Sep 122014
 
BJ Habibie bersama miniatur R80

BJ Habibie bersama miniatur R80

Bandung – Presiden RI ke-3 yang juga mantan Menteri Riset dan Teknologi, BJ Habibie merencanakan pesawat Regio Prop 80 (R80) rancanangannya menjalani penerbangan pertama (first flight) di Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Pesawat berkapasitas 80 penumpang tersebut ditargetkan rampung pada 2017 atau 2018. Jadwal ini bersamaan dengan operasional awal bandara yang kini tahap pembangunan.

“Kita 2017 atau 2018 akan first flight dan akan mendapatkan sertifikasi udara. Saya mendengar pemberitaan Jabar sedang mempersiapkan lapangan terbang di Majalengka (Kertajati). InsyaAllah akan mendarat di Majalengka” ujar Habibie usai menemui Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Rabu, 10 September 2014.

Atas rencana Presiden periode 1998-1999 itu, Gubernur Jabar menyambut baik. Menurutnya, jika rencana Habibie direalisasikan, maka hal ini menjadi sejarah baru bagi Jabar.

Gubernur yang akrab disapa Aher itu menambahkan dunia dirgantara salah satu cermin kemajuan bangsa. Karenanya, kata Aher, pengembangan R80 harus sukses. “Kita mendukung program R80, dan ini klop dengan Bandara Kertajati yang mulai beroperasi 2017. Ada bandara baru dan penerbangan (R80) diuji coba di Kertajati,” papar Aher.

Pesawat R-80 dengan kapasitas 80 penumpang (Photo : Bisnis)

Pesawat R-80 dengan kapasitas 80 penumpang (Photo : Bisnis)

Pengembangan N250
R80 adalah pengembangan pesawat N250 buatan IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara) –kini PT Dirgantara Indonesia. Sama berpenumpang 80 orang, namun R80 mengusung mesin turbo dengan baling-baling (turbo propeller).

Mesin jenis tersebut lebih efisien sehingga biaya operasionalnya lebih murah dibandingkan jet. Namun kecepatan yang dihasilkan sedikit lebih lambat dibandingkan mesin jet.

Penerbangan pesawat bermesin jet dari Jakarta-Surabaya, misalnya, membutuhkan 1,5 jam. Pesawat turbo baling-baling sekitar dua jam, namun operasionalnya setengah lebih hemat. R80 akan lebih efisien saat harga bahan bakar terus meroket.

R80 sudah dipesan maskapai NAM Air, anak perusahaan Sriwijaya Air. NAM Air memesan 100 unit R80. (binesia.com).

  81 Responses to “Penerbangan Pertama R80”

    • Moga akan bersaing dengan boeing atw airbus,,
      Klw rencana pesawat angkut komersil kyak gini bakalan ada oknum atw Negara lain yg bikin ribet atw bhkan menjegal gak ya cz ada perusahaan” penerbangan kelas dunia yg jelas” punya kepentingan d Negara ini ?

      • Semoga Bung MS, Kalo dari dulu gak di “jegal” mungkin N250 sudah merajai short commercial flight bersaing dengan ATR 72 600. Wah R80 butuh berapa lama yang sampai taraf produksi ?

  1. Selamat pagi….!!!

  2. mudah-mudahlacar

  3. Maju terus R 80 …

    • Sekarang adalah era perdagangan bebas, oleh karena itu harus ada keberpihakan dari pejabat pemerintah dan para pelaku usaha penerbangan bangsa Indonesia untuk menggunakan produk nasional, tanpa itu N 219 dan R 80 akan layu sebelum berkembang. Saya setuju dengan revolusi mentalnya Pak Jokowi untuk merubah mental bangsa menjadi positif dan bertanggungjawab. Harus ada sikap nasionalis, kita harus meninggalkan sikap asal dapat komisi maka produk apapun dibeli atau asal dapat komisi maka kontrak-kontrak dagang ataupun kontrak karya pertambangan jangka panjang ditandatangani tanpa memikirkan nasib anak cucu/generasi bangsa mendatang (jadi jangan hanya memikirkan anak cucu sendiri).

