Nov 212016
 

Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV yang beranggotakan Kopaska, Tim VBSS KRI Sultan Thaha Syafuddin-376, Satkamla Lantamal IV, dan Wing Udara 2 menahan dan memeriksa kapal Viking di Tanjunguban, Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (26/2) dinihari

Aksi pencurian kabel di bawah laut digagalkan oleh tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Satkamla Lantamal IV, di Pulau Bintan, Minggu (20/11/2016). Penangkapan ini dilakukan setelah tim mendapat laporan masyarakat akan adanya aktivitas mencurigakan di sekitar sungai Sei Telop Batu 23.

Dengan menggunakan Searider dan Speed Pos, tim melakukan penyisiran dan pengintaian di sekitar lokasi. Sedangkan tim WFQR yang lain bergerak terus mengintai ditengah pekatnya malam dan berhasil menemukan barang bukti kabel laut berupa besi dan tembaga yang sudah dikupas dengan berat lebih dari 20 ton, ditempat yang sama ditemukan juga sebuah sepeda motor dan 2 buah golok milik para pelaku yang tertinggal.

Menurut Danlantamal IV Laksma TNI S Irawan, aksi pencurian kabel bawah laut ini sudah sangat terorganisir dan melibatkan beberapa kelompok. Tim WFQR Satkamla Lantamal IV masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri masuk kedalam hutan bakau. Identitas para pelaku juga sudah dikantongi oleh petugas.

β€œKita jangan kalah dengan aksi-aksi pencurian kabel bawah laut yang ada dikepri ini kita harus perangi, percuma kita membangun kalau mental masyarakat kita masih seperti ini,” tegasnya.


Sumber : Dispen Lantamal IV

Bagikan:

  30 Responses to “Pencurian Kabel Bawah Laut Digagalkan Tim WFQR Satkamla Lantamal IV”

  1.  

    Hmmm..maling

  2.  

    di dor aja..

  3.  

    Ada2 aja nie , segala kabel mau dicolong, apa ga takut kesetrum tuh? Apa ga takut hiu tuh? Apa ga takut dgn kedalaman laut tuh??? Keberanian anda bukan ditempat yg semestinya….

  4.  

    Nah lihat, maling ada dimana bahkan di dalam laut, lalu apa solusinya? Yah benar Gripen solusinya, jika RI membeli Gripen dan mengoperasikan Gripen, maka semua maling akan berpikir 74563 kali untuk mencuri di indonesia, loh knp? Karna Gripen adalah jet tempur yg sangat handal dan mematikan, sehingga maling akan segan dan takut pada Gripen milik TNI.
    “Pilihlah Gripen untuk indonesia yg mandiri”
    “Bersama Gripen TNI kuat”
    “Let’s make TNI great again”

  5.  

    Pencuri teriak maling

    Kah kah kah

    Kl baca media kriminal di indonesia

    Kotak amal masjid di ambil tuyul
    Sandal dimasjid berangkat orisinal pulang jadi kw
    Gak ada badai gak ada topan jamuran baju bisa terbang sejauh 5 km di pasar baju bekas
    Sampai ada darurat Jembret jalanan

    Kah kah kah

    Salahnya disana apanya Yg salah kok alat pengukur tegangan komponen eletronika gak jln wktu perbaiki televisi
    Setelah di ganti 3 kali yg baru tetap tidak jalan setelah di bawa ke ahlinya ternyata semua komponen televisi sudah dibawah normal semua jadi harus ganti televisi baru.

    Kah kah kah

  6.  

    mental bobrok

  7.  

    Maling2 ini hrs dihukum potong tangan, gembongnya atau bosnya potong tangan n kakinya

  8.  

    Congor celeng

  9.  

    kenapa gak sekalian dipretelin aja KAPAL SCORPEN TERJAGUH DI ASEAN lumayan di kiloin bisa beli kilo class πŸ˜€

  10.  

    wkwkwkwk nice πŸ˜€

  11.  

    langsung eksekusi di tempat, kegiatan ini sangat serius merugikan negara..

  12.  

    Betul bung wkllza…tankap terus eksekusi di tkp. Biar gk byk biayaya..inilah klo masih otak gaplek .nggak tau itu kegunaan publik apa nggak, trus sambar aja…

  13.  

    pertamax

  14.  

    Tanah tak bertuan dibangun rumah,ntar kalo diobrak satpol pp tinggal jawab tanahnya tuhan.
    Barang tak dijaga biarpun milik umum diambil karena rejeki dari tuhan.
    Beribadah iya,ke tanah suci iya,jual beli barang curian okkkk….
    Hadewwww….

 Leave a Reply