Dec 122014
 

image

Ambon – Jumlah kapal asing yang beroperasi secara ilegal di perairan Indonesia ternyata lebih banyak ketimbang kapal asing berizin resmi. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan, sejauh ini ada ribuan kapal berbendera asing yang secara ilegal melakukan operasi penangkapan ikan di perairan Indonesia.

“Kapal asing yang memiliki izin operasi itu hanya 1.200 sedangkan yang tidak memiliki izin itu 5 kali lipat besarnya,” ungkap Susi di Ambon, Kamis (11/12/2014).

Dia mengungkapkan, kapal-kapal asing yang beroperasi secara ilegal itu umumnya memalsukan dokumen izin operasi. Izin resmi untuk satu kapal digunakan oleh banyak kapal.

“Jadi kapal asing ini sangat luar biasa. Mereka memalsukan dokumen ijin operasi. Ada yang mendapatkan izin untuk satu kapal, namun digunakan untuk 5 kapal,” jelasnya.

Menurutnya hal ini sangat merugikan keuangan negara sehingga pemerintah bekerja keras mengatasi praktik pencurian ikan di perairan indonesia.

“Salah satunya kita melakukan moratorium terhadap izin operaasi kapal asing di perairan Indonesia. Nanti dikaji dulu semua perizinan kapal yang ada saat ini,” ujarnya. (Kompas.com).

Bagikan :

  38 Responses to “Pencuri Ikan di Indonesia Berseliweran”

  1.  

    wow

    •  

      Dari kemaren koar2 bokar bakar, tp br 3 yg di bakar dah gak ada kapal yg di tangkep atau di bakar lagi,,, perkuat maritim bukan hanya di AL, tapi perbanyak jumlah pesawat cn235 MPA. Yg bisa dg cepat melihat kondisi laut, selanjutnya di tindak tegas, oleh satkapur, milik AL

  2.  

    ajak damai aja deh

  3.  

    buruan sikat.. bisa habis ikan dicuri, kapal segede gaban

  4.  

    Prof absen pagi dlu. Lg bnyk kerjaan

  5.  

    selain bersih2 di laut, lebih penting lagi bersih2 di kantor sendiri bu, banyak kutu busuk…

    •  

      betul bung Danu.. untuk pelaksanaan bersih bersihnya harus dilaksanakan dari segala lini dan sektor mulai dari dalam Kementerian Perikanan sendiri yang menerbitkan ijin tangkap dan lokasi tangkap, dari seluruh pihak keamanan baik dari TNI AL, Polairud, Bea Cukai, Bakorkamla, dan seluruh stekholder yang terlibat. dan pelaksanaan operasi dilapangan juga tidak boleh lelah dan gentar serta terus menerus.. jangan mudah disuap di lapangan dan dikantor kantor

      saya sangat mendukung dan mendoakan operasi ini secara besar besaran karena sektor kelautan dan perikanan inilah salah satu sumber devisa negara yang sangat menjanjikan yang kembalinya unttuk pembangunan seluruh masyarakat indonesia sendiri

      dan kalo melihat keadaan keluarga nelayan tradisional kita ini pasti miris sekali karena banyak anak anak mereka yang putus skolah/ tidak sekolah entah itu apa penyebabnya..
      banyak sekali keluarga nelayan yang terlilit hutang untuk kebutuhan hidup sehari hari saat tidak melaut karena cuaca buruk dan juga bisa disebabkan hasil tangkap ikan yang tidak mencukupi dibanding biaya pengeluaran / operasionalnya…

  6.  

    Maju terus Bu Susi, bersihkan laut Indonesia dari ilegal fishing.
    Dan terus berusaha membenahi Departemen yang Ibu pimpin, klo perlu gandeng KPK agar bersih.

  7.  

    kapal ikan cina????

  8.  

    wakakaka .. bener bener pencerahan buat si malonkundang adik durhaka … cuman malonkundang aja yg protes dan gaduh tentang operasi penenggelaman kapal kan ?? ANEH MALING TERIAK MALING

  9.  

    Dari doloe aku nyayi kakeku seorang pelaut, eh tapi ternyata kakeknya negeri sebelah. ngenes lihatnya, hai.. di mana kalian para prajurit yang gagah yang katanya berani, yang katanya seorang pelaut..?

