Jun 112017
 

Analisa

Mockup terbaru Pesawat KFX (photo : Sheldon)

Pada tahun 2030-an nanti pesawat tempur yang kini dimiliki Indonesia bisa dikatakan memasuki usia tua atau usang, dibanding teknologi pesawat tempur yang ada di masa itu. Lalu apa yang harus dilakukan ?

Mockup terbaru Pesawat KFX (photo : Sheldon)

Kerjasama pembuatan pesawat tempur KFX/IFX antara Indonesia dan korea Selatan, merupakan langkah strategis Indonesia untuk menyongsong era tahun 2030-an.

Mockup terbaru Pesawat KFX (photo : Sheldon)

Indonesia memiliki kemampuan untuk membuat pesawat sipil, namun belum untuk pesawat tempur yang terbang dengan kecepatan tinggi. Pesawat tempur harus bisa terbang dalam kecepatan tinggi untuk menghindar dari kejaran/ sergapan pesawat lawan. Untuk itulah Indonesia bekerjasama dengan PT KAI Korsel, yang telah memproduksi pesawat tempur berkecepatan tinggi seperti T-50 Golden Eagle

Mockup terbaru Pesawat KFX (photo : Sheldon)

Kini ada sekitar 70 insinyur Indonesia berada di Korea Selatan belajar dan terlibat dalam pembuatan pesawat tempur KFX/IFX. Jumlah insinyur Indonesia akan terus ditingkatkan. Setiap insinyur bertangggung jawab, terhadap penyerapan ilmu pesawat di bidang masing-masing.

Mockup terbaru Pesawat KFX (photo : Sheldon)

Indonesia menyumbang 20 persen saham dari pembiayaan pesawat tempur ini, dengan target memperoleh 50 pesawat KFX/IFX. Ada 6 prototipe pesawat KFX/IFX yang akan dibuat dan satu diantaranya dibuat di Indonesia. Untuk itu dibutuhkan satu hanggar di Indoensia. Pemerintah Indonesia menargetkan, lewat kerjasama ini, Indonesia ke depannya bisa mandiri membuat pesawat tempur.

Mockup terbaru Pesawat KFX (photo : Sheldon)

Pembangunan satu prototipe KFX/IFX di Indoensia dibutuhkan oleh kedua negara. Saat ini ketegangan politik memuncak di semenanjung Korea, akibat Korea Utara yang terus menerus menguji kemampuan rudal balistik mereka. Bahkan Amerika Serikat telah mengatakan, kini semua opsi telah beada di depan meja, untuk penyelesaian konflik di semenanjung Korea.

Mockup terbaru Pesawat KFX (photo : Sheldon)

Mockup terbaru Pesawat KFX (photo : Sheldon)

Mockup terbaru Pesawat KFX (photo : Sheldon)

Mockup terbaru Pesawat KFX (photo : Sheldon)

Dari gambar yang dimunculkan Sheldon, komponen pesawat KFX/IFX mulai diperlihatkan detil, seperti : Infrared Search and Tracking Equipment (IRST), RF Jammers, Electro-Optical Target Tracking Devices (EO TGP), JDAM Bomb, External Fuel Tank, Rudal udara ke udara jarak pendek, rudal udara ke udara di weapon bay.

imho
Sumber Gambar : Sheldon – Gall.dcinside.com

  19 Responses to “Penampilan Terbaru Model Pesawat Tempur KFX”

  1. Kok bentuk kanopinya jadi aneh ya? Jadi kurang stealth dibanding yang ini :
    https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQATobLXZ3fiMih-bKIHSwTE0n-TO_opDsbRAQ8cuNYd3BmKxmV5Q

  2. Kalau cuma ingin buat pespur beli jf 17 aja, myanmar beli jf 17 16 biji langsung dikasih lisensi produksi :ngakaks
    Tapi kan maunya yg mumpuni… Coba rusia kek gitu yah beli 16 biji langsung dikasih lisensi produksi su35
    Xixixi…

