicaloi Ketua DPR Setya Novanto. Media Japan Times menyebutkan Setya melobi Jepang untuk membeli pesawat amfibi US-2.

Inisiatif dari Setya itu disampaikan langsung Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, pada 12 November 2015. Suga menyebutkan, Setya melontarkan keinginan untuk membeli pesawat tersebut langsung kepada Perdana Menteri Shinzo Abe.
Upaya lobi ini melengkapi polemik yang tengah menjerat Setya. Di dalam negeri, Setya kini ramai dibicarakan lantaran diduga meminta jatah saham kepada PT Freeport Indonesia. Permintaan itu bahkan mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden dan dibuka Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral Sudirman Said.

Mahfudz pun tak menampik, jika Jepang adalah satu di antara negara yang mengembangkan pesawat amfibi US-2. Namun sejauh ini, kata Mahfudz, pemerintah hanya akan membeli pesawat Shukoi SU-35 untuk melengkapi alutsista TNI. Bukan membeli pesawat amfibi. “Kita perlu memperkuat skuadron kita yang lain dan kita akan melengkapi yang sudah ada, termasuk kapal selam,” pungkas dia.

metrotv

  53 Responses to “Pembelian US-2 Bisa Menggagalkan Pembelian Su-35”

  1. bajigurrrr

    • komennya susah masuk, tau2 udah masuk semua..

      papa minta saham, mudah2an NKRI ngga di benturkan alias Perang Proxy

      Pimpinan Negara vs Wakil Rakyat
      Menteri vs Menteri
      Ulama di kerdilakn difitnah
      Sentimen SARA (Masjid vs Gereja)
      Sentimen Ras (Cina vs Arab vs Pribumi)
      Sentimen Mahzab (Syiah vs Wahabi vs Sunni)
      Media pro Pemerintah vs Media pro oposisi
      Rakyat awam pro Jokowi vs pro Parabowo

      kita pecah dari kepala sampai ujung kaki, mudah2an NKRI tidak seperti Libya, Irak dan Suriah, karena sepertinya NKRI ada pihak yg ingin memanfaatkan ini agar terjerumus bahakn mungkin sudah masuk Perang Proxy

      energi kita sudah habis, disaat musuh kita sudah ada didepan mat, KELAR dahh

      “menyerang suatu negara tidak perlu menggunakan ratusan ribu tentara, cukup buat mereka lupa siapa diri mereka, leluhur mereka, akan mudah di tahlukkan” – Art of War

      • Jadi hanya masyarakat awam yang pro jokowi ya?? Yang hebat hebat dan cerdas cerdas dan lain lain kemana ya?

      • Mau beli US-2 semua 2skuadron aja ato 2skuadron SU35 aja ato beli US 2 beli 18biji plus plus MIG35 18biji kek terserah lah pemerintah atur aja. Asal jgn mau mau mau kertas kertas doang. Gk nahan nih. US2 kan bisa dicantolin torpedo sekaligus multifungsi dengan tambahan sofware bisa pesawat pengebom, patroli maritim, SAR kebakaran, drop pasukan kelaut, droping perbekalan keperbatasan. POKOE multi fungsi bungan roller tempur doang.

  2. tesss petromaks

  3. ayeeee

  4. ayeeee lagii

  5. Selalu ada dua jenis atau lebih yg diwacanakan…
    Mancing kompetitor utk mmberikan yg “LEBIH”.
    US-2 Dikipasin……Be200 yang mateng. Nyate..nyate..

  6. anggaran hanya untuk su35 yg gagal beli pswt amfibi x

  7. loh . kok sepi bung..

  8. papa perlu di gampar

  9. Tadi beritanya pembahasan tentang pembelian SU-35 akhir november. sekarang malah muncul berita pembelian US-2 bisa menggagalkan pembelian SU-35.duh. #mikir keras!

    • sebenarnya pembelian Su-35 sudah direncanakan sejak lamaaaa, namun rencana dadakan pembelian pesawat amfibi bisa menggerus sebagian dana yg diperuntukkan untuk pembelian Su-35.

  10. ilustrasi-nya cocok banget..

  11. setya novanto kok berani2nya mengeluarkan keinginan mau beli shinmaywa,apa dia itu menhan ya…ckckckck

  12. Ini judulnya NGAWUR, udah jelas dapat KREDIT EKSPOR USD 3 MILYAR dari RUSIA, ya jelas untuk beli Alutsista dari RUSIA, termasuk S-300 karena udah disinggung sama dubes Oratmangun (maaf kalau salah tulis nama) sedang penjajakan S-300, mungkin ini persiapan merebut FIR NATUNA …

    tenang aja duit utangan RUSIA ada, itu pesawat tinggal dikirim, yang dibahas tinggal TOT palingan …

    avionic nya aja lagi dibikin, mana mungkin bikin 60 avionic Su-35 kalau belum ada pesanan Su-35 dari Indonesia, Vietnam dan Venezuela

    tahu-tahu 2016 nongol deh tuh pesawat … (Harap-Harap Cemas)

    • haduh…mbok mega ini kebanyakan blunder…..kemungkinan gara” kasus ini dulunya mau beli 1 skuad malah didatangkan 8 biji doang.

      mana yang harusdicontoh untuk BELA NEGARA? Wong wakil rakyat nya pun seperti ini….Ketua lagi…bisa dibayangkan gimana tingkah bawahanya.

