Apr 302014
 
TNI AL Bentuk Armada Wilayah Ketiga di Sorong

TNI AL Bentuk Armada Wilayah Ketiga di Sorong

Pemerintah Indonesia mulai serius melihat kekosongan pertahanan di wilayah ujung timur Nusantara. Untuk itu, TNI segera membentuk armada wilayah baru, armada wilayah ketiga di Sorong, Papua, pada Juli 2014.

Saat ini kekuatan tempur TNI Angkatan Laut masih bertumpu pada dua armada wilayah, yakni Barat atau Armabar, dan Timur atau Armatim. “Armabar di Jakarta, dan Armatim di Surabaya,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Untung Suropati di Markas Besar TNI AL, Cilangkap, Jakarta, Senin, 28 April 2014.

Jika armada laut Sorong diresmikan, Armada Timur di Surabaya akan berubah menjadi Armada Tengah. Menurut Untung, alasan utama TNI AL membentuk armada wilayah baru di Sorong adalah untuk meningkatkan koordinasi pengawalan wilayah laut Indonesia bagian timur. Lokasi Sorong dipilih karena memiliki geopolitik yang tepat dan strategis. Tujuan lain, untuk mempertegas kedaulatan Indonesia di kawasan, terutama wilayah timur yang dirasa masih berlubang pengamanannya.

Untuk pembagian kekuatan kapal perang, TNI AL akan menggunakan sistem alih bina atau pembagian kekuatan tempur yang dimiliki. Dengan kata lain, sejumlah kapal perang calon penghuni armada Sorong didatangkan dari sebagian armada Surabaya dan Jakarta.
Saat ini jumlah kapal perang milik TNI AL ada 150-160 unit. Namun, jumlah kapal perang tersebut tidak akan dibagi rata untuk mengisi tiga armada wilayah. Ada pertimbangannya. Bukan cuma kuantitatif saja, tapi kualitatif dan pengamatan intelijen juga.

Penambahan armada di Sorong, Papua, juga diikuti dengan penambahan divisi pasukan marinir. Sebab idealnya pembangunan armada wilayah baru wajib diikuti dengan penempatan pasukan marinir. “Konsep TNI kan armada terpadu, jadi harus ada kapal perang, pesawat udara, pangkalan, dan marinir,” ujar Laksamana Pertama Untung Suropati.

Wacana penambahan armada di Sorong sudah dibahas sejak dua tahun lalu. Selama itu pula TNI AL menyiapkan sarana dan prasarana pendukung untuk armada wilayah baru di Sorong. Dalam struktur organisasi yang baru nanti, direncanakan ada seorang panglima bintang tiga yang akan membawahi ketiga komando armada wilayah. (Tempo).

  87 Responses to “Pembentukan Armada Ketiga di Sorong”

  1.  

    Siap2 mengantisipasi hal2 yang tidak diinginkan.. 🙂

  2.  

    wachid….heeeee

  3.  

    Semoga segera terwujud. Amin

  4.  

    pertama gk y.?

  5.  

    SR lagi ah..nunggu pencerahan para sesepuh sambil aktifitas salam nkri.

  6.  

    Ehem…kok sepi

  7.  

    mantabs lanjut….

  8.  

    Assalamualaikum, para warjager semua..!!! Alhamdulillah, mudah”an segera terealisi. Memang sebuah keharusan biar wilayah NKRI bisa terpantau semua. Jgn sampai negara lain seenak udelnya masuk wilayah RI & menginjak- injak kedaulatan bangsa.juga jgn lupa buat pemimpin negeri ini trs tambah alutsista yg mumpuni untuk menjaganya, semoga INDONESIA semakin jaya..!!

  9.  

    Sorong hrs menjadi sentrum pertumbuhan di kawasan wilayah timur Indonesia, ARMATIM sdh hrs di siapkan utk mengantisipasi pertumbuhan ekonomi karena Papua New Ginea sdh mulai membangun dan pemerintah sangat tepat dg pengembangan ARMATIM. Australia akan menelikung kita melalui penguatan hubungan dg Jepang (JAEPA) akan tetapi masyarakat petani banyak dirugikan dg menurunkan tarif harga daging sapi beku dr 38,5% diturunkan menjadi 19,5% oleh Toni Abbott shg banyak yg menggerutu dan utk lebih hebatnya lagi Australia hrs menggandeng Korea selatan maupun China agar kemitraan Tran Pasifik dpt dilanjutkan. Dg terbentuknya ARMATIM kawasan wilayah timur yg strategis akan dpt memantau dg bagus keamanan setempat, shg australia tdk bisa dg seenaknya menghalau manusia perahu ke Indonesia dan kita hrs mendukung utk kemajuan pertumbuhan perekonomian kawasan timur. Salam..

