Jan 292016
 

Laksdya Didit 1

Jakarta – Markas Besar TNI menandatangani Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa senilai Rp 5,954 Triliun, yang dilakukan secara kolektif untuk Tahun Anggaran 2016.

Pengadaan barang ini diantaranya: kendaraan taktis (Rantis), suku cadang Rantis, non Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), munisi kaliber kecil dan besar. Ada juga pengadaan material khusus, senjata, non alat utama dan alat khusus, serta alat komunikasi dan pembangunan sarana prasarana pendukung.

Laksdya Didit 44

Penandatanganan kontrak secara kolektif ini dilakukan oleh Kepala Staf Umum (Kasum), Laksamana Madya Didit Herdiawan dengan mitra media penyedia barang dan jasa tersebut.

“Kontrak yang ditandatangani telah melalui proses lelang sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 70 Tahun 2012. Penandatanganan ini terdiri dari 389 kontrak untuk ketiga angkatan dan untuk pengadaan keperluan TNI di luar belanja rutin,” ujar Laksdya Didit di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat, 29/1/2016.

jakartagreater.com

  10 Responses to “Pengadaan Rantis dan Amunisi TNI”

  1.  

    Joss

  2.  

    Mantab belanja yg banyak ya pak

  3.  

    Biar Semakin Lengkap Alutsistanya

  4.  

    Ini pake tender gak ya??…..

  5.  

    Perut2 atasanya perlu latihan lagi tuh… banyak yg offset…

  6.  

    Dapet uang saku buat jajan alutsista….beli yang sesuai dengan kebutuhan, yg lain selagi kita masih bisa buat gak usah beli..hehe.

  7.  

    Bungkus semua

  8.  

    Kenapa yg dibeli tidak ada yg lebih gahar, misalnya S 400, Buk, pansir?