      • Amin ,,
        Kalau Indonesia gak punya Bpk.Habibie gmn urusan Revolusinya tuh bung ? Imho 🙂

        • Maksudnya itu, Dasar atau Mentalnya diperbaiki dl. Jadi ide2 kreatif Putra Bangsa didukung pemerintah dan tidak layu sbelum berkembang. Kalo mentalnya tidak Nasionalis, mau kita punya 10 Habibie ya percuma, krena akan selalu mndukung Produk Asing. Gimana?? Mau dukung Ide Kreatif atau Mentalnya dulu??

  4. smoga ga ada halangan lagi…

  5. keren

  6. josss..si gesit irit made in INDONESIA mau terbang

  7. Semoga gk ada halangan apapun sehingga R80 bs terbang perdana sesuai rencana…

  8. 10 Besar

  9. Suksess

  10. mudah-mudahan lancar tanpa hambatan yg berarti..

  11. mantap…….!!!!!!

  12. mantab

  13. Maju trus..jadilah salah satu kebanggaan bangasa kita Amin.YRA..

  14. Tolong diperlengkapi dengan fitur Stealth…armament-nya diperlengkapi dengan meriam 155mm, rudal Tomahawk, Maverick, AIM-120, AIM-9x Sidewinder, JDAM, Patriot, rudal Barak, Exocet, Harpoon.

  15. siiip….

  16. Woowww,…..semoga cepat menetas dan segera terbang,…..matur nuwun eyang habiebie.

  17. (Kompas) Rabu 10 Sept 2014, Gedung Pakuan Bandung. PT RAI, bakal menggandeng PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan Pemprov Jawa Barat, untuk membangun pesawat komersial R80. dalam pertemuan di Gedung Pakuan itu juga dibahas komposisi saham dalam pembuatan pesawat R80 tersebut. Namun berapa persentasenya, sampai kemarin masih dalam pembahasan. Adapun teknisnya saham itu bisa oleh individu, perusahaan, bahkan koperasi.

    hope this will help you a bit..

  18. Telah bangkit,,,!!!…

  19. PT Dirgantara Indonesia (PTDI) siap menjadi pihak kontraktor pengembangan pesawat R80 yang merupakan rancangan mantan Menristek BJ Habibie. Habibie melalui PT Regio Aviasi Industri (RAI) bekerjasama dengan PTDI melakukan persiapan pengembangan R80.
    Direktur Teknologi dan Pengembangan PTDI Andi Alisyahbana mengatakan:
    – fase pertama proyek ini adalah tahap konfigurasi.
    – fase kedua PTDI dan PT RAI akan masuk ke tahap desain awal. Targetnya prosesnya dimulai tahun 2015.
    – fase selanjutnya preliminary design.
    – fase Tahap terakhir, PTDI dan PT RAI akan memasuki fase terberat yaitu detail design. Fase ini nantinya akan masuki tahap pembuatan purwarupa (prototype) hingga sertifikasi pesawat.

  20. ayo industri dalam negeri.. maju terus..

  21. Sekarang adalah era perdagangan bebas, oleh karena itu harus ada keberpihakan dari pejabat pemerintah dan para pelaku usaha penerbangan bangsa Indonesia untuk menggunakan produk nasional, tanpa itu N 219 dan R 80 akan layu sebelum berkembang. Saya setuju dengan revolusi mentalnya Pak Jokowi untuk merubah mental bangsa menjadi positif dan bertanggungjawab. Harus ada sikap nasionalis, kita harus meninggalkan sikap asal dapat komisi maka produk apapun dibeli atau asal dapat komisi maka kontrak-kontrak dagang ataupun kontrak karya pertambangan jangka panjang ditandatangani tanpa memikirkan nasib anak cucu/generasi bangsa mendatang (jadi jangan hanya memikirkan anak cucu sendiri).

  22. ayo siapa lagi yang indent? nam sudah mendaftar
    cintailah ploduk-ploduk indonesia.