  10.  

    menyimak

  11.  

    Maenan barunya apa aja ya… Hehe

  12.  

    kurang sekali seandainya 150-160 kapal dibagi ke 3 armada…area timur ini butuh pengamanan yang extra

  13.  

    Kalau memungkinkan sblm pilpres untuk mengantisipasi gejolak yg mungkin terjadi apabila presiden yg terpilih nanti tidak sesuai dgn (omahe rika) pastinya akan ada gejolak dipapua

  14.  

    ke 14 nyimak dulu

  15.  

    Ada indikasi nih pmbelian alutsista laut scara rahasia. Gk mngkin alutsista dari 2 armada di pecah lagi untk brgabung di armada sorong. Psti serba kekurangan lah.
    Pembentukan armada baru di sorong mnjadi smakin mudah utk TNI AL menyembunyikan Hiu dan Perahu saktinya.. 😀

  16.  

    Jayalah NKRI, harga mati, udah jgn takut ama asu, kita dukung presiden terpilih nanti, yg penting kita rakyat Indonesia harus tetap satu padu dalam bingkaian ibu pertiwi tercinta, walau darah dan nyawa taruhannya, Assalamu’alaikum salam seluruh warga Indonesia.

  17.  

    maaf oot
    mohon pencerahan neh itu di di foto KRI kita kok asepnya ngebul banget ya? pa bahan bakarnya campuran/irex hee….

  18.  

    kenapa armabar harus di jakarta yah..? kenapa gak di sumatra aja? misalkan di riau atau aceh.. biar rata gitu pertahanan nya.. jadinya armabar di riau atau aceh, armateng di surabaya, dan armatim di sorong, itu baru masuk akal IMHO… biar jakarta punya basis pertahanan sendiri dari pusat, capitol defence gt.. kasian juga kan kalo ancamannya datang dari selat malaka kemudian deployment pasukannya nunggu dari jakarta…CMIIW

    •  

      idem bung UCAV, kalo memungkinkan setiap pulau besar di Republik ini punya Armada sendiri sendiri.
      Dibarat, selatan, timur, utara, dan di tengah sebagai pusat komando yang mempunyai armada cadangan tersendiri( dipergunakan apabila ada wilayah yang memerlukan bantuan)

      pendapat orang awam… maaf

      •  

        btul bunq Djawa,mnurut sya jq kya qtu.klau perlu tiap pulau besar punya armada tempur sendiri.dan jq,hrus di bentuk armada pemukul yq pempatannya di tenqah.jd klau salah satu armada di seranq musuh,armada tempur yq lain dpt fkus pd ancaman yq lain.krena untuk tuas bantuan tempur,sdh lanqsunq di handle oleh armada pemukul,yq memanq di khususkan untuk menqhancurkan musuh yq menyeranq slh stu armada tempur kita.tentunya untuk jumlah&kecanqqihan alutsistanya hrus bs membantu menqcover smua armada bila seranqan musuh menyeranq smwa armada kita.maaf klau oot.

    •  

      hehe.. yg paling penting pulau jawa yg aman

      •  

        @okey, hehe.. yg paling penting pulau jawa yg aman

        memangnya indonesia hanya meliputi pulau jawa saja ?
        pantesan banyak daerah lain diluar pulau jawa ngotot ingin memisahkan diri dari NKRI karena tidak meratanya pembangunan, terutama di bagian timur indonesia

      •  

        @ bung okey, jangan ngomong kayak gitu, kita di Timur syukur2 masih Punya Rasa Cinta Terhadap NKRI, dn Ingat NKRI bukan HANYA JAWA.

        dan ingat, kita masih bisa menerima ketimpangan Pembangunan antara Jawa dengan daerah2 lainya di INTIM… yang selama ini cenderung di anak-tirikan dalam hal pembangunan infrastruktur, Pendidikan, Kesehatann, akses tekhnologi, informasi, meskipun JAWA adalah JANTUNG INDONESIA

    •  

      Nyang di Tanjung Pinang juga guede lho Bung, sama kayak di Jakarta :mrgreen:

  19.  

