Pengebom Bunuh Diri Serang Markas Tentara Yaman

4
17
Pasukan Tempur Al-Qaida (wikipedia)

Aden, Yaman, Jakartagreater.com – Seorang pengebom bunuh diri menyerang markas pasukan keamanan Yaman di Provinsi Abyan, Yaman Selatan, Senin 23-10-2017 pagi, menewaskan 5 prajurit dan 3 orang lagi luka-luka, kata pejabat militer kepada Xinhua.

“Mula-mula, seorang pengebom bunuh diri meledakkan satu mobil yang diisi peledak di dekat markas tentara Yaman di Kabupaten Mudiyah di Provinsi Abyan, untuk membuat jalan buat sejumlah penyerang untuk memulai serangan mereka,” ujar pejabat militer yang tak ingin disebutkan jati dirinya.

Empat penyerang, yang bersenjatakan sabuk peledak, tewas oleh tentara setelah mereka gagal meledakkan diri mereka di depan markas keamanan di Kabupaten Mudiyah, kata sumber tersebut.

Al-Qaida di Jazirah Arab (AQAP) beberapa menit setelah pengeboman bunuh diri itu mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa kontak tembak bersenjata masih berlangsung di daerah tersebut.

Warga setempat mengatakan kepada Xinhua, yang dipantau Antara pada Senin 23-10-2017 malam di Jakarta, melalui telepon bahwa suara ledakan keras terdengar dan pertempuran antara penyerang, yang bersenjatakan senapan dan rompi peledak, dan pasukan keamanan berkecamuk di sekitar markas keamanan itu.

Satu sumber medis di rumah sakit publik di Mudiyah mengatakan, “Mobil ambulans membawa 5 mayat prajurit yang tewas dan sebanyak 3 lagi dengan luka kritis ke pusat medis.”

Pasukan tempur Al-Qaida meningkatkan serangan gerilya mereka terhadap pos pemeriksaan keamanan di berbagai provinsi Yaman Selatan sewaktu pasukan pemerintah meningkatkan operasi militer terhadap tempat persembunyian mereka di negara Arab yang dirongrong perang tersebut.

Pada September 2017, pasukan pemerintah Yaman yang beroperasi di Provinsi Aden, Yaman Selatan, melancarkan serangan baru anti-teror untuk mengusir pasukan tempur Al-Qaida dari kubu mereka di Provinsi Abyan, yang bertetangga di Yaman Selatan.

Aksi anti-teror yang dilancarkan telah mengusir petempur Al-Qaida dari beberapa desa di Abyan, dan lebih dari 50 di antara mereka ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara di Aden.

Cabang Al-Qaida yang berpusat di Yaman, yang dipandang oleh Amerika Serikat sebagai cabang paling berbahaya dari jaringan teror global tersebut, memanfaatkan konflik yang sudah berlangsung bertahun-tahun antara Pemerintah Yaman dan anggota milisi Al-Houthi untuk memperluas keberadaan mereka, terutama di Provinsi Shabwa dan Abyan. (Antara/Xinhua-OANA).

4 KOMENTAR

      • Memang sangat ironis, sebuah wilayah kaya di timur tengah tapi selalu dilanda konflik tak berkesudahan….

        Nabi Nuh pernah menyebutkan dalam Bibel, bahwasannya Yaman itu sebuah wilayah yg penuh dgn susu dan madu…….. tapi itu dulu, sekarang wailayah ini penuh dengan racun, racun keserakahan….

        Semoga konflik di Yaman segera berakhir, Yaman harus banyak belajar tentang kemajemukan dari Indonesia……. gimana cara mengelola sebuah kemajemukan kepada pak Jokowi…… ๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

  1. Sudah jadi kebiasaan, untuk menghancurkan markas militer, jalan satu-satunya dengan menyusup dan meledakan diri, trik ini awalnya di buat oleh Mossad, tetapi cara Mossad ini malah di tiru oleh mereka yang bodoh, justru Israel sekarang mengembangkan hal yang baru, dengan membuat drone kamikaze, masuk area lawan dan meledak. Jadi ide awal bom kamikaze adalah dari Mossad.