Jun 212016
 

Akibat makin memanasnya perdebatan Laut China Selatan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan berencana membentuk tim pakar untuk mencari cara menyelesaikan persoalan itu. Dia menegaskan, pemerintah ingin tetap menjaga hubungan baik dengan China tanpa merusak kedaulatan negara.

“Tadi sudah lapor ke Presiden, lalu Presiden setuju. Kami akan membuat tim pakar, kami berbicara hukum internasional, bagaimana enaknya hubungan dengan China ini tetap baik, tapi kedaulatan kita tidak terganggu,” kata Luhut di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (20/6).

MenKo PolHukam Luhut Binsar Pandjaitan ikut geram menanggapi protes China atas insiden penembakan kapal mereka.

MenKo PolHukam Luhut Binsar Pandjaitan ikut geram menanggapi protes China atas insiden penembakan kapal mereka.

Kesalahan yang dimaksud Luhut, adalah saat Indonesia kehilangan klaim atas pulau Sipadan dan Ligitan, pada 2002 silam. Kedua pulau tersebut sempat disengketakan oleh pemerintah Indonesia dan Malaysia. Hasilnya, Mahkamah Internasional (International Court of Justice) di Den Haag, Belanda, memutuskan Malaysia sebagai pihak yang berhak atas kedaulatan Sipadan Ligitan.

Luhut menambahkan, Indonesia harus belajar dari kasus Sipadan-Ligitan, agar kasus itu tidak terulang pada persoalan ZEE Indonesia yang saat ini diklaim masuk dalam wilayah perairan tradisional China.

Oleh karena itu, papar Luhut, pihaknya berencana membentuk Pakar hukum laut internasional yang pernah menjadi wakil Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan Ketua tim dipimpin Hasyim Djalal. Kementerian Luar Negeri nantinya yang akan mengatur secara teknis mengenai pola kerja yang dilakukan tim itu.

Luhut meminta tim pimpinan Hasyim Djalal itu dapat menjelaskan kedudukan wilayah dan kedaulatan Indonesia. “Setelah digambarkan Profesor Hasyim Djalal, ada pembenaran-pembenaran yang memperkuat posisi Indonesia,” kata Luhut.

Dengan keberadaan tim pakar itu, Luhut berharap hubungan Indonesia dengan China tidak terganggu karena persoalan konflik di Laut China Selatan. “Yang penting kita damai-damai saja,” ujarnya.

Atas insiden penembakan kapal nelayan berbendera China oleh kapal Perang TNI AL, hubungan Indonesia dengan China memanas.

Atas insiden penembakan kapal nelayan berbendera China oleh kapal Perang TNI AL, hubungan Indonesia dengan China memanas.

Hubungan Indonesia dengan China kembali bersitegang. Senin (20/6), China melayangkan protes kepada pemerintah Indonesia. Penyebabnya, kapal nelayan China ditembak Kapal Perang TNI Angkatan Laut (KRI) Imam Bonjol-383 di perairan Natuna, Jumat pekan lalu. Kapal asing berbendera China itu diduga sedang mencuri ikan di laut Indonesia.

Pemerintah China menyatakan tembakan itu melukai seorang nelayan mereka yang berada di kapal. Atas insiden itu, China pun mendesak agar pemerintah Indonesia tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh hubungan kedua negara.

Namun Luhut membantah ada nelayan asal China yang tertembak oleh operasi yang dijalankan TNI AL. “Tidak betul itu,” katanya. Dia menegaskan tidak ada satu pun korban dalam peristiwa tersebut. Jenderal purnawirawan TNI Angkatan Darat ini membenarkan tindakan tegas yang dilakukan TNI AL atas pencurian ikan oleh kapal asing di perairan Indonesia. “Ya enggak apa-apa kalau sudah masuk tempat kita,” katanya.

SIkap Kapal Perang TNI AL mendapat pujian dari Menteri Susi melalui twitternya.

SIkap Kapal Perang TNI AL mendapat pujian dari Menteri Susi melalui twitternya.

Sikap yang sama ditunjukkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Ketika China memprotes Indonesia, Susi justru memuji tindakan tegas TNI AL yang menembak kapal China. Dalam akun Twitternya, Susi menulis slogan TNI AL, yakni Jalesveva Jayamahe. Slogan itu memiliki arti: di lautan kita jaya. “TNI AL sudah betul menjaga kedaulatan laut Indonesia beserta isinya. Penembakan itu pasti sudah sesuai prosedur,” kata Susi.

