Pemimpin Ukrania: “Putin Inginkan Kekaisaran Lama Rusia”

39
2
doc. President Petro Poroshenko. commons.wikipedia.org

Berlin/Moskow, Jakartagreater.com   –   Presiden Ukraina Petro Poroshenko pada Kamis 29-11-2018 menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin ingin mencaplok seluruh wilayah negaranya dan menyeru NATO untuk mengerahkan kapal-kapal perang ke laut yang dua negara itu berbagi, dirilis Antara pada Kamis 29-11-2018.

Komentar Poroshenko kepada media Jerman merupakan bagian dari upaya Kiev untuk memperoleh dukungan Barat guna memberlakukan lebih banyak sanksi terhadap Moskow, menjamin bantuan militer Barat yang nyata, dan menggalang penentangan atas jalur pipa gas Rusia yang mengancam menghilangkan Ukraina dari pendapatan transit yang penting.

Para sekutu Barat-nya sejauh ini belum memberikan apapun, kendati peringatan kemungkinan invasi oleh Rusia setelah Moskow menyita tiga kapal Angkatan Laut Ukraina dan para awak mereka pada Minggu 2-12-2018. Moskow dan Kiev saling menyalahkan atas insiden Laut Hitam, yang terjadi di lepas pantai wilayah Krimea yang dicaplok Rusia.

“Jangan percaya kebohongan Putin,” kata Poroshenko kepada Bild, harian bertiras terbesar di Jerman, merujuk pada pernyataan tak bersalah Moskow dalam peristiwa tahun 2014 saat negara itu memiliki tentara di Krimea bahkan ketika bergerak mencaploknya.

“Putin menginginkan kekaisaran lama Rusia kembali,” kata dia. “Krimea, Donbass, seluruh nagara. Sebagai Tsar Rusia, dia melihat dirinya, kekaisarannya tak dapat berfungsi tanpa Ukraina. Dia melihat kami sebagai koloninya.”

39 KOMENTAR

  1. Ketakutan presiden ukraina hingga sampai bikin tuduhan begitu, ini sebenarnya termasuk strategi politik agar pemerintah nya bisa dapat dukungan nato, karena mereka sadar bakalan kocar-kacir kalau terjadi perang terbuka dgn Russia.

    Ukraina sendiri sudah carut marut sejak 2013 dan puncak nya kudeta pemerintah Presiden Yanukovych hingga terjadi perang saudara

  2. Ukraina, pemimpinya berusaha membawa negaranya merapat lebih ke pro barat… sesuatu yang aneh, memilih bersekutu dengan negara yang ada diseberang jauh dari negaranya daripada tetap berhubungan baik dengan negara tetangganya… apa yang mereka cari?? selain karena letak geografisnya dan pentingnya Ukraina bagi Russia selebihnya tidak banyak yang bisa di dapatkan dari Ukraina bagi negara2 barat…
    Salah satu contoh paling kelihatan adalah jatuhnya Su-27 yang disinyalir pilotnya dari USA, upaya untuk belajar cara mengendarai dan akan digunakan untuk melawan pesawat itu nantinya karena USA memiliki Su-27…
    Hal lain adalah mempelajari sistem pertahanan S-300 karena kemampuan Ukraina jelas paling mendekati kemampuan Russia dalam mengoperasikanya, belum lagi Tank Oplot yang di jual ke USA yang pasti akan digunakan sebagai pendekatan untuk menghadapi Tank2 buatan Russia karena negara2 yang berseteru dengan USA kebanyakan mengoperasikanya…
    Selebihnya Ukraina bukanlah negara kaya yang bisa di paksa untuk belanja militer besar2an seperti negara kaya di timur tengah…