  10.  

    klo ada fihak2 yg memberikan izin tuk beroperasinya kapal2 asing tangkap saja ! kan sudah ada satgasnya, jangan akal akalan klo mo berantas maling tapi harus tegas,jelas dan transfaran jadi publik tau apa yg sudah di kerjakan. 300 T setiap tahun di kalikan aja 5 tahun bisa bwt kantor di seluruh NKRI serta menggaji aparat yg bertugas memberantas mafia perikanan.sekarang fokus para pencuri telah bergeser dari hutan,minyak,tambang serta yg terakhir hasil laut yg bisa di perbaharui.

  11.  

    ada kabar terbaru dmana 22 kapal cina yg d giring tni al mnuju ambon 14 kapal kabur,hanya 8 yg smpai kedarat,,
    menhan marah2,tunggu reaksi panglima dan bu susi.

    •  

      drone gimana drone…

      sekalian dikembangkan yang bisa nenteng senapan mesin 12.7mm, dalam penegakan hukum yang kabur udah sah ditembak…

      •  

        akhirnya makin jelas yah, kenapa dulu mau mengedepankan drone, ternyata salah satunya ya ngurus yang bisa kabur ini…

        untuk pertama, kalo gak bisa nenteng senjata, pasang peledak aja bung Danu, biar bisa kamikaze lumayan, drone murah seharga 1 milyar buat ngancurin kapal nelayan canggih seharga ratusan milyar… 🙂

    •  

      Ide yang bagus bung danu, sepertinya bingung dapat tangkapan besar, bingung cara menggiringnya, bingung cara mengawasinya.

    •  

      Ciusssss…ono opo maneh…???

    •  

      22 ditangkap, 14 kabur. Kapal patroli kita yg melakukan penangkapan berapa buah ya? Ada dukungan dari udara kah? Emm susah juga ya klo seandainya kapal kita cuma beberapa biji. Gimana ya spy nggak kabur lagi?
      1. ditahan ‘SIM/STNK’nya he he kapal punya nggak ya?
      2. diikat jadi satu suruh baris kayak bebek dan digiring ke pel terdekat hehe…,
      3. kuras BBM kapal pencuri hingga batas minimum he he…..
      4. turunkan power mesin kapal pencuri
      5. tahan beberapa orang ke kapal kita atau sebaliknya
      6. operasi gabungan.
      Mohon maaf, usulan nglantur. Moga sehat2 semua

    •  

      katanya AL Punya YAKHONT , benda Aksesories toh ternyata ya?
      Kabur ya Di rudallll duunk…!

  12.  

    bener juga bung, seperti kemaren ane sekantor 1 gedung isi 500 an orang tergopoh-gopoh turun tangga darurat, gak boleh pake lift.
    evakuasi dan mobilisasi harus cepat bahkan rombongan terakhir termasuk ibu-ibu sosialita disuruh merangkak di lantai dasar diibaratkan banyak asap.

    Ternyata semua cuma latihan kebakaran, sengaja tanpa sirine kebakaran dan pemberitahuan yang jelas, diibaratkan kebakaran mendadak, maka informasi disampaikan dari security paling bawah sampai kadiv diatas dari mulut ke mulut.

    Simulasi ini berhasil mengevaluasi peran kesiapan terhadap kebakaran yang tidak dapat diantisipasi sebelumnya…

    •  

      salah hangat bung MJ , kalo nanti di evaluasi ternyata tidak ada kesiapan armada untuk HANYA MENGAMANKAN LAUT DARI PARA MALING IKAN .. apalagi untuk MENGAMANKAN LAUT DARI KAPAL PERANG MUSUH … Maka sesuai harapan kita pemerintah akan memperkuat ARMADA LAUT dan Udara kita ..

      •  

        Ternayata terbongkar kalau masalah utama adalah kurang nya BBM untuk Armada yg patroli laut .. nanti akan banyak kekurangan yg terlihat setelah benar2 melaksanakan program penenggelaman kapal … kekurangan kapal cepat rudal , rudalnya atau Drone dll

  13.  

    sudahlah.,pastikan moratorium berjalan secara benar. batasi ijin kapal asing masuk perairan Indonesia. bikin zona-zona yang boleh dan tidak boleh diambil ikannya oleh kapal asing.Perbanyak dan aktifkan radar pemantau wilayah laut Indonesia. Perbanyak kapal patroli.Tegakkan hukum tanpa pandang bulu, no kompromi.Perbaiki dan tingkatkan SDM dan Profesionalisme petugas. Gitu aja kok repot……

  14.  

    sudah tahu begitu, langsung tindak dong bu, jangan ada kompromi……..!!!