    Mudah2an terwujud secepatnya
    kalau bisa jangan ngambil peralatan armabar dan armateng
    benar jug bung @Ucav armabar harusnya di sumatra Jakarta harusnya khususon ya
    salam trim

  20.  

    UCAV@
    mungkin pemerintah turut memperhitungkan konsep ALKI kita yang belum diakui sepenuhnya oleh beberapa negara luar

    Jayalah NKRI

  21.  

    numpang nanya ne bung warjag mengenai perkembagan proyek “kapal perang siluman”2012 kerjasama tni dan its srbya …kok adem ayem ya info ya…. mhon pencerahan ya bung……

  22.  

    saya tepat sekali pembentukan armada TNI AL di wilayah timur karena selama ini wilayah timur banyak yang bolong padahal lautnya sgt luas dan dekat sekali dengan australia.
    Saya percaya sampai sekarang ketidakstabilan di wilayah timur karena banyaknya masuk para spion baik utk utk pengerahan massa, doktrin, bantuan dana dan latihan militer. Tidak mungkin rakyat sipil biasa bisa memakai senjata dan menembak mati TNI tanpa ada latihan.

  23.  

    Tangkap intel asing dan gantung sebab banyak intel asing yg memakai kedok penyebaran agama.

  24.  

    Selamat siang..Dilihat dari foto2 kapal perang tersebut..maaf analisa awam,itu kapal perangnya mesin tahun berapa ya?apakah sudah tua?kok mengeluarkan asap hitam peka..asap hitam itu timbul karena didalam silinder mesin perbandingan campuran antara HSD/solar dengan udara yang dibakar didalam ruang bakar lebih besar HSD,psti pemakaian HSD boros..Apakah bisa lari kencang secara maksimal jika terjadi kerjar2an dengan kapal perang lawan/ menghindari turpedo lawan?,,terkadang mesin induk/mesin pokok/main engine/ jika digeber dengan kecepatan full temperatur gas buang akan naik signifikan..itu menyebabkan mesin cepat rusak. Jika dilihat itu kapalnya kemungkinan melaju dengan kecepatan 15 knot kebawah, jika dilihat dengan kecepatan sedang saja asapnya sudah hitam,apakah bisa di gunakan untuk melaju kencang jika terjadi pertempuran sesungguhnya?

  25.  

    Ok, kalau pembagian ini salah satu terciptanya kogabwilhan, waktu itu belum ada keputusan tentang kogabwilhan akan dipecah berapa? Nah berita ini sudah menjawab. 😀

    Kira2 kedepan alat2 apa aja ya. MRLF ada tiga jadi akan dibagi per koarma ya bung? Dan efektif itu berapa ya bung dan KS kita cuman 2 (yg resmi). Untuk kebutuhan minimun, KS harus sebanyak 12 (yg resmi), kalau dibagi 3 jadi per koarma sekitar 4. Raod map pengembangan KS sampai 2022 lalu ada rencana mengakusisi KS Rusia/Jerman untuk laut dalam (Koarmatim). Lalu untuk Road Map kapal perang kelas Frigate asli tanah air itu sampai 2022 (hasil pengembangan bersama DSNS Belanda). Ditambah sekarang kita lagi perbanyak KCR 40 m, dan tambahan 60 m. Pengembangan KCR Trimaran yg diduga sampai puluhan. Untuk kapal Patroli (FPB) atau Kapal Cepat sudah banyak bisa dikerjakan di tanah air. Sekarang kita sudah memiliki 150-160 kapal perang, kalau ditambah di atas kira2 untuk pemenuhan 3 koarma masih kurang atau gimana??

    diskusi yuk :mrgreen:

    •  

      bung@jalo.sepertinya masih kurang banyak….apalagi KS nya…gambaran nya…dengan hanya ada dua armada barat dan timur kita “hanya punya dua KS” maka jika di mekarkan jadi tiga armada maka butuh minimal tiga KS donk,,dengan asumsi satu armada berisi satu KS..lengkap dengan KCR /PKR/midget class nya.
      di info nya kekuatan saat ini ada 150-160 kapal perang dengan berbagai jenis..berarti jika di bagi tiga rata, maka satu armada kebagian 50-55 unit kapal perang,lengkap dengan marinir dan tank rusia nya.