Sebelumnya, Susi menyatakan bakal menindak tegas pihak asing yang melanggar kedaulatan perairan Indonesia, termasuk Laut Natuna beserta isinya yang merupakan milik Indonesia. “Laut Natuna bukan milik kapal-kapal Thailand, Tiongkok, Vietnam, tapi milik kapal-kapal Indonesia,” kata Susi. (marksman/ sumber : cnnindonesia.com dan tempo.co)

  29 Responses to “Pemerintah RI Bentuk Tim Pakar Atasi Ketegangan Dengan China”

  1.  

    pakar ngomporin ada sih.

    •  

      Pakar pakar hanya memperkeruh,..
      Knpa indonesia takut yaa..isu bergulir
      Kayaknya kita mengemis minta maaf.
      Didalam negri indonesia sok banget melawan china..

      Yaaa indonesia punya hukum non blok.
      Agar kita tidak banyak musuh harus bersahabat dengan tetangga meski resek,..ciptakan situasi kondusif solusi utama.

      Tapi china tidak trima nama baik dimata internasional dilecehkan seolah china gemar mencuri ikan Diperairan tetangga.

      Yaa musti harus ada pakar pakar agar tidak terulang..bikin kegaduhan di LCS.
      Bukannya meredam malah memperkeruh.

    •  

      seperti kunyuk pakar kompor

  2.  

    good job TNI

  3.  

    Indonesia pasti bisa..!

  4.  

    maksudnya adalah kita mengumpulkan data data yang mempertegas bahwa klaim China tidak berdasar dan merupakan tindakan melanggar hukum internasional, jadi kalau ada kejadian lagi kita sudah punya senjata buat membungkam protes China..
    ini adalah cara pemerintah agar Indonesia tidak masuk dalam “BIG GAME” yang dibuat China dan Amerika di LCS, yang ujung ujungnya adalah jualan senjata dan rebutan minyak..

  5.  

    Kok lembek gt pak Luhut, ngapain pakai pakar2 sgala, pemerintah kebanyakan baik terus sama cina, di protes sma cina kok gak ada gebrakan sama sekali, malah bentuk tim pakar,harga diri bangsa Indonesia dimana sekarang !!! Klo kita benar gk usah takut sma cina pak Binsar , sudah jelas2 nyata perairan Natuna milik indonesia. NKRI harga mati, masuk perairan RI pantas mati,

  6.  

    sepertinya percuma membuat team pencari fakta sebab setiap lembaga dari indonesia menindak nelayan china pemerintahannya selalu protes. beberapa negara yang bersengketa pun sudah pakai jalur hukum internasional tapi china tetap pada pendirianya menguasai lcs. memang indonesia non block iya kalau sudah sering kecele harusnya putus di plomatik saja. zaman pak beye indonesia berani bersikap dengan australia. kenapa dengan china begitu bias apa karena banyak lahan basahnya.

  7.  

    cina jual……indonesia beli…….
    Jangan ada sipadan dan ligitan baru lagi……
    Kadaulatan NKRI harga Mati…..
    Garudaku….??!!! Teruslah Patuk si Naga tak tau diri.
    Sekalipun negara kita kecil …….sejarah sudah pasti.
    Bapak Moyang kita berjuang dengan Senpi dan bambu yg di runcing…

    Sejarah kita sudah terbukti…
    Prabu Kertanegara berani melawan tiongkok
    dari dulu kita tidak takut….
    Sekarang pun tidak takut
    dan sampai kapanpun indonesia takan pernah takut……
    Hidup NKRI…… Hidup Pak Jokowi…..Kedaulatan NKRI Harga Mati…..

  8.  

    ini juga mungkin karena posisi RI yg netral thd LCS. jadinya tiongkok malah nglunjak. sudah 3 kali lho kejadian. skali bisa disebut gag sengaja, 2 kali khlilaf, kali ke 3 memang sudah niat dan sengaja. so, mending skrg skalian aja RI menolak klaim cina atas LCS, terlebih atas perairan natuna. ditimbang2 mo cari kawan ato hadapi cina sendiri. mo dibikin ribut ayo, ribet jg ayo.

  9.  

    Cina asuu

  10.  

    Sipadan dan ligitan akan kita rebut kembali.

    JALESVEVA JAYAMAHE.

  11.  

    ogah

  12.  

    Udah saaty para memuda2 Indonesia bersatu melawan cina… kami bangsa yg kuat tak gentar hadapi musuh seberat apapun kami lawan… gayang cina…..

  13.  

    Kalo ada orang seperti Hitler Di Indonesia. Mungkin para Cina2 ini Sudah diracun kayak orang2 Yahudi dulu.