  15.  

    teriak2 maling…..giliran ketemu sama kapal tiongkok za,,,mencla mencle.

  16.  

    moratorium mutlak tanpa batas waktu …
    berlaku utk semua negara asing
    coba kita hitung bila sehari ada minimal ada 1000 kapal gaban nyolong ikan, 1 kapal dpt ikan Rp.1M/hari total sehari 1.000M alias 1Trilyun … per thn 365T, potensi kemungkinan kerugian maksimal adalah 3 smp 10 kali lipat dari hitungan minimal.

  17.  

    Bakaaaaarrr, bakarrr ! Ndak usah alasan macam 2 !! Undang media dalam dan luar negri untuk bakar 8 kapal cina yg tersisa seperti ibu bakar perahu vetnam !!!. Masih mau bicara ‘ hati ke hati dan kekeluargaan ?’ Hedeehh… Bakar bu susi !!! Jgn percaya omongannya mbah bowo tentang tentara pla dengan gada besarnya

  18.  

    Dulu, saat kita memunggungi laut, semua itu tdk kelihatan. Org dipunggung ga ada matanya. Hehehe!
    Sekarang, saat kita menghadap kearahnya, semuanya menjadi kelihatan.
    Krnnya, ayo dong cepat tangkapin, dan bakar!

  19.  

    Poros Maritim = saatnya Nelayan traditional naek kelas.

    gue termasuk yg sangat antusias dgn kebijakan poros maritim ini,hanya roadmap

    poros maritim yg digulirkan pemerintah secara detail gue sendiri
    belum menangkap jelas alurnya seperti apa.

    Background permasalahan :

    1.Nelayan traditional (yg gue pahami), memiliki pola kerja menginduk kepada

    tauke2 sebagai pemodal dan pemilik perahu/kapal, dan para tauke lah yg

    menentukan harga dasar ikan tangkapan para nelayan ini.
    maka jelas nasib penghidupan(pendapatan) nelayan tradisional umumnya benar2

    TIDAK JELAS.disamping kendala mahalnya BBM dan luas area yg sempit karena

    menggunakan perahu/kapal kecil2, juga kompetitor dari kalangan industri dimana

    mereka sudah menggunakan kapal2 dgn tonage yg lebih besar bahkan Ilegal fishing

    oleh nelayan asing.
    2.Luas laut yg 2/3 dari teritorial NKRI, dimana potensi kelautan demikian besar

    masih minim dikelola secara menyeluruh dan terpadu.
    3.Belum tercapainya konsep “TOL LAUT” ala jokowi atau “PENDULUM NUSANTARA” ala

    SBY, dimana essensi nya sama z, yakni tersedianya sarana transportasi laut dari

    ujung barat sampe timur dgn menggunakan kapal2 bertonage besar.
    3.Pengawasan dan keamanan dilaut.

    Semua tekankan kepada data dan fakta, jika memang hasil explorasi kelautan

    (sample: Perikanan) memiliki potensi “WAH” alias sangat besar secara nominal,

    maka negara wajib memberikan pondasi yg kuat dlm bidang maritim ini, tidak saja

    dari sisi ekonomi juga dari sisi pertahanan negara.
    Maka diperlukan BUMN sebagai ekskutor Dept.kementrian kelautan dan perikanan

    (syukur2 sudah ada), dimana memiliki :
    1.Hak tata kelola industri kelautan dan perikanan.
    2.Memiliki Armada Kapal Nelayan Modern, Armada Kapal Transport, Armada kapal