  23. good, mari kita dukung.
    “talk less do more” ini yang seharusnya bangsa ini lakukan. salam hangat warjag

    • Specs of R-80 :

      Number of Passenger: 80 – 92 Pax

      Speed :
      – Economical Speed 290 Knots
      – Maximum Speed 330 Knots

      Range
      – Design Range at 7600 kg Payload 800 Nm
      – Range at maximum Payload 8,780 kg 400 Nm

      Payload
      – Design Payload at 800 Nm 7600 Kg
      – Maximum Payload at 400 Nm 8780 Kg

      Altitude
      – Maximum Cruising Altitude 25,000 Ft
      – OEI Altitude 17,500 Ft

      Field Performance
      – Take Off Field Length, ISA, SL 4,500 Ft
      – Landing Field Length, ISA, SL 4,500 ft

      Propulsion
      – Twin Turboprops 4,600 Shp
      – Propeller Diameter, 6 Blades 13,5 Ft

      Weight
      – Maximum Take Off Weight 27,500 Kg
      – Operating Empty Weight 16,900 Kg

    • Salam hangat bung papa,lama tak bersua hehe

    • Assalamu’alaikum bung papa. Itu untuk nam air kok pake turbofan. Apa speknya memang di buat bisa dipasang turbofan? Satu lagi apa ngga propfan ajah ya cepet ya irit ato tergantung pesanan ya

      • Waalaikumsalam bung Freaxout, mungkin disesuaikan dengan order request tiap usernya..turboprops sangat efisien (alias irit) jika digunakan pada penerbangan dibawah 390 knots (725 km/h) karena kecepatan jet pada propeller dan pipa pembuangannya relative rendah.

        -Turboprop adalah suatu tipe mesin turbo yang mana mengemudikan sebuah propeller aircraft menggunkan gear reduksi. Turbin gasnya didesign secara specific untuk aplikasi ini dengan hamper seluruh outputnya digunakan untuk mengemudikan propellernya. pembuangan gasnya terdiri dari energi kecil yang menyamai mesin jet dan memainkan sebagian peran dalan propulsion dari aircraft. Propellernya bergandengan dengan turbin melalui gear reduksi yang mengubah high RPM, low torque output menjadi low RPM, high torque. Propeller itu sendiri memiliki kecepatan yang constant.
        Mesin Turboprop terdiri dari beberapa bagian yaitu compressor,combustor, turbin dan propelling nozzle(saluran pipa pendorong). Sistem kerja dari mesin ini adalah udara ditarik pada pipa masuk dan kemudian akan dikompres oleh compressor. Kemudian bahan bakar akan ditambahkan pada udara yang telah terkompresi di dalam combustor. Dimana campuran udara dan bahan bakar ini akan terbakar. Pembakaran gas panas memuai melalui turbin. Beberapa power yang dihasilkan oleh turbin kemudian digunakan untuk mengendalikan compressor, dan sisanya dipancarkan melalui reduction gearing pada propeller. Sementara gas yang memuai pada pipa propelling dibuang ke tekanan atmosfer. Pipa propelling memberikan proporsi yang relative kecil pada daya tolak yang dihasilkan oleh turboprop.

        -Turbofan berasal dari kata turbin dan fan (kipas), yang berarti bagian turbo menghubungkan pada mesin turbin gas yang menyediakan energi mekanik dari pembakaran. Dan kipasnya menyediakan energi mekanik dari turbin gas untuk mempercepat udara bergerak kebelakang. Rasio massa aliran udara yang melewati inti mesin dibandingkan pada aliran masa udara yang melewati inti disebut rasio bypass. Mesin menghasilkan gaya dorong melalui kombinasi kedua bagian yang bekerja bersamaan; mesin yang relatif lebih banyak menggunakan gaya dorong jet ke ke gaya dongan kipas disebut low bypass turbofan, sementara itu, gaya dorong kipas yang lebih tinggi daripada gaya dorong jet disebut high bypass turbofan. Kipas menjalankan 2 pekerjaan. Bagian dari aliran udara dari kipas melewati inti, menyediakan oksigenuntuk membakar bahan bakar untuk menghasilkan kekuatan. Tetapi, tempat udara sementara berjalan melalui inti mesin dan bercampur dengan aliran tercepat dari inti pad bagian belakang mesin. Sementara fungsi suara mesin adalah sebagai kecepatan pembuangan gas, mesin turbofan sangat penting daripada jet murnidari gaya dorong yang sama. Contoh pesawat yang menggunakan mesin turbofan adalah pesawat F-14A.

        selamat maksi kawan…

      • btw, turboprop / turbofan..hmm kalau “propfan” saya baru dengar..pesawat apa yang menggunakan propfan bung?