      •  

        bung Telik beberapa tahun lagi Changbogo pertama kita selesai. targetnya maksimal tahun 2025 kita sudah memiliki 12 KS (yg resmi) mungkin termasuk penggantian mbah cakra dan nanggala kita. Nah itu belum termasuk Midget yg prosesnya beberapa tahun lagi akan diproduksi massal. Nah kedepan kalau sudah jalan, kapal perang lama kita juga akan ada penggantian, apakah 150-160 ini berkurang atau malah nambah, itu saya belum dapat infonya.

        Mungkin untuk menudukung kemandirian, saya rasa kita perlu stop gap untuk KS kita. Kalau kapal perang saya rasa belum perlu, karena sudah mulai berjalan kok apalagi ditambah MRLF, soalnya yg perlu diingat sekarang terjadi penurunan Lifting minyak dan saya yakin akan berpengaruh terhadap operasional kapal patroli kedaulatan kita. Yg biasanya operasi setahun hanya mendukung sekitar 60% mungkin tahun diperkirakan turun ke 55%-45%. Itu belum patroli udara kita, makanya saya mendukung TNI segera mengakusisi LSU-05 agar membantu menghemat bahan bakar.

        😀

        •  

          bung@jalo..LSU 05 mainan apalagi nih…harap maklum,,ga pernah di belliin mainan kapal kapalan 🙂

          •  

            Atau sementara dengan LSU-02

          •  

            bung@jalo ini bkn…:) LSU-05

            .Dengan kemampuan terbang hingga 800 kilometer, pesawat ini dapat digunakan untuk misi pertahanan
            LSU-05 memiliki banyak keunggulan , ke depan akan DI fokuskan untuk misi militer dan pertahanan, mampu membawa beban lebih banyak termasuk kamera super untuk pengintaian nantinya.pesawat tanpa awak jenis LSU-05 ini didesain mampu terbang hingga 8 jam dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam.artinya, kalau kecepatan rata-ratanya 100 km/jam, dan mampu terbang selama 8 jam, maka pesawat ini akan mampu terbang secara otomatis sejauh 800 km.
            LSU-05 ini diperuntukkan untuk pengamatan area yang jangkauannya sangat luas. Pesawat ini memang dirancang untuk memantau kawasan objek pertanian, kehutanan, dan bidang remote sensing.serta pertahanan dan juga pengintaian
            tingal di kembangin bawa pensil bisa ya bung@jalo
            😉

          •  

            Bung Telik dan warjag lainnya, kalau mau keren lagi pake ini mungkin ya…

          •  

            bung@jalo mantap.. di buka …..puna wulung kan udah di test bawa pencil 2b bkn xixixixi 🙂 boleh tau pencil tipe ama tuh 🙂 atau pencil buatan lokal ehemm..ehem…ntr jadi mirip predator atau sentinel punya obama 🙂

            kaburrr

          •  

            Yg di foto itu pengembangan tahun 2012, yg disebutkan bung Telik saya no comment deh. Tapi pemberat dan fuse sudah dipasang, tinggal di uji dengan peluru latihannya aja. Tapi tetap Pay Load akan diukur lagi 😀

            Untuk unmanned mission system oleh PT. Len yg bekerjasama dengan salah satu negara di Asia yg sudah berhasil dengan UCAV-nya.

            Bisa2 saya dijemput den karung nih…
            No comment aja deh :mrgreen:

        •  

          bung@jalo…sumber hoax nya Trimaran class sudah jadi 1 unit dan sedang dibangun satu unit lagi ,sebelum loolos sea trial tetap akan di closeberitanya.,karena untuk kali ini sebelum di persenjatai dan lolos sea trial tidak akan di publis ke umum gosip nya..serta di tambah pelapisan kulit anti radar …. opsi rudal tetap seri C dari cina bkn..apa bung@jalo ada info hoax lain tidak tentang trimaran class…:) kaburrr

          •  

            Waduh saya malah gak tahu 😀

            Kalau gak salah itu lanjutan pengembangan Klewang yg terbakar, menggunakan material penyerap gelombang mikro atau nano komposit.