    Bantu..dll
    3.Memiliki Industri2 penunjang kelautan disekitar pelabuhan/pangkalan yg akan

    dilalui oleh “TOL LAUT” dari Barat sampe timur NKRI.
    4.Memiliki link kerja dgn Bulog,kementrian perdagangan, kementrian pertahanan

    dan berbagai pihak terkait lainnya

    Konsep Fungsi Armada Kapal Nelayan :
    – Memiliki konsep design dimana selain peruntukan untuk mencari ikan, maka

    kapal2 tersebut memungkinkan untuk dipersenjatai dalam waktu singkat mendekati

    kemampuan Kapal kombatan murni. Peralatan Navigasi, komunikasi, radar, data link

    adalah hal2 yg wajib menjadi standar dlm Armada kapal ini.
    – Karena kelengkapan yg dimilikinya maka Armada kapal ini berfungsi pula sebagai

    patroli laut, dimana kru kapal sendiri memiliki konsep sbb :
    a.Kapten/Navigasi/komunikasi/persenjataan ringan/Mesin direkrut dari elemen

    militer atau elemen bakorkamla/coastguard.
    b.Awak kapal sipil yg notabene adalah Nelayan, direkrut dari para nelayan

    traditional sesuai Homebase registrasi Kapal itu sendiri diseluruh nusantara.
    menggunakan skema penggajian dan insentif/reward layaknya pegawai BUMN pada

    umumnya,sehingga jaminan sosial include dlm profesi nelayannya.

    Manfaat keberadaan Armada Nelayan MOdern ini :
    1. Semakin besar jumlah armada, maka semakin besar pula jumlah Nelayan

    traditional yg terserap kedalam BUMN ini, semakin besar pula pendapatan Negara.
    2.Semakin besar Armada nelayan Modern ini, semakin kuat pula pola sistem

    pertahanan semesta (paradigma lama : pertahanan semesta cenderung memiliki

    gravity didaratan dimana TNI bersatupadu dgn rakyat, paradigma baru : selain

    gravity didaratan, dilautpun demikian tetap TNI bersatu padu dgn rakyat dlm

    pertahanan semesta).
    3.Mengurangi beban operasional TNI AL, karena ada mutualisme dlm hal patroli

    laut dibawah ZEE, sehingga TNI AL bisa focus ke pengembangan Greenwater atau

    lebih.

    Darimana permodalan semuanya tanpa harus membebankan kepada APBN?
    1.Pinjaman dari Konsorsium Bank swasta/Negara dgn return jangka panjang contoh :

    25 thn
    2.Pinjaman Negara sahabat.
    3.Negara menerbitkan Obligasi baru.
    4.Kombinasi 3 hal diatas.

    Bagaimana dgn Nelayan traditional yg belum terserap..?
    – Tentu tetap diberikan kemudahan dalam hal kelayakan harga jual di TPI,

    sehingga menghilangkan mata rantai tauke/bandar
    – Membuat program bantuan Perahu motor bagi kelompok2 nelayan.
    – dll
    Bagaimana dgn swasta yg sudah memiliki kelas industri dgn bid.yg sama.?
    Sebaiknya Kebijakan satu pintu tetap dijalankan, pihak swasta akan menginduk

    kepada BUMN ini, baik untuk keperluan Expor atau domestik demi stabilitas harga.
    sementara dlm hal ekspor demi dominasi atas negara lain dlm bid.yg sama.
    (menurut media industri perikan indonesia termasuk yg terbesar baik tingkat

    dunia maupun regional). ini baru satu sub.kelautan z yaitu industri perikanan z,

    ditambah dengan sub2 industri lain, dan apabila hal itu tercapai, barulah NKRI

    termasuk poros maritim dunia.

    Senjata hebat dari Indonesia dan bukan ghaib = ekspor ikan tuna 😀 😀 😀

    tapi Semua kembali kepada DATA dan FAKTA.
    benarkah potensi kelautan NKRI sedemikian “wah”..??

  20.  

    Ikutan Gregetan Sma maling2….. Profff ..!

    Btw: ente lulusan mana?…wkakakka

  21.  

    Udah lah, gak usah basa basi .. gandeng amerika aja, kita blm cukup bertaji..hehe

  22.  

    mulai saat ini alutsista, kodam, kodim, korem, batalyon dll penempatanya harus startegis jangan numpuk di jawa …… harus dekat dgn titik titik rawan misal alur laut internasional……garis perbatasan darat dan pantai juga …… intinya jangan numpuk di jawa dan di kota-kota …kalau ada apa2 lebih efisien mobilisasinya……terima kasih….

 Leave a Reply