Nov 012017
 

F-16 TNI AU Latihan Elang AUSINDO 17, Darwin, Australia, 20/10/2017. (photo: Sid Mitchell / Aviationspottersonline.com)

Biak. Jakartagreater.com – Pemerintah Kabupaten Sorong, Papua Barat menyiapkan lahan sekitar 2.500 hektare untuk pembangunan markas Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU di Sorong.

“Berbagai prasarana pendukung termasuk gedung perkantoran Lanud Sorong sedang dipersiapkan untuk menunjang pembentukan pangkalan udara Sorong,” kata Komandan Pangkalan Udara Manuhua Biak Kolonel Pnb Fajar Adriyanto di Biak, Rabu, 1/11/2017.

Kolonel Pnb Fajar mengatakan dengan dukungan lahan disiapkan Pemkab Sorong diharapkan untuk mempercepat penyiapan sarana prasrana infsrasruktur pembangunan mako Lanud Sorong.

Sebelum realiasi Lanud Sorong diwujudkan, kata Kolonel Fajar, maka pihak Lanud Manuhua Biak telah membentuk Pos TNI Angkatan Udara sebagai embrio pendirian pangkalan udara di Sorong.

Dia mengatakan pembentukan lanud baru di wilayah operasi Lanud Manuhua Biak yang meliputi Provinsi Papua dan Papua Barat sedang dalam persiapan untuk ditargetkan beroperasi pada tahun 2018.

“Kehadiran Lanud Sorong akan menambah kekuatan TNI Angkatan Udara dalam mengawal pertahanan kedaulatan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia khususnya di Kabupaten/Kota Sorong Provinsi Papua Barat,” katanya.

Selain Lanud Sorong, katanya, Lanud Manuhua Biak juga sedang mengupayakan pembentukan Lanud di Manokwari, ibukota provinsi Papua Barat serta Lanud Kabupaten Sorong Selatan.

“Sejalan dengan peningkatan pelayanan penerbangan udara di wilayah Provinsi Papua Barat juga membutuhkan kehadiran pangkalan udara TNI Angkatan Udara,” ujar Kolonel Pnb Fajar Adriyanto. (Antara).

Berbagi

  10 Responses to “Pembentukan Pangkalan Udara Sorong, Papua Barat”

  1.  

    Perlahan tapi pasti,penyebaran kekuatan pertahanan merata di seluruh wilayah NKRI.Semoga segera dan secepatnya.Aminn

  2.  

    2500 ha = 2500 x 10.000 m2 = 25.000.000 m2

    Jika panjang landasan 3000 meter maka harus ada daerah penyangga landasan sepanjang 2000 meter lagi.

    3000 + 2000 = 5000

    Jadi panjang seluruhnya 5000 meter ( 5 km ).

    25.000.000 / 5.000 = 5.000

    Jadi lebarnya juga 5000 meter (5 km).

    Jika dibuat 2 landasan x lebar 100 meter = 200 meter

    Antara landasan ada ruang antara 50 meter

    200 + 50 = 250

    Lalu ada ruang antara taxi way dengan landasan 50 meter

    250 + 50 = 300 meter

    Lalu lebar taxi way 50 meter

    300 + 50 = 350

    Trus ada apron untuk parkir pesawat selebar 100 meter

    350 + 100 = 450

    Trus ada bangunan-bangunan kantor dan hangar serta gudang sepanjang 5 km dengan lebar 150 meter

    450 + 150 = 600

    5000 – 600 = 4400

    Masih ada daerah selebar 4400 meter sepanjang 5 km

    Jika dipotong 400 meter lagi lebarnya untuk parkir, jalan raya dan jalan pemukiman sehingga lebarnya tinggal 4400 – 400 = 4000 meter = 4 km.

    Dengan daerah yang tertinggal selebar 4 km dan sepanjang 5 km, pasti banyak juga prajurit dan keluarganya yang tinggal di situ. Lumayan juga luas tanahnya untuk tempat berkebun dan bertani serta beternak untuk para prajurit dan keluarganya. Satu keluarga prajurit bisa dapat tanah seluas 5000 m2 (setengah hektar).

 Leave a Reply