Nov 232017
 

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik berdiskusi dengan himpunan Pengusaha Papua Muda tentang peluang usaha, 17/11/2017 (photo : twitter – UK in Indonesia.

Jayapura, Jakartagreater.com – Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan pihaknya mendukung Provinsi Papua tetap dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kebijakan Pemerintah Inggris sangat jelas, kami mendukung persatuan Indonesia, Papua adalah bagian dari NKRI dan sudah mutlak sehingga tidak ada perdebatan atas hal tersebut,” katanya dalam wawancara khusus kepada Antara di Jayapura, Papua, Selasa, 21/11/2017.

Tetapi kata Moazzam, juga dalam kerangka NKRI, pihaknya merasa orang Papua berhak untuk mendapatkan pelayanan sama seperti Warga Negara Indonesia (WNI) lainnya.

“Seperti pelayanan pendidikan, kesehatan atau kesempatan dalam berekonomi yang disesuaikan dengan aspirasinya,” ujarnya.

Dia menuturkan dalam rangka NKRI, pihaknya berharap aspirasi orang asli Papua harus didengarkan, dihormati dan dipenuhi di mana hal ini merupakan tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah.

“Kami merasa Presiden Joko Widodo sangat sadar dan berkomitmen untuk memajukan masa depan Papua, pasalnya Jokowi berkunjung ke Bumi Cenderawasih lebih sering dibandingkan dengan kepala negara sebelumnya,” katanya lagi.

Dia menambahkan langkah-langkah dan kebijakan yang diambil Presiden Jokowi selama ini sudah sangat bijaksana, seperti penyelesaian kasus-kasus HAM yang menjadi isu-isu besar, akses bagi wartawan asing ke Papua, permasalahan tahanan politik hingga mengatur proses dialog antara pemerintah pusat dengan orang Papua untuk mendengarkan aspirasinya.

“Sayangnya implementasi dari kebijakan-kebijakan tersebut masih rendah hingga kini sehingga hal tersebut memperlihatkan kepada semua pihak bahwa ada kepentingan-kepentingan yang menghambat arahan Presiden Jokowi tersebut,” ujar Moazzam Malik. (Antara).

  30 Responses to “Pemerintah Inggris : Papua Mutlak Bagian dari NKRI”

  1. Mungkin akibat Sas pernah dibikin kalah sama kopassus kale? Atau yg lainnya?

  2. Kenyataan bahwa banyak pelanggaran HAM yang dilakukan oleh TNI/Polri ditanah Papua hingga kini. Fakta yg ada bahkan para jurnalis dalam negeri dibuat susah untuk masuk kedalam wilayah Papua untuk memberitakan apa yg ada disana. Jangan sampai Papua menjadi Timor Leste yang kedua !!!

    • semakin kuzut dan semakin tak nyaman melihat banyaknya campur tangan aseng di papua. ini namanya strateghy perang asimetris berlanjut seperti ARABSPRING

    • justru kalau media asing terlalu bebas di papua.. mereka akan membuat propaganda di papua. TNI sudah belajar dari lepasnya timor-timur, sblm ada referendum mereka para media asing terutama dari ABC Australia berubah menjadi “sengkuni” dan menyebarkan berita bohong bin palsu. Jadi percuma provokasimu disini..

    • Sebelum timor timur lepas dari Indonesia, aku sdh masuk ke sono sedikit banyak sdh paham karakter mereka, disana perbedaan jarak perekonomian sangat jelas, yg terpelajar dan tidak.

      Hal ini jadi mudah bagi para provokator utk mendoktrin rakyat kecil.

  3. jngan terlalu percaya dengan Anglo-saxon.. dubes keturunan pakistan itu hanya sebagai jongos penghuni buckingham.. Sudah banyak kali kita bangsa Indonesia dikadali mereka.. dari battle of surabaya, dwikora di kalimantan, pesawat hawk yg ditelantarkan di Thailand, Tank scorpion yg tidak boleh dipakai saat DOM Aceh, Lepasnya timor-timor, lepasnya sipadan-Ligitan, provokasi di Ambalat yg dilakukan oleh kacungnya, mengizinkan pendirian kantor OPM diwilayahnya.. jadi tetap hati2 dengan mereka.. 50% siaga 50% tebar senyum.

  4. test…..1…2….3

  5. koomen error yee
    gak bisa

  6. Kalo Konflik Dg Pihak Barat Maka Darurat PAKFA Jk Konflik Dg Pihak China Maka Darurat F-35, Jk Konflik Dg Kedua Belah Pihak Maka Indonesia Darurat IFX Dg Begitu Indonesia Tdk Bisa Di Dikte Oleh Negara Manapun

  7. Orang ni srigala domba
    -gak percaya inggirs rong2 NKRI cek guardian . disana berita nkri pasti dibuat miring terutama HAM (kadang udah foto dan berita gak sama * yg penting isu) dan berita penyandraan oleh KKB sama sekali gak ditulis

    • Hahaha… Kok Saya Jadi Inget Slh Satu Anggota Kelompok Separatis Dari Papua Yg Bilang Bahwa Mereka Tlh “Di Serang Dgn Rudal Roket Balistik Dari Jarak 3 KM” . 😆

      • Barat selalu bias, seperti rahwana dasamuka! Klu media asing terlalu diberi keleluasan bs2 berita miring NKRI dibuat2! Klu tdk licik gak mgkn Inggris bs menjajah dunia sampe bahasanya menjadi bahasa pergaulan dunia karena begitu banyak jajahannya!

    • tidak heran bung.. sejak zaman dahulu mereka sudah didoktrin untuk merendahkan bangsa indonesia.. termasuk kacungnya yg konon selalu menganggap kita serumpun. Tau kan knpa anak tirinya yg ada di selatan indo selalu songong..??

  8. TENTU LAH ITU,TIDAKLAH USAH DI PERNYATAKAN LAGI.

 Leave a Reply