    • Ngrebut FIR tu dengan memberikan pelayan navigasi udara yang prima…

      Kebanyakan ngopi bikin ngantuk

  13. jadi penasaran ada apa ya antara beriev & US-2, kok beritanya sering saling banting…. begitu strategis kah pengadaan pesawat amfibi ini?

    • salah bung…yang jelas ini perebutan anggaran buat keuntungan sepihak.bukan perebutan beriev / US-2.sebenarnya saya yakin klo itu dana diserap buat alusista mungkin kombinasi keduanya bisa dibeli.

  14. semua akibat kelancangan setnov yg matre,,, konyol banget,,,

  15. Habis happy – happy sama donald trumph , pulang menjalankan misi dr majikan

  16. Indonesia, PT Pindad telah menandatangani perjanjian dengan Australia Selatan industri pertahanan tubuh Pertahanan Teaming Pusat (DTC), untuk meningkatkan kerjasama industri.

    PT Pindad mengatakan pada 17 November bahwa kesepakatan – ditandatangani di Bandung, Jawa Barat, antara kepala eksekutif PT Pindad Silmy Karim dan Martin Hamilton-Smith, Menteri Pertahanan Industri Australia Selatan – dimaksudkan untuk mendukung penelitian pertahanan ditingkatkan, pengembangan dan produksi antara kedua belah pihak.

    PT Pindad menambahkan bahwa fokus dari kerjasama akan kendaraan tempur militer, yang mencerminkan kemampuan industri di Australia Selatan dan dalam PT Pindad, yang mengkhususkan diri dalam produksi 4×4 dan 6×6 kendaraan untuk Angkatan Bersenjata Indonesia. Dikutip dari ihs jane

  17. Kira kira papa minta saham juga gak ya ??

  18. Yang utamanya beli sukhoi dulu lah, udah urgent bgt itu. secara F-5 udah tua umurnya, gak bejaban sama pesawat2 tetangga.

  19. ustead Heavy Industries Corporation (BHIC), salah satu perusahaan pertahanan terbesar Malaysia, tercatat jatuh pendapatan dan laba selama kuartal ketiga tahun fiskal 2015, perusahaan mengumumkan pada tanggal 9 November.

    BHIC mengatakan dalam sebuah pengajuan ke Bursa Malaysia bursa pendapatan pada kuartal yang berakhir 30 September turun dari tahun ke tahun sebesar 21% untuk MYR64.9 juta (USD14.8 juta) sedangkan laba sebelum pajak anjlok 52% ke MYR5.4 juta . Laba bersih per saham juga turun tajam ke MYR1.59.

    BHIC direktur Ahmad Ramli Mohd Nor dikaitkan jatuh ke kemerosotan mata uang Malaysia, ringgit, yang telah menurun 23% terhadap nilai dolar AS pada tahun lalu.
    Ihs janes
    Udah mulai bangkrut si beruk

  20. Lha kan maksd Ketua DPR kan “baik” dengan maen lobi ke jepang buat beli U2 kan ketua dewan kita sedih liat kebakaran hutan kemaren ampe timbul korban ribuan….liat saja mimpin rapat pun dia pake masker, kurang baik apa coba dia, jadi wajar kalo dia minta saham kemana-mana kan ketua dewan kita disebut Trump sebagai tokoh penting negeri ini masak pada gak tau sih #papamintasaham

  21. jadi kagak jadi kagak , mbulet aje beritane… bikin si beruk jantungan , wkwkwkwk .

    yang pasti SU35 lebih urgent .

  22. mmang bajingan2 politik ini harus di lenyapkan dari dunia…. alangkah damainya jika NKRI ini di pimpin oleh orang yg berhati patriot dan patuh dengan hukum…. dan mengerti dengan tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin…..

  23. anggaran beli pesawat amfibi US-2 dan sukhoi SU-35, kan beda, beli saja semua nya, kok repot betul

  24. utamakan su 35..TITIK gk pake KOMA

  25. halaaaah……..

  26. pesawat masih pakai baling – baling kok mau dibeli … sudah kuno ….jaman sekarang ini sudah pakai jet broooooooo

  27. Memangnya harga Shin-Maywa berapa sih? Kalo memang khawatir, lebih baik beli 1 saja dulu. Atau alternatifnya pembelian helikopter kepresidenan dibatalkan saja dulu, dialihkan untuk beli shin-maywa. Alternatif lainnya bisa juga dengan membeli Beriev, yang pendanannya bisa digabungkan dengan pembelian Sukhoi. Ada kemungkinan kalo dipaketkan begitu, dan dimasukkan dalam skema pembayaran multi years, akan diterima oleh rosoboronexport. Jadinya amfibi dapat, su-35 pun dapat.

  28. Pihak asing terutama ASU cs, sudah tahu kelemahan pemerintahan kita sekarang spt siput ( lemot, telat mikir, lagi sibuk rebutan jatah, korupsi dll ), …… makanya asing berani terus menggoyang !!!

  29. siiip pak mahfudz anda benar” penyambung lidah rakyat

  30. Nyimak

  31. yang bener beli radar anti siluman,, pasang rudal di tiap sudut perbatasan yg rawan

  32. Pesan lontong kilo class amur selusin….sukro-35 tiga slop…susu-400 family nya 5 pak….gpl ya om putin….

 Leave a Reply