Jan 282018
 

Kolonel Pnb Danang Setyabudi, Paban II Latditdiklat Kodiklatau menjadi inspektur upacara pada pembukaan pendidikan Susjurlata Paskhas Angkatan ke-45 yang dilaksanakan pada Jumat 26/1/ 2018 di Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung.

Bandung, Jakartagreater.com – Kolonel Pnb Danang Setyabudi selaku Paban II Latditdiklat Kodiklatau mewakili Dirdiklatau Marsma TNI Andyawan bertindak selaku inspektur upacara pada pembukaan pendidikan Susjurlata (Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama) Paskhas Angkatan ke-45 yang dilaksanakan pada Jumat 26 Januari 2018 di lapangan apel staf II Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung, Jawa Barat.

Upacara diikuti oleh seluruh personel Lanud Sulaiman baik Perwira, Bintara, Tamtama maupun Pegawai Negeri Sipil dan dihadiri para komandan satuan jajaran Lanud Sulaiman.

Komandan Kodiklatau Marsda TNI Chairil Anwar dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Irup menyatakan bahwa Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama (Susjurlata) merupakan salah satu pendidikan pengembangan spesialisasi yang bertujuan menyiapkan tamtama TNI AU yang berjiwa juang agar mempunyai tingkat keterampilan atau kemahiran tertentu dalam bidang pekerjaan atau kejuruan tertentu.

“Karena itu, lembaga pendidikan merupakan wahana untuk menambah ilmu, mengembangkan wawasan, dan sebagai proses untuk lebih mendewasakan diri dalam menerima segala tugas yang dibebankan kepada para prajurit siswa”, ujar Irup Kolonel Pnb Danang Setyabudi .

Disampaikan pula bahwa pembinaan prajurit Paskhas harus diarahkan pada pencapaian kualifikasi yang sesuai dengan tugas yang dihadapi, sehingga menghasilkan postur prajurit yang mencerminkan sikap disiplin, memiliki semangat juang yang tinggi, dan menguasai penggunaan peralatan yang dimiliki secara profesional.

Pendidikan Susjurlata (Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama) Paskhas yang berlangsung selama 3 bulan tersebut diikuti 75 orang siswa Tamtama Paskhas untuk menempuh 524 jam pelajaran di Skadron Pendidikan 204 Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung. (tni-au.mil.id)

Berbagi

  6 Responses to “Pembukaan Susjurlata Paskhas A-45 Skadik 204 Lanud Sulaiman”

  1.  

    Paskhas /tni au jika tak terbeli s 400 hrs punya min hq 9

    •  

      Kan dah kontrak NASAMS. Emangnya apa sih hebatnya HQ-9?? Gak delay lagi tuh rudal ?? Apa bakal nyerang teman sendiri kayak Giant Bow???

      •  

        Baguslah teknologi s 300 dan patriot disatukan ,negara pecahan rusia,iraq,myanmar,bangladesh,dll dah pade punye ,yg namanye alat2 perang/elektronik ada aja buktinya f 16 dikita yg teknologi amrik jatuh,ada yg macet,mogok yg 2 t f 35 siluman dll ,hq daya tembak 30 km ,nasamas berapa km?

        •  

          Ini orang ditanya malah tanya balik. Mana dan teknologi S-300 digabung sama Patriot. Emangnya teknologi apa aja yg digabung??? Coba jelaskan.

          Jangkauan rudal AMRAAM C (Indonesia membeli AMRAAM C-7) bila digunakan pada platform NASAMS maka jangkauannya sekitar 32 km. Yah unggul 2 km dari HQ-9. Tapi, bedanya NASAMS Ama HQ-9 adalah rudalnya bisa dipasang di pesawat kita juga khususnya pada F-16.

  2.  

    Sy sih berharapnya ga muluk2 dulu ajalah kalau bisa meriam PSU kita seperti L-70 dan S-60 yg kabarnya banyak jumlahnya, bisa di upgrade soalnya pesawat2 sekarang speednya udah ga bisa dibandingin dng jaman 60 an xixixi…

    http://www.defenseworld.net/news/14545/Upgraded_Swedish_Origin_L70_Anti_aircraft_Guns_Handed_Over_To_Indian_Army#.WnB8LtqyQup

    Mantap juga si indihe, walaupun PSU lama tapi setidaknya sudah di lengkapi radar dan Fire control system jadi PSU lawas mereka jauh beda dng PSU sejenis yg manual… Kasian juga kan prajuritnya kalau masih manual xixixi…

 Leave a Reply