JakartaGreater.com - Forum Militer
May 252017
 

Truk Zil-130 membawa drone Korea Utara yang diyakini mirip dengan MQM-107D buatan AS. © Iliya Pitalev

Seorang pembelot Korea Utara yang berpangkat tinggi, tak disangka mengklaim bahwa militer Korea Utara memiliki ratusan drone yang mampu membawa senjata biologis dan kimia untuk menyerang Seoul dalam waktu satu jam, seperti dilansir dari Sputnik News.

Sumber tersebut diwawancarai oleh surat kabar Jepang, Sekai Nippo menggunakan nama alias Han Jin-myeong. Seorang mantan diplomat untuk Vietnam, yang telah membelot pada 2015.

Sekarang sejumlah besar perhatian dunia telah tertuju pada uji coba rudal Korea Utara, yang telah meningkat pesat dalam frekuensi dan jangkauan dalam beberapa bulan terakhir, Han, berpendapat bahwa ancaman drone dari Pyongyang juga sama mendesaknya.

Menurut Han, Korut telah mengembangkan sistem pengiriman drone sejak tahun 1990-an. Han, yang mengaku pernah bertugas di Angkatan Udara Korut mengatakan bahwa dia membantu mengembangkan komunikasi radio untuk drone tersebut.

“Dugaan saya, saat ini Korea Utara memiliki 300-400 drone. Mereka disimpan di bawah tanah dan sering berpindah tempat untuk menghindari pendeteksian oleh satelit pengintai asing”, katanya.

“Saya terkejut melihat sejumlah teknisi datang dan memasang sesuatu, seperti senjata biologis dan kimiawi pada drone tersebut. Mereka lakukan percobaan dengan menyemprotkan zat kimia atau biologi itu di pegunungan dan ladang di dekatnya. Saya pergi kesana untuk memeriksa dan semua hewan telah mati, namun tanaman dapat bertahan”, tambahnya.

Drone berada dalam tahap penyebaran tempur dalam istilah teknologi. Dalam situasi darurat, drone bisa mencapai wilayah udara Seoul dalam waktu satu jam. Dia juga mengatakan bahwa drone dapat membawa drum seberat 1.200 liter yang diisi dengan senjata biologis dan atau bahan kimia.

Pada tahun 2014, tiga unit drone ditemukan hancur di wilayah Korea Selatan, termasuk yang ditemukan setelah terjadi saling tembak artileri antar kedua Korea. Drone itu memiliki desain yang sangat sederhana dan penyidik ??Korea Selatan mengklaim mereka berasal dari Korut. Tapi Pyongyang menolak klaim tersebut.

Meskipun drone tersebut “primitif”, tapi mampu lolos dari deteksi Korea Selatan saat mereka diterbangkan. Han mengatakan bahwa teknologi telah berkembang jauh sejak saat itu, dengan drone baru yang mampu terbang di ketinggian rendah untuk menghindari deteksi radar.

Sebagian pernyataan Han tampaknya bertentangan dengan laporan militer Korea Selatan pada tahun 2016, yang menyatakan bahwa Korut hanya memiliki sekitar 300 drone. Mereka yakin bahwa drone tersebut hanya digunakan untuk pengumpulan data intelijen dan pembunuhan, bukan untuk serangan kimia.

Setelah insiden 2014, Korea Selatan mulai mengembangkan teknologi anti drone, seperti radar yang dapat mendeteksi pesawat yang terbang rendah dan senjata laser untuk menembak drone. Namun sistem Korsel tersebut gagal mendeteksi sepasang drone Korut yang terbang melintasi perbatasan pada bulan Agustus 2015. Sementara sistem laser diharapkan selesai pada 2021.

Bagikan:

  16 Responses to “Pembelot: “Korut Punya Drone Yang Mampu Menyerang Seoul Dengan Biokimia””

  1.  

    Oenta yg satu ini memang luar biasa mematikan….

  2.  

    DRONE
    DRONE
    DRONE

  3.  

    Hebat…Truk jadul masih bisa jalan

  4.  

    Waah klo jatuh atau ketembak di wilayah sendiri bisa jadi senjata makan tuan..

  5.  

    Tidak ada satupun negara bisa menjamin Korsel aman (titik.)

    •  

      Kalau Korsel kepingin aman, Amirikiya harus menempatkan banyak rudal Patriot khusus drone.

      Memang mahal harga yg harus dibayar, tapi dijamin aman dan nyaman tidurnya…..

  6.  

    Korea utara, semakin membangun kekuatan militernya dengan pesat..!!!

  7.  

    Primitif tapi mematikan..

    DPRK memang jagonya

  8.  

    Efek negara kejepit, jadi mati2an membangun kekuatan untuk menyerang balik bila diserang lawan walau bakal hancur jg dikeroyok beramai2 tetap terhormat walau sampai habis2an!

  9.  

    Ini lebih repot lagi.
    Kalau sudah masuk teritori Morsel meski diintercept patriot, residu biokimia masih bisa menyebar…

 Leave a Reply