  3. Bikin sendiri aja, bikin design sendiri mesin beli sama asing dulu, avionik radar dsb merayu sama asing ajah biar dikasih harga murah hehehe

    • ide yg sering dibahas pada banyak forum,, tetapi kita belum mampu..
      karena ilmunya baru tahap 1 saja dikuasai yaitu desain dan pengembangan teknologi..
      itupun masih sedikit karena kontrak diberikan pada perusahaan korsel untuk pengembangan teknologinya…
      kita butuh banyak belajar lagi terutama di tahap 2 yaitu EMD (engineering and manufacturing development) phase. belajar dari tejas,, tahap inilah yg membutuhkan waktu lama dan mampu menurunkan biaya produksi untuk keperluan produksi massal nantinya.. (kecepatan, QC, cost dsb).
      setelah prototipe jadi minimal kita bisa “meraba” ilmu pespur jenis jet..
      dan ide bung ini mungkin saja bisa dilakukan dengan sistem karoseri.

      tapi sekali lagi jangan lupakan proyek KFX/ IFX tidak sampai gen 1 saja, tapi memberikan peluang kita kemampuan untuk memproduksi sendiri sampai gen 3…
      kita masih butuh rasa sabar… xixixi

  4. Yang penting proyek dapat selesainsesuai jadwal.untuk pespur masa depan ,bisa di kembangin di ke mudian hari .sesuai dengan kebutuhan tni / anggaran yg ada. Jaya indonesia

  5. Masak sih kagak bisa membuatnya. Mesin beli aja dri GE kan tinggal cangkokin ke badan pesawat doang trus…ibarat CN195 dicangkok kemesin jet. Wkwkwkwkwk

    • material pespur jet kan berbeda bung…
      per 2015 saja komponen produk TKDN PT DI baru 40% dan produk itu sudah dari jaman pak Habibie lhoo di buat…
      direncanakan tahun 2020 baru 60%

      jelas belum mampu membuat pespur bermesin jet..
      IFX memang mesinnya dibeli dari US yaitu mesin F414-GE-400 yang diproduksi oleh GE Aviation..

    • emang mau amerika jual mesin jet tempur ke negara non nato untuk pengembangan pesawat di negara non nato kyk indonesia ? jawabannya gak mungkin

  6. Komponennya 90% masih dari asing, 10% dari Indonesia diisi dgn jok, radio khusus, baju dan cat body…

    Kita Perlu bertanya cara bikin bahan body dan bikin mesin atau panggil aja mas Dwi Hartanto xixixi

  7. ngomong2 internal weapons bay -nya kok gak ada ya? dihilangin kah?

  8. Bukannya ifx itu yg versi sayap delta ya? Apa saya salah dan sok tau?

  9. Mohon pencerahan nya kawan semua

  10. “Indonesia menyumbang 20 persen saham dari pembiayaan pesawat tempur ini, dengan target memperoleh 50 pesawat KFX/IFX. Ada 6 prototipe pesawat KFX/IFX yang akan dibuat dan satu diantaranya dibuat di Indonesia. Untuk itu dibutuhkan satu hanggar di Indoensia. Pemerintah Indonesia menargetkan, lewat kerjasama ini, Indonesia ke depannya bisa mandiri membuat pesawat tempur.”

    ————————————————————

    Bukannya Nambah Jadi 80 Unit?… 🙂

    • Total target produksi 2 negara (Korsel dan RI) adalah 400 unit.

      RI sumbang 20% nya jadi dapat :

      400 x 20% = 400 x 0,2 = 80 unit.

      Korea sumbang 80% nya jadi dapat :

      400 x 80% = 400 x 0,8 = 320 unit terdiri dari 120 unit dipakai sendiri dan 200 unit diekspor Korsel.

      Adapun yg untuk RI yang 80 unit itu mungkin terdiri dari 2 batch, 50 unit dibangun berdasar design dan spej hasil kerjasama dengan Korsel dan 30 unit (prediksi saya) adalah pengembangan sendiri yang berbeda spek dengan Korsel.

  11. antara serius berambisi dan pesimis sikap amerika

 Leave a Reply