            Teknologi ini telah melahirkan sebuah material baru yaitu Radar Absorbing Material (RAM). Salah satu aplikasi material ini yaitu pada bidang militer. Material ini bersifat meredam pantulan atau menyerap gelombang mikro, sehingga benda yang dilapisi dengan RAM tidak terdeteksi oleh Radio Detection and Ranging (RADAR). RAM telah dibuat dalam berbagai bentuk modifikasi material seperti material nanokomposit. Material nanokomposit merupakan material yang terdiri dari dua komponen yaitu matriks dan material pengisi (filler) yang berukuran kurang dari 100 nm.

            Kalau masalah sea trialnya saya gak tahu bung :mrgreen:

    •  

      salam kenal……

    •  

      Mungkin bisa kisaran antara 80 – 90 KRI dari berbagai jenis (Fregat, Korvet, Kapal Selam). Wilayah pengawasan adalah Laut Timor, Laut Arafuru, Laut Banda, Laut Maluku, Pantai Utara Papua. Mengingat kontur laut di wiayah ini adalah laut dalam maka KRI yang beroperasi adalah dari jenis Fregat dan Korvet. Personelnya 3 Brigade Marinir . Radar yang yang mempunyai cakupan yang luas di setiap pangkalan pendukung seperti di ambon, kupang, ternate, jayapura terutama di wilayah yang berbatasan dengan negara lain. Kalo untuk pewawat tempur yang dikendalikan TNI AL saya belum tau bung Jalo… Infonya donk…..

      •  

        Sip, nah kapal perang kita kan juga sudah mulai tua, mungkin dengan kemandirian ini apakah akan dilakukan pergantian atau menambah, itu saya belum tahu. Yg perlu menurut saya adalah percepatan KCR 40 m dan penggunaan UAV survaillance seperti LSU-05 dulu (rencana sebanyak 24 buah) biar patroli semakin mudah. Lalu kita ada tawaran pesawat amphibi Shinmaywa dari Jepang lalu juga ada anak bangsa juga yg sedang mengerjakan pesawat amphibi. nah ini juga bisa mempermudah patroli kita.

        selain wilayah ini selain sebagai efek detterent agar mempermudah pengawasan kedaulatan kita juga. Selain itu perlu diperbanyak radar Survaillance untuk perairan dan udara kita.

    •  

      yg penting lg jmlh refinery jg harus diperbanyak dan disebar bung jalo

    •  

      bung jalo, jawab komentar ane yg di no 18 donk… bahas sekalian disini deh.. masa iya koarmabar di Jakarta seeh.. harusnya kan di Riau atau kalo nggak di Aceh.. kasian pulau sumatra seakan dianak tirikan.. tar kalo waktu perang musuh ifiltrasi lewat sumatra kan kelabakan.. masa nunggu deployment pasukan dari jakarta..

      •  

        Gak lah bung UCAV, kan itu cuman kantor koordinatornya aja, dan kebetulan Jakarta adalah Ibukota yg harus dijaga. 4 Pangkalan Utama juga tidak di Jakarta seluruhnya.

        Pangkalan Utama I (Lantamal I) di Medan, Sumatera Utara, membawahi:
        1. Lanal Sabang
        2. Lanal Dumai
        3. Lanal Simelue
        4. Lanal Lhoksumawe
        5. Lanal Tanjung Balai Asahan
        6. Faharkan Sabang
        7. Fasharkan Belawan

        Pangkalan Utama II (Lantamal II) di Padang. Sebelum 1 Agustus 2006, Lantamal II merupakan sebutan untuk Lantamal III Jakarta. Lantamal ini membawahi:
        1. Lanal Sibolga
        2. Lanal Bengkulu

        Pangkalan Utama III (Lantamal III) di Jakarta, membawahi:
        1. Lanal Palembang
        2. Lanal Cirebon
        3. Lanal Panjang
        4. Lanal Banten
        5. Lanal Bandung
        6. Lanal Bangka Belitung
        7. Fasharkan Jakarta
        8. Fasharkan Pondok Dayung ini sekarang memiliki kemampuan membuat kapal patroli jenis KAL ukuran 12 meter hingga KRI 40 meter.

