Okt 202019
 

Sistem Persenjataan Sentry Gun pada Ranpur Robotik. (@ Ansacorp Indonesia)

Jakarta, Jakartagreater.com  –   Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan menyelenggarakan seminar Sistem Persenjataan Sentry Gun Pada Ranpur (Unmaned Ground Combat Vehicle) Tahap I-III TA. 2019 di Balitbang Kemhan, Jl. Jati No.1 Pondok Labu, Jakarta. Acara dibuka oleh Kabalitbang Kemhan yang diwakili oleh Sesbalitbang Kemhan Brigjen TNI Abdulah Sani dan jajarannya, dirilis situs Kemhan RI, 16-10-2019.

Dari Industri Pertahanan dan Akademisi hadir perwakilan PT. Ansa Solusitama Indonesia, Universitas UPN “Veteran” Jakarta, dan Universitas Pertahanan.

Sebagai narasumber adalah Kabid Matra Darat Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Kolonel Kav R. Herdianto Nuringtyas, S.Sos., Aji Wijanarko, S.T., dari PT. Ansa Solusitama Indonesia, Indrazno Siradjudin, S.T., M.T., PhD. dari Politeknik Negeri Malang, penanggap Kasubdis Iptek Dislitbangad Kolonel Inf Iskandar dan Kaprodi Teknik Elektronika Ibu Novy Hapsari serta moderator Peneliti Madya Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Kolonel Arm Harun M. Nasution, S.H., M.H.

Unmanned Ground Combat Vehicle (UGCV) adalah kendaraan darat tanpa awak dengan sistem Robotik yang dirancang secara khusus untuk misi pengintaian, pengawasan dan akuisisi target guna meningkatkan keamanan personel.

Sistem Persenjataan Sentry Gun pada Ranpur Robotik. (@Ansacorp Indonesia)

UGCV adalah terobosan teknologi sistem Robotik yang berada di garis depan untuk menjaga prajurit pada jarak yang aman dari tembakan musuh secara efektif. Disamping itu juga UGCV ini dapat dilengkapi dengan sistem senjata sesuai kebutuhan. Berdasarkan kebutuhan tersebut Puslitbang Alpalhan melaksanakan penelitian tentang sistem persenjataan sentry gun pada Ranpur Robotik.

Kabalitbang Kemhan menegaskan bahwa kegiatan litbang 2019 ini adalah wadah dalam menstimulasi penguasaan core teknologi pada sistem persenjataan sentry gun dan teknologi Ranpur Robotik, sedangkan dari segi SDM dan fasilias sekaligus untuk mengukur kemampuan industri pertahanan nasional dalam menyelaraskan kemampuan teknologi persenjataan yang berkembang di dunia saat ini.

Dalam mengawali kegiatan Litbang sentry gun pada Ranpur obotik kali ini Balitbang Kemhan berkerjasama dengan PT. Ansa Solusitama Indonesia untuk turut membangun platfrom yang kita ingikan bersama dalam memenuhi kebutuhan sistem persenjataan sentry gun pada Ranpur Robotik nasional untuk menjaga wilayah NKRI yang cukup luas

Di akhir sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada pembicara, penanggap dan undangan yang telah meluangkan waktunya demi kepentingan bangsa dan negara. Diharapkan Unmanned Ground Combat Vehicle (UGCV) ini pada masa mendatang dapat menjadi bagian solusi untuk pelengkap pertahanan matra darat.

  5 Responses to “Pengembangan Sistem Persenjataan Sentry Gun Ranpur Robotik Indonesia”

  1.  

    hmmmm seminar melulu.kapan realisasinya.

  2.  

    Kebnyakan seminar tanpa bukti yng nyata..ujung2 nya stop di tengah jaln.. Kurang dana..

  3.  

    yang paling kelihatan belum ada stabilizer di bagian senjatanya, dan barangkali ada yang tahu spesfikasinya?

    •  

      Kalo antara senjata dan body kendaraan hanya menggunakan bantalan karet utk meredam efek getaran. Sementara yg terlihat bergetarnya senjata saat kendaraan bergerak itu karena body kendaraan terlalu kecil dan ringan utk membawa perangkat senjata RCWS spt itu. Walaupun terlihat ada stabiliser pada roda rantainya.
      Mungkin jika dibuat agak besar sedikit dan dng stabilizer pada roda rantai diganti yg auto akan berbeda hasilnya.
      Tp ini sdh sangat bagus. Karena baru prototype dan masih dianalisa kendala2 operasionalnya, termasuk peegerakan RCWS yg blom lincah, berkaitan dng penggunaan material robotiknya.. Pengembangan selanjutnya pasti sdh lebih baik. Sukses buat Balitbang Kemhan dan PT. Ansa Solusitama Indonesia.

  4.  

    Dari sisi design dan ukuran.. Sprtinya memang diperuntukkan agar bisa memasuki gang2 sempit sebagai tameng utk pasukan dibelakang dalam menetralisir dan menguasai kota..
    Jika dilihat dari senjata yang diusung, bisa juga untuk melindungi pasukan dari para sniper yang bersembunyi digedung2 dengan menembak salvo menghancurkan tembok persembunyian.
    Dilihat dari sisi design yg msh bisa ditumpangi, bisa juga dimanfaatkan utk ambulance utk pasukan yg terluka…

    Mantap.. design nya cocok dan jempolan..