  24. Hebat .. bisa dibuat versi militer juga semoga

  25. terima kasih kepada jajaran manajemen sriwijaya air yang telah membeli 100 unit r80, semoga banyak maskapai domestik yang mengikuti jejaknya.

  26. Belajar dr Bpk Habibie mudah-mudahan sukses R-80nya dan semoga arlines dalam negeri yg lain bisa ikut membantu mendukung dng cara memesan pesawat ini jangan hanya memesan pesawat dri luar saja
    Btw kalo liat design nya yg sudah ada winglet dan ukuran nya relatif sedang mngkin R-80 bisa diubah menjadi versi militer contohnya utk dibuat versi MPA sprti C-295 ato malah dibuat sebagai pesawat aew&c mngkin saja

    • untuk versi MPA TNI sudah akan memakai CN-235, untuk CN-295 ya mungkin saja bisa digunakan untuk AEW&C ,AKS, AKP.

      • Siap bung yg penting R-80 ini terbang dulu dan pemerintah harus siap juga utk membantu mempromosikan nya bila nantinya sudah jadi…. jangan hanya bisa beli pesawat dri luar tpi juga harus bisa menjual pesawat buatan anak negeri ini sendiri amin

  27. Sukses Regio Prop 80 (R80)

  28. Cuma satu kata..HEBAT,,,,,,,

  29. Mdh2 tdk trhambat sperti adik’a n250..,and pemerintahan mendatang ikt mendukung’a..

  30. PT RAI menegerjakan Design Concept, ENgineering, Detail ENg etc, + Marketing, utk Manufatur/Asembling tetap PT. DI, PTDI hanya mengerjakan sj,,jd ceritanya nii Pak Habibie jualan design, scope merancang & memasarkan,,yg memproduksi PT.DI..aazzip..aziiip

  31. Kira kira sampai pemesanan berapa unit r 80 bisa di produksj secara ekonomis…kalo sdh bisa buat sendiri…mau dijadikan versi apapun tinggal geleng aja ya pak habibie…salut !!!

  32. Semoga yang akan datang R-80 bisa dimodifikasi jadi versi militer untuk TNI.

  33. apapun yang dibuat yang penting I lope maden in indonesia..

  34. Pemerintah Kedepan bila ingin ada wujut nyata Hasil dari Anak negeri harusnya memberi kemudahan regulasi dan menyuntilkan dana untuk PT DI dalam mewujutkan N 250 dulu yang telah lama tertunda,,

    PT DI tidak berani mengembangkan dan membangun kembali N 250 karena tidak ada dana pendukung proyek tersebut..Sedangkan PT DI dituntut menjadi Perusahaan Untung,, Mangkanya PT DI hanya sebagai Kontraktor saja,, sedangkan R 80 adalah desain dan hak patentnya milik PT RAI,
    Pemerintah yang memegang blue print dan hak patent dari N 250,, tetapi disia siakan

    Imho

  35. semoga pemerintah kedepannya mendukung habis usaha anak bangsa yg ingin Indonesia mandiri dlm penerbangan komersial ini…
    semoga R80 bisa terbang lebih cepat dr target…

  36. sudah…
    jebakannya:
    dlm bentuk anggaran berimbang, harus besar belanja dr pada pajak dan harus ditutup hutang dlm bentuk mata uang asing.

    agenya??
    🙂

  37. warjagers,
    barusan tadi siang pas take off dari bandara ahmad yani semarang saya ada lihat penampakan 1 blackhawk dan 4 apache (2 pake konde yang 2 lagi nggak pake konde). sayang nggak keburu ambil foto.

  38. Lanjutkan… Jangan sampai terhenti…

  39. Lanjutkan. Mantap.

  40. klo pabrik pt DI di bandung…lha kalo R80 dibuat dmn ya

  41. Dulu rakyat Aceh yang membelikan pesawat DC3 Dakota Seulawah buat RI sekarang NAM Air mempelopori pesan R80 untuk armadanya… Salut buat Sumatera…

  42. Buat kami di bagian timur Indonesia yang terpenting adalah pesawat ini harus ramah dengan landasan pacu di bawah 1300 M.

  43. Uni Eropa dan USA nga bakalan diam… mereka serang kita lagi dengan ekonomi

 Leave a Reply