Jan 212018
 

Gedung Putih Amerika Serikat.(commons.wikipedia,org)

Washington, Jakartagreater.com – Pemerintah Amerika Serikat berhenti beroperasi pada Jumat, 19/1/2018 tengah malam waktu setempat setelah para wakil rakyat dari Partai Demokrat dan Republik gagal menyepakati anggaran belanja tahun fiskal 2018.  Mereka masih bersengketa soal anggaran imigrasi dan keamanan daerah perbatasan.

Pada rapat tengah malam, Senat menolak usulan untuk memperpanjang masa fiskal 2017 sampai 16 Februari 2018 agar parlemen punya waktu lebih banyak merundingkan masalah imigrasi dan perbatasan. Usulan itu hanya memperoleh dukungan 50 senator dari 60 yang dibutuhkan.

Sebagian besar Senator Demokrat menolak rancangan tersebut sebab tidak melibatkan anggaran perlindungan ratusan ribu imigran yang datang ke Amerika Serikat sebagai anak-anak. Pemerintahan Presiden Donald Trump dari Partai Republik memang sedang mengetatkan kebijakan imigrasi.

Pemimpin faksi Republik Mitch McConnell dan pemimpin faksi Demokrat Chuck Schumer sempat menggelar perundingan darurat namun berakhir dengan kegagalan sehingga semua pembiayaan untuk operasi pemerintahan dihentikan mulai Sabtu 20 Januari 2018ini, atau tepat setahun pengangkatan Donald Trump sebagai presiden.

Sampai tercapainya kesepakatan anggaran belanja, sejumlah badan pemerintahan pusat tidak bisa beroperasi dan ratusan ribu pegawai negeri sipil terpaksa menjalani cuti tanpa gaji. Presiden Donald Trump menyalahkan Demokrat atas kegagalan ini.

“Malam ini mereka menempatkan kepentingan politik di atas keamanan nasional, militer, anak-anak, dan kemampuan negara kita untuk melayani warga Amerika,” demikian pernyataan tertulis Gedung Putih. Para pemimpin Demokrat dan Republik sepakat untuk memulai kembali perundingan pada Sabtu 20 Januari 2018 dan mengaku berkomitmen mencapai kesepakatan secepatnya.

Namun kedua belah pihak diperkirakan bakal sulit berkompromi karena kekalahan politik bisa berdampak besar bagi pemilihan anggota Kongres yang terdiri dari dewan perwakilan (House of Representatives) dan Senat pada pertengahan tahun ini.

Partai Republik kini menguasai dewan perwakilan dan Senat. Mereka berhasil meloloskan usulan sementara pada Kamis 18 Januari 2018. Namun usulan itu harus disetujui oleh Senat dan butuh 10 Senator Demokrat untuk mendukungnya.

Namun hanya 5 orang senator Demokrat yang mendukung usulan sementara itu dan 5 senator dari Partai Republik malah menolaknya. Demokrat ingin memasukkan anggaran perlindungan deportasi bagi 700.000 imigran ilegal yang datang ke Amerika Serikat saat masih anak-anak. Namun Partai Republik menolaknya.

Presiden Donald Trump, yang selama masa kampanye lalu menjanjikan kebijakan ketat soal imigrasi, pada pekan lalu menolak usulan bipartisan yang sempat disepakati. Dia mensyaratkan anggaran negara yang lebih besar bagi pembangunan tembok di perbatasan, jika Demokrat ingin program perlindungan bagi para imigran muda diloloskan.

Meski secara resmi operasi pemerintahan sudah ditutup, para pegawai negeri sipil yang bekerja di lembaga dengan peran krusial, seperti di bidang keamanan nasional, masih akan tetap menjalankan tugasnya.

Termasuk di antaranya adalah 1,3 juta personil militer yang tetap berdinas meski tidak memperoleh gaji sampai tercapainya kesepakatan anggaran. (Antara/Reuters).

  26 Responses to “Pemerintahan Amerika Serikat ‘Shut Down’”

  1.  

    Tumben telat?

  2.  

