Feb 222017
 

Desain KFX/IFX (istimewa)


Jakarta- Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima kunjungan kehormatan Dubes Republik Korea untuk Indonesia Taiyong CHO, di Mabesau Cilangkap, Jakarta, 22/2/2017.

Kunjungan ini sebagai silaturahmi dan ucapan selamat atas dilantiknya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai KSAU.

Dalam kunjungan ini, KSAU didampingi Asrena Kasau Marsekal Pertama (Marsma) TNI Fahru Zaini, Aspam Kasau Marsma TNI Kisenda Wiranata, Kadispenau Marsma TNI Jemi Trisonjaya dan Paban IV / Hublu Spamau, Kolonel Pnb Andi Kustoro. Sementara Dubes Republik Korea didampingi Athan Col. Park Pil Seung dan Konsulat Jeoung Giyoung.

Kepada Dubes Toiyong CHO, KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, mengatakan, kunjungan ini merupakan kesempatan strategis bagi kedua negara untuk meningkatkan hubungan dan kerjasama, khususnya di bidang pertahanan. Ia menilai, Korea Selatan merupakan mitra penting bagi Indonesia dalam kerja sama pertahanan, dimana banyak kerja sama antara kedua angkatan udara yang telah berjalan dengan baik.

Pelatihan awak pesawat KT-1 Wong Bee dan pesawat T-50i Golden Eagle merupakan kerja sama yang memberi manfaat positif bagi Indonesia dan Republik Korea. Demikian juga pembelian dan penggunaan pesawat produk Indonesia (PT DI) CN-235 sebagai pesawat transport militer Korea Selatan.

“Kedua negara punya visi yang sama dalam berkontribusi memajukan angkatan udara kedua negara, seperti kerja sama pelatihan awak pesawat KT-1 Wong Bee dan T-50i Golden Eagle, CN-235 serta pertukaran perwira siswa setingkat Seskoau,” ujar KSAU.

Sementara Dubes Korea Selatan Toiyong CHO, menyatakan Indonesia merupakan mitra penting, dimana banyak kerja sama dan hubungan bilateral yang sudah berjalan dengan baik, khususnya di bidang pertahanan, seperti program pembuatan pesawat tempur masa depan KFX/IFX yang sedang berlangsung.

Antara

  20 Responses to “Pembuatan Pesawat Tempur Masa Depan KFX/IFX Sedang Berlangsung”

  1.  

    pertamina
    jadi ini desain finalnya?

  2.  

    Masih kurang jelas, ini maksudnya sdh pembuatan prototype atau msh pengembangan???

  3.  

    xixixixi…
    sebenarnya tema artikel tentang kunjungan dubes korea ke KSAU…

  4.  

    Minimal bisa sekelas super hornet lahh..
    Kalo masalah upgrade adl masalah waktu saja, korea negara yg suka mandiri dalam teknologi..

    Sekali bisa buat beribu ribu kali mampu beinovasi…

    Daripada Manuk Londo (malon) lebih baik sesama asia…

    Jika korsel dinuklir sama korut sampe dedel duel, indonesia siap nampung…warga korsel yg mengungsi..xixizizi…

  5.  

    Siap nampung gadis korea yg mulus2

  6.  

    Sejarah sedang dibuat. makanya baik2 sama mamarika ya anak2

  7.  

    Sudah kuduga program ini sedang berlangsung, kapan hari siapa ya yg blg program ini blm dilaksanakan??..hmmmmm

  8.  

    Sedang berlangsung, tapi entah kapan selesai nya.

  9.  

    Maksudnya lg sedang berlangsung pembuatan prototype IFX

  10.  

    disono sdg berlangsung. disini drpd nganggur bikin persiapan lengkap fasilitas produksinya khusus pespur dan bikin di jatim ya, jangan di bandung, biar dekat sama perusahaan avionik infoglobal dan kampus ITS. budaya kerja orang barat dan timur kan rada sdikit beda. bandung fokus komersil saja.

  11.  

    Klo melihat poling diatas dan lambatnya akuisisi pesawat tempur, rasanya pilihan Fighter/Bomber bukanlah hal yang rasional 😀 Namun pilihan sebagai infanteri lebih masuk akal, karena untuk senpi dan amunisi pindad sudah memproduksinya sendiri dan tentu saja, kualitasnya diakui dunia 😀