        Pangkalan Utama IV (Lantamal IV) di Tanjung Pinang membawahi:
        1. Lanal Batam
        2. Lanal Tanjung Balai Karimun
        3. Lanal Dabo Singkep
        4. Fasharkan Mentigi
        5. Lanal Tarempa
        6. Lanal Ranai mempunyai kemampuan membuat kapal patroli (KAL) 12, 28, dan 35 meter. (Kedepan daerah ini akan dijadikan Pangkalan Utama juga)

        masa sih dianak tirikan, pangkalan AL malah banyak di daerah Sumatera, yg Jawa coba dihitung ada berapa tuh :mrgreen:

        •  

          Oalah.. ternyata cuman kantornya aja yah.. berarti command center nya kan? Battle management sama koordinasi pertahanan dan penyerangan dilakukan dari jauh gitu yah.. apa gak repot bung jalo? Mata kita di atmosfir kan blom dipasang..

          •  

            Gak apa2 yg penting sudah ada niat membuat mata kita diatas. Untuk sementara menggunakan BTS dulu.

  26.  

    Asap hitam Itu karena didalam silinder mesin lebih tepatnya didalam ruang bakar, saat terjadi pembakaran perbandingan antara bahan bakar/solar dengan udara lebih besar solar, sehingga pembakaran tidak sempurna,sebagian bahan bakar yang tidak terrbakar terbuang keluar saat piston pada langkah buang.. Itu yang menyebabkan asapnya hitam. Mesin diesel kalau mengeluarkan asap yang pasti pemakaian bbm boros, dan tenaga berkurang .

  27.  

    Maaf OOT , “Lokasi Sorong dipilih karena memiliki geopolitik yang tepat dan strategis. Tujuan lain, untuk mempertegas kedaulatan Indonesia di kawasan, terutama wilayah timur yang dirasa masih berlubang pengamanannya” itu rasanya lebih tepat ketika pusat pemerintahan dipindahkan kesana dari Jakarta .
    Maka dengan sendirinya perkuatan militer di Papua berkali-kali lipat dengan alasan pertahanan ibukota akan membungkam keberatan tetangga sekitar.

  28.  

    Apa ini realisasi utk terbentuknya Kogabwilhan, Semoga juga segera diikuti oleh pembentukan skuadron baru oleh TNI AU dan pembentukan batalyon baru TNI AD di daerah timur jadi negara2 lain tidak bisa seenaknya sendiri berbuat ulah wilayah timur NKRI

  29.  

    Sbelum pemilihan presiden smoga sdh terealisasi ….media luar mulai menggoreng2 kasus papua.
    Terhitung 3 hari kmarin bbrp media luar propaganda serempak mengeluarkan berita PAPUA.

    •  

      Waktu pemilu 5 tahun yg lalu juga begitu bung S&Y. Alhamdulillah UU Intelijen sudah direalisasikan tinggal kita lihat aja kedepannya gimana? Makanya sudah ada kajian bahwa hingga pilpres ini eskalasi di Papua akan meningkat. dan TNI sudah ada tahapan penanggulangannya, coba lihat berita2 tentang inovasi TNI AD itu salah satu pembantunya. Dan mudah2an TNI kita tidak terpancing yg berakibat fatal. Ada yg mengomporin kita biar panas dan meminta PBB agar masuk menangani konflik. 😀

  30.  

    Maaf, saya ingin bertanya. Saya bukan ahli geo-politik ato geo-militer, tetapi yang sayang ketahui bahwa isu utama keamanan indonesia dan regional saat ini justru banyak berada bagian utara dan barat yah? Di bagian utara adalah isu territorial Laut China Selatanm sedangkan di bagian barat adalah manusia kapal (ilegal refugee, di sumatra dan laut jawa selatan) dan pembajakan (selat malaka). Ini saja masih banyak yang bolong, kenapa tidak menambal itu dulu yah? mohon pencerahannya.

