Mar 262017
 

AH-64E Apache Guardian. (US Army)

Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) direncanakan menerima 3 unit helikopter jenis Apache pada November 2017. Helikopter tersebut akan melaksanakan tugas sebagai armada tempur dan patroli.

“Apache juga bisa kita fungsikan untuk mendukung patroli perbatasan dan keamanan laut. Helikopter ini sangat canggih sehingga membutuhkan penanganan khusus, termasuk kesiapan operatornya (pilot) dan pemeliharaannya. Sekarang ini para pilot dan teknisi sedang berada di negara pembuat untuk mengikuti pendidikan terkait dengan pembekalan kemampuan pengoperasian dan pemeliharaan,” ujar Wakil Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Eko Susetyo, seperti dilansir krjogja.com pada Minggu (26/3).

Kehadiran Apache diharapkan bisa menggantikan helikopter yang sudah beroperasi selama 30 tahun.


Helikopter Apache Diharapkan Tampil pada HUT TNI 2017

TNI Angkatan Darat telah memesan delapan unit helikopter Apache dengan kontrak pengadaan mencapai 295,8 juta dolar AS.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Mulyono, mengatakan bahwa dirinya berharap helikopter itu dapat ditampilkan saat HUT TNI pada 5 Oktober 2017 mendatang.

“Saya harap pada 5 Oktober secara fisik minimal bisa didatangkan dulu agar rakyat Indonesia yakin dan tahu itu menjadi program dari Angkatan Darat yang nantinya harus dibeli,” ujar Jenderal Mulyono, seperti dikutip Antara pada Senin (23/1).

Proses pengadaan helikoter Apache masih terus dilakukan hingga saat ini. Komunikasi dengan pabrikan dilakukan intensif agar helikopter itu segera tiba di Tanah Air. “Kita harus tahu, pengadaan itu sekarang kontrak tidak bisa langsung datang. Melalui proses panjang,” kata KSAD.

Sumber: krjogja.com dan Antara

 Posted by on Maret 26, 2017