May 052019
 

Karawang, Jawa Barat, Jakartagreater.com   –  Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han), menutup Penataran Pelatih Bela Diri Militer (BDM) Cakra TA. 2019, pada Kamis 2 Mei 2019 bertempat di Daerah Latihan Kostrad, Sanggabuana, Karawang. Jawa Barat.

250 prajurit satuan jajaran Kostrad telah mengikuti Penataran Pelatih Bela Diri Militer yang di selenggarakan selama 45 hari mulai tanggal 18 Maret s.d 2 Mei 2019.

Merupakan salah satu upaya dalam rangka menyamakan persepsi, menambah materi yang belum diterima dan pengetahuan tentang BDM Cakra dihadapkan pada kesiapan satuan guna mendukung pelaksanaan tugas pokok prajurit Kostrad dibawah arahan pelatih Pencak Silat, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Pangkostrad, Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han) pada amanat penutupan Penataran Pelatih BDM Cakra TA. 2019 menyampaikan bahwa Penataran Pelatih BDM Cakra selain bertujuan untuk membentuk kader-kader Pelatih BDM Cakra yang profesional dan mampu menyelenggarakan kepelatihan BDM Cakra di satuannya masing-masing secara berkelanjutan dengan pola pembinaan dan gerak yang seragam di seluruh jajaran Kostrad, juga bertujuan untuk mengangkat martabat kearifan budaya lokal Indonesia, yaitu Pencak Silat.

“ Walaupun Penataran Pelatih BDM Cakra ini dilaksanakan dalam waktu yang relatif singkat, saya yakin dan percaya berkat niat, keyakinan dan kerja keras, kalian mampu menyerap ilmu yang diberikan oleh para pelatih, mulai dari teknik pernafasan, perkelahian tangan kosong, perkelahian bersenjata, teknik bantingan, kuncian, sampai mampu melaksanakan gerakan aplikasi di lapangan serta mampu melaksanakan gerakan seni budaya Pencak Silat,” ujar Pangkostrad.

“ Saya berharap kalian menjadi seorang yang bijaksana dalam menggunakan ilmu yang dimilikinya, dapat menciptakan kedamaian bagi dirinya sendiri dan orang lain serta menjadi teladan yang merefleksikan sosok tegas namun tetap rendah hati kepada siapa saja yang merupakan salah satu ciri dari prajurit Kostrad,” harap Pangkostrad.

“Sebagai prajurit Kostrad, harus memiliki 8 Kekuatan Cakra yang harus dilatih dan diasah oleh prajurit Kostrad antara lain kekuatan terhadap niat, penampilan/kharisma, kekuatan dari pancaran mata, kekuatan komunikasi, kekuatan Cakra untuk melumpuhkan, kekuatan daya, keputusan yang diambil melalui fakta/data dan keyakinan sebagai kekuatan yang maha dahsyat, ” tambah Pangkostrad.

Sehubungan dengan telah berakhirnya Penataran Pelatih BDM Cakra Satjar Kostrad TA 2019, Pangkostrad mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada penyelenggara dan para pelatih yang telah melaksanakan penataran secara sungguh-sungguh dengan segala kemampuan yang dimiliki.

Pangkostrad juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit yang mengikuti penataran atas upaya dan kerja kerasnya dalam menjalani latihan. “Semoga ilmu BDM Cakra yang telah kalian peroleh, dapat memberikan keyakinan dan kebanggaan sebagai prajurit Kostrad,” ucap Pangkostrad mengakhiri amanatnya.

Hadir pada acara tersebut Kaskostrad, Pangdivif 1 Kostrad, Ir Kostrad, Koorsahli Pangkostrad, Asren Kostrad, para Asisten Kaskostrad, para Asisten Kasdivif 1 Kostrad, LO AU, LO AL, Pa Ahli dan para Kabalak Kostrad serta para Komandan Satuan jajaran Kostrad. (Penkostrad)