    Saya dapat mengerti pemahaman bahwa memang seluruh daerah Indonesia perlu dijaga dan saya setuju itu, tapi kan dengan kemampuan finansial yang terbatas bukankah lebih fokuskan sumber daya pada tantangan keamanan yang di depan mata dahulu? Ataukah ada pertimbangan-pertimbangan lain disini seperti antisipasi separatisme atau antisipasi aggresivitas australia? trims

    •  

      Hehehe, pertanyaan saya sebenarnya cm berasal dari pemikiran klasik “Dengan bertahan di semua tempat, maka kiat tidak akan kuat di satupun tempat.” Maka dari itu saya menayakan pada suhu-suhu warjager di sini semua.trims

      •  

        Kata2 Lenin, cmiw, diatas benar tp dg prasyarat dan tegantung konteksnya. Kalo logika itu mentah2 ditelan repot jg. Jgn terlalu naif, Monggo dibayangin sndiri klo seluruh kekuatan tni ditempatkan di jakarta.

      •  

        Saya kira tidak seperti itu, pembentukan armada ketiga di Sorong, salah satu tujuannya adalah untuk “Quick Response”, contoh kejadian dibakarnya kapal nelayan di papua kmrn, respon kita kurang cepat.
        Diharapkan setelah dibentuknya armada ini kita dapat mengcover wilayah kita dg lebih baik.
        IMHO

        •  

          Jangan lupa peta ancaman… IMO :mrgreen:

        •  

          kalo sudah ada 1 div mrnr kira2 menurut penerawangan saya mereka dan org2 di belakan mereka akan mundur perlahan dan mengganti strategi baru,,

          mungkin mereka akan mengarakan msyarakat berdemonstrasi damai tetapi secara besar2an,, seperti di mesir.. mungkin dengan tujuan memncing agar pihak TNI agar berbuat arogan untuk menghadapi demoinstran..

          kayanya sebelum mereka ganti strategi kita harus bertndak mengantsipsi hal2 tersebut..

          mri kita rekrut saudara2 kita yang di ppua untuk ikut menjadi anggoa TNI ..kalo perlu jumlahnya diperbanyak bung kalo yg tadinya pertahun hanya 30 orang naikan menjadi 90 orang ^^

        •  

          kita lawan tangan dengan tangan kpl dengan kpla,, ^^ kalo mereka berdemo besar2an qt suru 60 % polisi / tentara kulit hitam saudara kita untuk mengawal pra demonstran…

          sambil memonitor situasi ya pikir lg rencaana c e f g ^^

    •  

      Setiap wilayah kita harus dijaga, barat, tengah dan timur, harus tidak ada perbedaan. Sampai saat ini wilayah yang masih bolong adalah wilayah timur, bukan karena pertimbangan agresivitas australia atau separatisme. Wilayah timur adalah bagian integral dari NKRI jadi mesti dijaga sama halnya dengan wilayah lainnya. Tidak ada maksud lainnya dan tidak perlu menyebarkan isyu baru, dan ini juga sesuai dengan roadmap pertahanan kita untuk membentuk kogabwil. Wilayah timur sangat ketinggalan dibandingkan wilayah lainnya di indonesia baik matra darat, laut, dan udara. Dengan penguatan wilayah ini semoga aktivitas ekonomi dan pembangunan terjaga disana dan investor juga tidak perlu takut akan instabilitas keamanan investasi disana.

      •  

        Waduh gak bermaksud menimbulkan isyu baru kok bung ihsan, sorry kalo kesan begitu. thanks uda di poinkan.hehehe. Saya mencoba mencari jawaban secara filosif saja sih, agak kurang tertarik juga dengan intrik2 sebenernya :D. trims

  31.  

    Kemungkinan kri usmanharun akan ditugaskan disorong bersama 10 ribu pasukan marinir coz klo di armabar singa pura-pura sllu alergi.semoga armatim diisi dgn alutsista modern radar anti pesawat siluman,rudal s-300,yakhont pertahanan pantai.

  32.  

