Jan 132018
 

Jet tempur JF-17B/FC-17B yang dikembangkan bersama China-Pakistan melakukan terbang perdana. © FYJS

JakartaGreater.com – Menurut laporan dari sumber berita China menunjukkan bahwa Chengdu Aircraft Industry Group (CAIG) telah mencapai tonggak baru dalam pengembangan JF-17 Thunder Block-III yaitu memasuki “tahap perancangan awal”, seperti dilansir dari laman Quwa.org.

Blok-III dijadwalkan sebagai upgrade besar bagi jet tempur JF-17 yang melibatkan subsistem elektronik baru, termasuk radar AESA, sebuah sistem pernika (EW) terpadu, sistem kendali terbang otomatis fly-by-wire (FBW) dan helmet-mounted display and sight (HMD/S).

Menurut Sina News, CAIG telah berhasil menentukan konfigurasi optimal untuk subsistem baru Blok-III, dan memastikannya memberikan peningkatan kemampuan yang nyata.

Perubahan yang dilaporkan meliputi modifikasi pada badan pesawat untuk radar AESA yang kemungkinan merupakan modul transmite/receive (TRM) baru dari Nanjing Research Institute of Electronics Technology (NRIET) – terkait dengan sistem EW- yang disematkan di badan pesawat dan perubahan “orientasi dari pipa ventilasi kokpit”.

KLJ-7A, radar AESA canggih buatan China yang akan disematkan pada pesawat tempur JF-17/FC-17 Blok III. © NRIET

CAIG melaksanakan pekerjaan pada jadwal yang relatif padat, yang berpotensi menyelaraskan dengan rencana Angkatan Udara Pakistan (PAF) untuk memproduksi JF-17 Thunder Blok-III pada tahun 2019 atau 2020.

Saat ini, PAF bermaksud untuk mendapatkan 50 jet tempur JF-17 Blok-III.

  15 Responses to “Pengembangan JF-17 Blok-III Masuki Babak Baru”

  1.  

    Kalo TNI beli ini gak ribet kayaknya…

  2.  

    Mending beli j 10 c 12 pesawat baru dari pada f 16 hibah 500 juta dolar blm sampai ke sini dah rusak di hawai ,ngerinya seperti 3 th lalu mw demo jatuh

  3.  

    Klo gak minggu ini ya minggu depan atau bulan depan 😆 negeri ini makin parah deh…

    http://rmol.co/amp/2018/01/13/322146/Februari,-Kontrak-Pembelian-11-Shukoi-Dengan-Rusia-Diteken-

    •  

      sbenernya bukan negri ini yg parah, tp rusia bingung mau ngasih tot-nya.. rusia mau skalian bikin tot manufaktur kerjasama disini, sparepart buat suport jam terbang, tp takut didemo ntar ada yg teriak pro komunis.. hehee..

  4.  

    Yg buat jdi delay itu teknisi kita atau senjatanya? Masa pkk kurdi,houti,hizbulah sukses padahal mereka grilyawan bukan tentara resmi yg terlatih lhooo

  5.  

    Bermula dr jiplak China bs melaju pesat perkembangan teknologiinya! RI bskah mengejar ketinggalan selagi dana R&D masih setengah hati?

  6.  

    PAC JF-17 Thunder – Multi Role Jet Fighter

 Leave a Reply