Sep 282016
 

Batalyon Infanteri Lintas Udara 431/Satria Setia Perkasa Kostrad akan menempuh latihan pembentukan Raider di daerah latihan Sidodadi, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Batalyon Infanteri ini berada dibawah komando Brigif Linud 3/Tri Budi Mahasakti Kostrad.

Latihan pembentukan Raider Yonif 431 Kostrad akan dilaksanakan selama sekitar tiga bulan dengan titik berat pada taktik dan teknik khusus/Raid, mobil udara, dan teknik tempur jarak dekat.

Pelatihan Raider Yonif 431 dimaksudkan agar seluruh satuan jajaran Kostrad memiliki standar kemampuan yang sama dan seimbang, sebagai satuan pemukul strategis, yang mampu beroperasi pada berbagai situasi. Dengan kualifikasi Raider, Yonif 431 Kostrad akan memiliki kemampuan handal yang mampu bergerak di segala bentuk medan dan cuaca dengan mengutamakan unsur pendadakan pada setiap pelaksanaan operasi khusus Raider.

Raider merupakan kualifikasi prajurit TNI yang dilatih untuk menguasai tiga kemampuan sebagai pasukan anti teror untuk pertempuran jarak dekat, kemampuan sebagai pasukan lawan gerilya dengan mobilitas tinggi serta kemampuan untuk melakukan pertempuran-pertempuran berlanjut (panjang).

Secara umum, Batalyon Raider tidak berbeda dengan prajurit Batalyon Infanteri biasa. Namun dilihat dari kemampuan individu, prajurit Raider lebih baik dari prajurit Infanteri pada umumnya, bahkan hingga tiga kali lipat.

Pembentukan satuan-satuan Raider baru merupakan salah satu implementasi kebijakan TNI Angkatan Darat dalam rangka meningkatkan kemampuan prajurit dan kualitas tempur satuan jajaran TNI Angkatan Darat. Penyelenggaraan latihan pembentukan Raider di jajaran Kostrad merupakan salah satu bentuk profesionalisme satuan dalam mendidik, melatih serta membentuk militansi prajurit dan satuannya.

Sumber: Penkostrad

Berbagi

  11 Responses to “Pembentukan Raider Yonif 431 Kostrad”

  1.  

    Bertaubatlah wahai jemaah pertamaxiyah

  2.  

    2nd hand kah?
    Atau tangan ke 3?
    Kalau tangan ke 4 saya jual saja ahhh…

  3.  

    Gerilya akan usang jika tidak dilengkapi pakaian khusus. Pendeteksi suhu tubuh sering dipakai di helicopter canggih bisa menghabiskan 1 peleton pasukan dari ketinggian. Beroperasi pada malam hari, cuaca apapun.

  4.  

    Teknologi detektor di hutan baik suara, gambar, getaran mempersempit dan mempersulit gerilya.
    TNI harus berpikir kedepan dan sekarang.

  5.  

    Selamat berlatih..siap dg segala kemungkinan terburuk..

  6.  

    Cara cerdik nambah jumlah pasukan khusus dibentuklah pasukan Raider yg banyak..dengan kemampuan sedikit dibawah Kopasus tapi dibikin Raider yg banyak..soalnya kalau Kopassus yg dibanyakin negara2 asing pada teriak..

  7.  

    Ok…lah..latih terus..krn alat canggih tdk menjamin ..contoh.y timteng yg ga..ada hutan..toh tdk selesai2..

  8.  

    hahaha,saya suka komen anda bung aweawe..

  9.  

    tes

  10.  

    Pasukan lawan gerilya, sangat berguna untuk menghabisi OPM, …………. Laksanakan !!!

  11.  

    Panen pembentukan pasukan khusus hehe

 Leave a Reply