Pengadaan Pesawat Super Hercules C-130J TNI AU

18
36
Super Hercules C-130J. (C-130J Super Hercules -USAF)

Hawai, Jakartagreater.com – Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu didampingi Atase Pertahanan RI Marsekal Pertama TNI A. Joko Takarianto sekaligus mewakili Panglima TNI menghadiri upacara serah terima jabatan Komandan US PACOM (Pacific Command) dari Admiral Harris Hary kepada Admiral Philips Davidson, Rabu, 30 Mei 2018 di Dermaga Pearl Harbor, Hawaii, Amerika Serikat, dirilis situs TNI AU, 1-6-2018.

Upacara serah terima jabatan yang dihadiri para Panglima negara- negara sekutu dan sahabat AS serta para Duta besarnya dipimpin oleh The US Secretary of Defence General James Mattis. Sesuai dengan kebijakan strategi pertahanan AS 2018 di wilayah Asia Pacific, The US Secretary of Defence juga meresmikan perubahan nomenklatur organisasi US PACOM menjadi US INDO PACOM.

Sehari sebelumnya, Menhan RI mengadakan pertemuan bilateral dengan Secretary of Defense AS General Mattis di Markas Angkatan Laut Pearl Harbour untuk bersilaturahmi sekaligus memperkuat hubungan kerjasama dengan Amerika yang merupakan mitra strategis dalam memajukan dan meningkatkan bidang pertahanan dalam menghadapi situasi kawasan yang tidak stabil.

Pertemuan tersebut berlangsung terbuka dan bersahabat dan kedua belah pihak mempunyai komitmen yang sama dalam menciptakan stabilitas keamanan perdamaian di kawasan, dan sepakat membangun kerjasama yang nyata dalam menangani situasi keamanan kawasan yang sangat dinamis serta secara khusus siap bekerjasama dalam menanggulangi masalah terosrisme.

Pertemuan Menhan RI Ryamizard Ryacudu – Secretary of Defense AS, Jim Mattis di Pearl Harbour, Hawaii, Amerika Serikat. (TNI AU).

Pesawat C-130 type J

Pada kesempatan itu, Menhan RI mengatakan bahwa Indonesia akan terus menggunakan Alutsista yang berasal dari industri pertahanan AS. Dalam waktu dekat TNI AU akan mengadakan pesawat C-130 type J dari Lockheed Martin dan Helicopter Apache yang saat ini sudah diterima TNI AD. Tentunya akan diikuti dengan Alutsista-Alutsista lainnya sesuai rencana strategis pertahanan RI, ujarnya.

Sementara itu, General Mattis mengatakan bahwa Amerika siap membantu Pemerintah RI dalam mengatasi gangguan keamanan dan penanggulangan terorisme. Pernyataan tersebut disambut baik Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dan mengapresiasinya untuk bersama-sama mengatasi permasalah gangguan maupun ancaman dikawasan serta penanggulangan terosrisme.

Menurut kedua Menteri Pertahanan, situasi politik bisa naik turun tapi hubungan pertahanan dan militer harus tetap kuat dan bahkan harus meningkat. Amerika Serikat dan Indonesia mempunyai kepentingan bersama dalam meningkatkan hubungan kerjasama pertahanan dan selama ini telah melaksanakan latihan bersama antara kedua negara baik AD, AL dan AU

Pertukaran perwira siswa dan kegiatan lainnya juga sudah terlaksana tujuannya untuk memupuk jiwa kebersamaan dan membangun rasa saling percaya.

18 COMMENTS

    • Gak mungkin benteng alami dibiarkan hancur lebur, konyol namanya. Indonesia dulu khususnya Jawa dipertahankan mati Matian waktu PD 2 lawan Jepang oleh sekutu, hanya karena Belanda ceroboh makanya bisa dikalahkan dg mudah. Kalo tidak, bakal jadi Guadalajara raksasa. Pertempuran Pasifik akan fokus di Indonesia dan Jepang bisa dilemahkan lebih cepat karena sisi timur Jepang takkan terjaga dg baik.

LEAVE A REPLY