Mar 242019
 

Jet tempur multiperan F-16 Blok 70/72 yang dikenal sebagai F-16V Viper © Lockheed Martin

JakartaGreater.com – Ini terjadi seminggu setelah Wakil Menteri Pertahanan Taiwan Shen Yi-ming mengatakan kepada wartawan bahwa departemennta meminta Washington untuk memasok versi terbaru pesawat tempur F-16 Fighting Falcon buatan AS ke Taiwan untuk “menunjukkan tekad dan kemampuan kami mempertahankan diri”.

Penasihat Presiden AS Donald Trump secara diam-diam menyetujui permintaan Taiwan untuk membeli lebih dari 60 unit jet tempur F-16 AS yang ditingkatkan, seperti dilansir dari laman China South Morning Post (SCMP) yang mengutip sumber pada hari Jumat.

Sumber tersebut mengklaim bahwa permintaan untuk F-16 juga termasuk yang berkaitan dengan lapis baja mobile. Gedung Putih menolak mengomentari masalah ini. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang sementara telah memperingatkan bahwa Beijing menentang “penjualan senjata Amerika ke Taiwan”. “Ini adalah sikap yang jelas dan tak berubah dari Beijing, kami telah membuat pengajuan yang ketat ke Washington dalam hal ini”, kata Geng.

Dia mendesak AS untuk mematuhi prinsip “One China” dan tiga komunike bersama AS-China, menambahkan bahwa “AS harus berhenti menjual senjata ke Taiwan, mengganggu kontak militer dan interaksi dengan negara kepulauan itu agar tak membahayakan kerja sama China-AS di bidang-bidang utama, serta menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan”.

Jet tempur siluman F-35 Angkatan Udara Inggris © SAC TIm Laurence via Wikimedia Commons

Perkembangan terbaru itu terjadi setelah Wakil Menteri Pertahanan Taiwan Shen Yi-ming mengatakan pada awal bulan ini bahwa pada akhir Februari, kementeriannya mengajukan permintaan luas dan tidak spesifik pada Washington untuk jet tempur F-16 yang baru dan canggih untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Taiwan.

Dalam perkembangan terpisah, Mayjen Tang Hung-an, kepala Divisi Perencanaan Markas Komando Angkatan Udara Taiwan, mengatakan bahwa “F-15, F-18, F-16 dan bahkan F-35 merupakan salah satu dari opsi dari kami, selama jet membantu memperkuat kemampuan pertahanan udara kami”.

Taipei meminta untuk membeli General Dynamics F-16 terbaru tahun 2011, tetapi saat itu ditolak oleh pemerintahan Obama, yang sebaliknya memilihkan untuk membantu Taiwan memodernisasi armada varian F-16A/B yang ada – versi tahun 1970-an.

Langkah terbaru ini muncul ditengah pertikaian dagang yang sedang berlangsung dengan Beijing yang dipicu ketika Trump mengumumkan pada Juni 2018 bahwa barang-barang China senilai $ 50 miliar akan dikenakan tarif 25 persen dalam upaya untuk memperbaiki defisit perdagangan AS-China. Bulan Desember, Trump setuju menunda kenaikan tarif impor sebesar $ 200 miliar menjadi 25 persen, yang awalnya akan diterapkan 1 Januari.

AS, bersama dengan banyak negara lain, tidak mengakui Taiwan sebagai negara berdaulat dan secara resmi berpegang pada kebijakan “One China”. Meski begitu, Washington tetap menjaga hubungan informal dengan negara kepulauan itu setelah memutuskan hubungan diplomatik dengan negara itu pada tahun 1979.