Pengembangan Tank Medium FNSS – Pindad

36
19

tank-medium-pindad

tank-medium-pindad-1

tank-medium-pindad-2

tank-medium-pindad-3

tank-medium-pindad-4

tank-medium-pindad-5

tank-medium-pindad-6

FNSS Savunma Sistemleri Turki dan PT Pindad Indonesia telah meluncurkan desain tank medium yang dikembangkan untuk Angkatan Darat Indonesia. Dua prototipe sedang dibangun, satu di Turki dan satu di Indonesia yang akan selesai pada tahun 2017. Setelah prototype jadi, masing-masing negara akan mengembangkan desainnya sendiri. Tank Medium generasi pertama seperti yang ditampilkan dalam Indo Defence 2016. Namun Tank ini juga akan dikembangkan menjadi Infantry Fighting Vehicle serta tank medium versi amfibi untuk keperluan pasukan Marinir.

36 KOMENTAR

  1. Setelah tank medium di kuasai,lanjut experiment tank MBT. Ambil dari model MBT leopard juga gpp sebagai dasar model,tp harus lebih banyak ciri khas dari pt. Pindad sebagai pembeda ..
    Tinggal rudal nya aja nih yg masih kurang. Panser,tank,LPD,kapal selam,kapal perang,senapan udah bisa di bikin sendiri ..

  2. Tank untuk kelas Medium adalah salah satu dari 7 item yang akan ditindak lanjuti menjadi sekala “prioritas.”
    Kemungkinan terbesar dari ToT dengan Turki adalah Indonesia akan memproduksi untuk TNI dan untuk di jual ke negara luar.

    Semoga lancar…

    • Ya itu yg kurang..tapi memang harus ada add on senjata lain misal rudal anti tank, rcws, pelontar granat otomatis..senapan anti serangan udara..add on juga modular shield untuk tambahan perlindungan..

      Jangan lupa pelapis anti infra red..biar gak gampang terdeteksi uav atau pespur lawan

      Kalo bisa add on bakal joss..

    • tank armata memang sangat revolusioner dari segi rancang bangunnya…dan itu di akui oleh orang2 inggris. sangat berbeda dg design tank reguler yg berkembang saat ini. nah tank medium pindad kan termasuk desaign tank konvensional. jadi jangan disamakan…lagipula dari segi kelas beratnya berbeda….tetapi bagaimanapun tank pindad ini tetap patut disyukuri, suatu langkah maju intik langkah berikutnya yang lebih maju lagi.

  3. mosok udah jadi rongsok…? lah dibikin aja belum, ini kan baru desaign…baru mau buat prtotype.

    berapa loe kagak ngerti apa artinya rongsok ya…?

    kalau MBT malaysia pt-91 pendekar memang boleh dikatakan rongsok…lah udah banyak yang rusak. barang lama lagi.

  4. Klo utk medium tank, sudah sangat tepat klo kita membangun utk keperluan yg lain ( multi platform ) hal ini tentunya dpt menekan angka sparepart nightmare dgn berbagai jenis sista. Dan selain itu dapat terserap oleh lintas angkatan. Pindad harus bisa memenuhi kebutuhan user (AD,Marinir, dll) sudah bkn jamannya lg Pindad sekedar “bisa bikin’ tapi tak terserap user. Pindad harus menampung input dari user sehingga tercipta alutsista yg cocok dan terserap oleh angkatan kita.

  5. Power to weight ratio nya agak rendah, cuma 20 hp/ton. Kalo dipake perang di hutan2 mungkin ga masalah. Tapi kalo dipake buat urban warfare sepertinya kurang lincah karena mesinnya kurang kuat. Sekedar perbandingan, Leopard 2 sekitar 24hp/ton. Scorpion sekitar 23hp/ton. Itu aja padahal kan produk lawas. Kalo yang produk2 baru kayak K2 Black Panther-nya Korsel itu sampe 27hp/ton. Tank2 modern masa depan kayak T14/15 Armata-nya Russia itu malah sampe 31hp/ton. Ini jelas karena di masa depan tank bakal lebih dipake sebagai urban warfare dan penting untuk punya mesin yang kuat supaya bisa bergerak dengan lincah.