    Armada Kawasan Timur di Sorong, Provinsi Papua Barat soyogyanya segera dibentuk menanggapi gerakan ancaman yang berpotensi datang untuk memecah belah keutuhan wilayah Indonesia, khususnya Papua. Wilayah ini sangat rawan karena selain wilayahnya yang begitu luas untuk dapat dikover sepenuhnya oleh radar, jumlah alutsista yang menjadi back up wilayah tersebut juga harus ditingkatkan. Kekayaan sumber daya alam yang begitu melimpah di Papua (bahkan lebih dari yang Anda bayangkan) membuatnya menjadi incaran dan primadona dari negara-negara lain yang sangat begitu menginginkan jatuh ke kantong mereka. Seperti peribahasa ada gula ada semut. Jika, Anda ingin tahu pulau mana yang paling kaya dengan sumber daya alam di Indonesia, maka Anda boleh percaya Papua adalah jawabannya. Papua adalah bagian dari Indonesia karena warga Papua adalah warga negara Indonesia dan saudara seperjuangan layaknya sebuah keluarga besar di bawah dwi-warna panji Merah-Putih dalam naungan ideologi yang bersumber dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke, yaitu Pancasila.

  33.  

    Gelagat2 nya masa berlaku KTP lama Sang Marshal dah mau abis, jd msti cpt dibuatkan rumah baru utk KTP yg baru..bkn begitu Om@Nara.?
    Ditunggu cerita hoax nya nie..

  34.  

    @Bung Jalo: Adakah info rencana pengadaan/akuisisi Destroyer trkait pemekaran itu bung????

  35.  

    Ekspektasi besar kita terhadap karya North Sea Boat’s 63m FMPV Trimaran /kri klewang baru bilaberhasil dan tak ada halangan akhir tahun ini maka order yang ada 4 sebelumnya terselamatkan..semoga Indonesia TBA 626 Trimaran FAC Ord 2014? Indonesia TBA 627 Trimaran FAC Status unclear
    Indonesia TBA 628 Trimaran FAC Status unclear
    Indonesia TBA 628 Trimaran FAC Status unclear
    dalam MEF 2 tentunya dua sampai tiga lusin Kcr-63 ini terbangun
    http://www.navyrecognition.com/index.php/news/naval-exhibitions/dsa-2014/1755-north-sea-boats-pt-lundin-and-saab-working-on-an-improved-63m-fmpv-trimaran.html

  36.  

    Saya tidak setuju penambahan 1 divisi marinir di Papua!. Seharusnya 2 divisi: 1 di Sorong, satu lagi di Merauke. Baru saja iseng2 liat google map. Ada apa kok Pulau Irian yang masuk wilayah Indonesia di beri nama oleh google New Guinea. Apa saya yang salah liat atau google salah ketik atau ada unsur kesengajaan dalam hal ini?

  37.  

    wah… clue lg ni bung…. yg dr papa bear pa mamarika???

  38.  

    buat bung @De_Ka… mohon bung @Nara n bung2 yg lain dikasih pncerahan..biar sy bs tidur nyenyak..

  39.  

    Agar cepat terbentu KOGABWILHAN pemerintah/DPR hrs membuat agar Blok Mahakam hrs dikuasai oleh PT Pertamina, karena tahun 2017 kontaktor Prancis habis masa kontrak di Mahakam dan kalau sdh dikuasai pertamina selanjutnya konsolidasi perusahaan pertamina utk strategi kedepan. Pemerintah/DPR hrs memulai utk mengadakan revolusi penguasaan bahan bakar agar dimiliki oleh pertamina di NKRI dg dikawal UU, perpanjangan kotrak bahan bakar dg luar negeri hrs diakhiri dikawal dg UU dan dg pengawalan ke 2(dua) UU tsb akan menjadikan Indonesia sebuah ” THE NEW STATE INDONESIA MODERNT ” serta dpt melaksanakan UUD 1945 mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia dan memberikan rasa aman kpd seluruh rakyat Indonesia (karena sdh menguasai bahan bakar spt Tionghoa menggunakan jalur sutra di timur tengah utk mendptkan bahan bakar utk menunjang pertumbuhan ekonominya dan Tiongkok berhasil mendekati kekuatan militer AS). Kalau sdh bahan bakar di kuasai Indonesia diwilayah NKRI mau beli F-35, PAK FA-50, S-400, kapal Induk dan Kogabwilhan akan dg mudah. Salam…….

 Leave a Reply