  14.  

    nyam nyam lawan cina gila

  15.  

    Comment:negoisasi adalah diplomasi .Perang adalah diplomasi cara lain.Bertahan yang baik adalah kemampuan menyerang.sudah jelas milik indonesia koq bikin pakar..seolah ada keraguan natuna milik indonesia.pripun toh pak luhut kie.

  16.  

    Comment:ah statemenya pak luhut kurang tegas,terkesan lemes dan terkesan takut dgn cina,wes ah males meleh wong iki dadi apa2 di NKRI lbh bagus bu susi,jauh lbh tegas jauh lebih berani,,ah msak laki2 kalah sama wnita pak????hahahahahahahahaha…..yg wanita tegas,,,pantang mundur,,,semangat baja,,,,lha kok yg disebut laki2 malah terkesan LOYO,,TAKUT..wah wah wah dunia emg sdh kbalik.

  17.  

    Bu susi harusnya jadi menhan..berani

  18.  

    kalau bu Susi jadi pimpinan, alutsista gahar langsung ACC walaupun duitnya ngutang karena bu Susi akan berkata :

    “maaf bapak-bapak, tidak ada harga untuk KEDAULATAN

    China tidak mengerti bahasa DIPLOMASI, mereka hanya menghargai bahasa KEKUATAN – DEWI FORTUNA ANWAR

    bicara kekuatan itu artinya Full FRIGATE 125 m dan DESTROYER 150 m

    pertanyaannya pesannya kapan (tahun berapa) ?

    kalau sudah dipesan dikirimnya kapan (tahun berapa) ?

    pada saat dikirim sudah seperti apa kekuatan China ?

  19.  

    china mengambil pelajaran dari kasus Sipadan-Ligitan antara indonesia dan malaysia..,,makanya china tidak mengakui,hukum persidangan Mahkamah Internasional di Den Haag

    china mengambil pelajaran dari indonesia….????.tar di gampar lagi loh..

    ha ha ha

  20.  

    ha..ha……ha… kan sudha saya bilang bahwa o*i itu tegasnya tegas gombal, persis kayak PK sedang meraya calon korban, sayangnya korbanya itu ibu pertiwi, ibu pertiwi dengan sengaja di paksa ngangkang untuk diperkosa oleh asing….

    •  

      Kan itu sudah tegas bung
      amerika saja ngak berani tu tembak kapal cina
      malah menghindar waktu di tabrak

      Baik dlm diplomasi maupun hukum haruss tetap berjalan konteknya tetap kedaulatan
      indonesia cinta damai bung tapi kalau di ganggu ya di tonjok
      yg seharunya kamu kritik itu jimping minta tegas nelayannya di kasih timah panas..kamu komporin tu cina

  21.  

    Ingin damai segera akusisi dalam jumlah cukup
    1. Su 35 su 34
    2. Rudal pertahanan buk m pantsir s 400
    3.ks kilo lada
    4. 3 detro 2 kirov 6 frigat 6 sigma
    5. Heli anti ks
    6.globalhawk
    7.poseidon 8
    itu saja dulu ..haha

    ingin damai harus siap perang

  22.  

    Comment: pak luhut jgn bikin bangsa kita jdi bangsa banci!!mentang2 bangsa cina yg besar qta takut,ayo pak jgan takut.hidup NKRI bravo TNI

  23.  

    Blunder…Over Reaktif…itu artinya sama saja dengan memBESARkan PENGARUH negara Tiongkok dan meng(K)ECILkan wibawa bangsa sendiri,ga perlu lah untuk menghadapi pencuri2 Tiongkok kita sampe2 ngumpulin pakar segala..,sedangkn utk negara lain kita biasa-biasa saja..,kesannya ya itu tadi tersebut di atas (terlihat RI lemah di mata dunia)…,biarin aja sih mau koar2 kayak gimana tu RRT..,diam kita akan LEBIH TERHORMAT.

  24.  

    Jangan suka melemahkan GELORA NASIONALIS rakyat pak…,kami pun gak suka perang..begitupun rakyat Tiongkok..dan rakyat di semua negara di dunia ini…tapi jgn suka membuat image LEMAH pak..dan yg melemahkan pihak pemerintah pula,kalo pun mau rembug saran dari para pakar…ya ga usahlah sampe di publish gitu..cukup di dalem istana saja Jenderal…

  25.  

    Jangan menTUHANkan RRT…seolah-olah bahwa kehidupan negara Republik ini akan HANCUR jika kita tidak berhubungan baik dengan RRT. Masih banyak negara lain di dunia ini yg ingin berhubungan baik dengan RI.