    Spt Ramalan Nostradamus ttg Trump

  3.  

    kalo sampai tentara nya gak digaji ber bulan², bakalan banyak tentara yg dinas di seluruh dunia jualan senjata & amunisi dg harga murah neh …

    •  

      wah anda keterlaluan bung !!! … jgn pernah sentuh kehormatan tentara kita dlm komen anda.

    •  

      Pilot pespur USA juga melakukan hal yang sama… mereka memerlukan jam terbang yang jauh lebih sedikit untuk mendapatkan nominal gaji tinggi dipenerbangan sipil dibanding di kemiliteran… sebaiknya hentikan membandingkan kondisi TNI dengan mereka, karena TNI tidak ada hubunganya apapun dengan ulasan ini…

    •  

      Bok ya jgn kebelinger bung! Memuja jg ada batasannya, jgn sampe menghinakan dan meremehkan bangsa dan negara sendiri! Walau dikata gaji TNI lbh rendah dr AS, toh rakyat Indonesia berduyun2 mencoba untuk menjadi bayangkara. Jiwa Nasionalisme gak bs diukur dgn mata uang dolar yg anda banggakan!

    •  

      Bung Agato
      Ente sdh main2 nyerempet bahaya. Gak usah bahas fitnah tentang aparat kitalah apalagi hanya bersumber pd katanya dan anda liat sendiri sekalipun. Krn jika mereka usut dan anda kesulitan membuktikan maka detik itu jg kebebasan anda mulai berkurang.

      Gaji tentara disono memang gede secara jumlah, tp yg perlu anda ingat biaya hidup jg tinggi. Anda kan sdh pernah merasakan hidup disana. Pajak, asuransi, fasilitas dasar perumahan biayanya tinggi.

      Duit sana jika anda kurskan ke duit sini jelas besar, tp alangkah fairnya jika biaya hidup disana anda kurskan jg dng disini.
      Salam bung…..xicixicixi

      •  

        Lho kok Agato?? Itu kan postnya bung den bdg?? Ada apa ini ada post yg kek kemaren Dihapus dan di banned kah wkkkkk… Kebiasaan tuh orang kalau maen kompor xixixi…

      •  

        Saya gak pernah menyebut secara institusi, dan Hanya menyebut sebagai OKNUM dari institusi tersebut. Bedakan Institusi dan OKNUM.

        Saya sangat memahami kebebasan berpendapat dg penuh tanggung jawab makanya bila saya ngasih Komentar yg terkesan panas sekalipun saya pikirkan baik-baik sebelum saya tulis disini. Dan lagi kebebasan berpendapat tidak dibatasi oleh apapun, jika masih dalam koridor yg dibenarkan dalam media publik. Saya takkan menjadi Almarhum Munir ataupun Udin. Saya hanya akan menyampaikan pendapat saya pada komentator yg lain yg tidak melihat kaedah yg ada dg batasan koridor yg tersedia. Selama ngomen Asu boleh dan ngomong yg Ane rasa kurang ajar ya Ane akan membalasnya tapi ttp bisa dipertanggung jawabkan (kecuali komentator lawan udah kelewatan).

    •  

      Jika bung den bdg ngomong hal itu di Forumil USA juga Ente bakal dicerca gegara menghina kehormatan tentara dan veteran sana.

  4.  

    keras kepala dilawan

  5.  

    Bukan hal baru, pernah terjadi juga sebelumnya dan bukanlah hal yang aneh… Yang mengherankan seharusnya seperti ini tidak terjadi karena hanya akan mempelihatkan betapa di negara super seperti USA masih mengalami situasi seperti ini… bukankah kurang elok bagi negara yang selalu berusaha mengajarkan demokrasi di banyak negara lain…
    Ini hanya masalah tawar menawar yang pastinya menjadi ajang unjuk kekuatan pihak2 yang bersaing… dan sepertinya memang Trump ini tidak begitu disukai…

  6.  

    Toh masih hitungan hari belum berdampak signifikan, tar jg kelar. Seperti zaman Obama dulu. Butuh hal yg luar biasa untuk membawa AS ketitik Nadir! Hal yg gak patut dicontoh oleh RI.

  7.  

    Anggaran untuk penyelenggaraan negara habis sama si cocor bebek, buat usaha esek2nya dan casino nya, sukurin Asu bangkrut, …….. lbh baik saja negara Asu tuh !!!

  8.  

    Shut down bukan berarti berhenti total, itu hanya media saja yg mengekxplore. Kegiatan tetap berjalan hanys saja pembiayaan gaji dan administrasi tertuda. Itu biasa terjadi dimana jika parlemen tdk sepakat dng pemerintah.

    Di Indonesia jika terjadi dead lock pembahasan anggaran antara legislatif dan pemerintah sdh diatur dalam UU, maka yg diberlakukan adalah besaran anggaran tahun sebelumnya termasuk item2 kegiatannya. Nah disinilah kekacauan timbul, krn anggaran kegiatan yg sdh terselesaikan tahun lalu muncul kembali sementara dananya gak bisa dipakai. Program yg baru gak bisa dijalankan krn tdk masuk dlm anggaran lama. Biasanya terjadi percepatan pembahasan Anggaran Belanja Perubahan agar kegiatan tahun anggaran baru bisa berjalan, itupun waktunya tdk singkat bisa memakan wsktu 2 – 3 bulan baru final.

    Demikian jg dng istilah Shut Down di Amerika sono. Program baru gak bisa diterapkan, berarti memakai program dan kebijakan yg lama…..xicixicixi

  9.  

    Habis itu double kill..

  10.  

    klo d daerah2 jg pernah ngalami kaya gt bung, efeknya gajian yg biasa d awal bulan jd mundur sampe akhir bulan

  11.  

    Anggaran AMERIKA habis karena negara2 Arab seperti MESIR dan YORDANIA selalu minta bantuan kepada AMERIKA terutama badan pengungsi PALESTINA (UNRWA) yang sangat mengharapkan bantuan AMERIKA.
    bahkan satupun negara-negara Arab tidak mampu mengalahkan bantuan atau sumbangan AMERIKA untuk badan pengungsi Palestina (UNRWA).
    Pada hal bicara nya negara2 Arab akan berada digaris depan untuk Palestina.
    Kalau berada digaris depan kasih uang juga untuk Palestina kalah kan bantuan yang diberikan AMERIKA.Sudah saatnya negara2 Arab atau RUSIA dan CHINA untuk menggantikan posisi AMERIKA yang selalu memberikan sumbangan yang sangat besar untuk Palestina.pada hal ini negara sudah diberikan DOLLAR masih tetap menentang AMERIKA Serikat. itu lah beratnya tanggung jawab dan tugas AMERIKA sebagai negara ADIDAYA, ADI KUASA, DEWAAAAA, SUPER POWER, KSATRIA, PERKASA didunia ini.
    RUSIA dan CHINA sibuk memikirkan negara nya sendiri.bahkan bantuan RUSIA dan CHINA pun masih kalah kalau dibandingkan sama bantuan AMERIKA untuk badan pengungsi Palestina (UNRWA).

  12.  

    Boomerang :dari pada kamu memberikan bantuan sama AMERIKA lebih baik kamu berikan bantuan 1000 perak kamu dan ajak juga teman-teman kamu bahkan seluruh negara2 Arab kalau perlu ajak juga RUSIA dan CHINA karena dari seluruh negara2 Arab di dunia ini bahkan RUSIA atau CHINA pun belum mampu mengalahkan sumbangan AMERIKA yang sangat besar kepada badan Pengungsi Palestina (UNRWA).
    Pada hal negara2 Arab dan sebagian orang yang ada di FORUM ini mendukung Palestina.
    Sudah saat nya negara2 Arab terutama dan RUSIA dan CHINA khususnya menggantikan peran AMERIKA sebagai Donatur terbesar untuk badan Pengungsi Palestina (UNRWA).
    itu belum termasuk bantuan ekonomi kepada negara2 Arab lainnya seperti MESIR dan YORDANIA yang menghabiskan miliaran DOLLAR.

 Leave a Reply