Okt 252017
 

Prototype Tank Medium Pindad-FNSS tampil perdana di HUT ke-72 TNI, Cilegon, Banten,5/10/2017. (photo : PT Pindad)

Jakarta- Kementerian Pertahanan (Kemhan) menaruh perhatian dan memberikan dukungan penuh kepada industri pertahanan dalam negeri untuk mengembangkan teknologi kendaraan tempur. Dukungan ini, tidak lepas dari amanah yang diemban Kemhan dalam melaksanakan UU Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan.

Demikian dikatakan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja saat membuka Konferensi Kendaraan Lapis Baja / Armored Vehicle Asia (AVA) Tahun 2017, Selasa (24/10) di Jakarta, yang dirilis Kemhan RI.

Kegiatan konferensi yang diselenggarakan untuk kedua kaliya ini menjadi sarana dan forum untuk bertukar pandangan, ilmu pengetahuan dan mengembangkan jejaring / networking terkait dengan penjajakan kerja sama antara industri pertahanan di bidang kendaraan tempur.

Lebih lanjut Menhan dalam amanat tertulisnya mengatakan bahwa UU Industri Pertahanan diantaranya menugaskan Kemhan RI selaku pembina teknis untuk membimbing industri pertahanan lokal, baik dari BUMN atau BUMS, agar dapat mendukung kegiatan pengembangan kendaraan tempur yang tercermin dalam rencana kebutuhan TNI dalam kebijakan MEF.

Selanjunya, Kemhan menterjemahkan tugas tersebut yakni dengan melahirkan keberpihakan / affirmative policy untuk pengembangan industri lokal diantaranya melalui PT Pindad selaku Lead Integrator industri pertahanan dari kategori BUMN dan juga industri swasta.

Pengembangan ini mencaku tiga hal besar, terkait :

1). Platform kendaraan tempur dari roda ban 4×4, 6×6 hingga mungkin nanti yang 8×8, dan juga roda rantai atau track system.

2). Sistem terkait dari komunikasi, battle management system hingga radio dan sistem penginderaan sasaran.

3). Sistem persenjataan diantaranya pengembangan kerjasama strategis untuk membangun turret 90 mm dan 105 mm yang telah dilaksanakan oleh PT Pindad dan mitra startegisnya.

Di bidang platform, misalnya lahirnya Anoa 6×6, Komodo 4×4, Badak 6×6 hingga yang roda rantai seperti Medium Tank sebagai karya termutakhir dari PT Pindad yang melakukan kerjasama dengan FNSS Turki. “Sementara dari sistem komunikasi dan radio ada juga BUMN seperti PT Len dan industri swasta yang terlibat”, tambah Menhan.

Menurut Menhan, semua kemajuan ini tentu tidak lepas dari dinamika dalam mencermati perkembangan situasi dan tantangan keamanan dan pertahanan nasional. Kemhan terus menerus mendorong seluruh pemangku kepentingan, dari industri pertahanan hingga para end user di lingkup TNI, untuk bisa mengoptimalkan komunikasi antara mereka dalam pembahasan sistem dan teknologi kendaraan tempur yang dikehendaki oleh end user.

Sehingga produk kendaraan yang lahir baik dari hasil karya putra – putri Indonesia yang tersebar di BUMN dan industri swasta, atau yang merupakan hasil kerjasama antara negara seperi Medium Tank yang lahir dari kerjasama RI dan Turki, akan sesuai dengan karakter dan kondisi geografis Indonesia. (Kemhan RI).

  43 Responses to “Pengembangan Teknologi Kendaraan Tempur Indonesia”

  1.  

    Kabar KRI klewang hilang tak berbekas

  2.  

    yg digadang2 prtama di dunia dan canggih. kini ditelan bumi

  3.  

    Komen atas saya hilang yg banding2 in jumlah armada darat ttngga sebelah.hihihi

  4.  

    kembangin juga tank pertahanan udara berantai misal kaya PREDATOR rusia, pasangin dual canon 30mm sama rudal clas menengah udara.
    kan makin serem fariasi medium tank nya..

  5.  

    ganti meriam dobel canon 30mm plus cantelin rudal clas menengah, biar serem farian medium tank mirip PREDATOR rusia, keren kan hhaa..

  6.  

    SEBELUMNYA TOLONG LIHAT PETA DAN RINCIAN LUAS WILAYAH NEGARA-NEGARA ASEAN!!
    kalau mau hitung2 an dari data alutsista TNI AD dibandingkan negara Malaysia (TDM) dan Singapura (SAF)…Indonesia (TNI AD) jauh dari jumlah kuantitas alutsista apalagi kualitas alutsista…
    AV 8 GEMPITA (280) : TERREX AV 81 (155) : PANDUR II (26)
    ACV 300 (287) : BIONIX IFV (221) : MARDER (42)
    K200 KIFV (132) : M113 A2ULTRA(IFV&OWS) 950 “WOW BANGET” : M113 +(ARISGATOR) (150)
    ASTROS II (64) : HIMARS (44) : ASTROS II TNI AD (36)
    SSPH PRIMUS : 64 : M109 A6 PALADIN :32 : M109 A4 BE : 18

    •  

      Ente kalau nyepam kreatif dikit napa… Dari dulu komeng ini terus yg post…

      •  

        Udahlah bung fnc, bisanya dia baru segitu.

        Lebih lumayan dia daripada si super ngeyel berlabel Q+H

        •  

          Nah kalau ini ane setuju banget wkkkkk….

          •  

            Sepertinya ada saingan tn phd, komisi bagi berapa yaa,
            Tapi loe Fnc tidak dpt bagian, jgn pula nanti loe merasa dpt bagian antara tn phd dgn anas, kalau loe mau buat lg punyamu, gak usah loe ikuti itu anas & tn phd.
            Apa yg mau loe promosikan

            Hah

            Haa

            Haaaaa

          •  

            Sepertinya ada saingan tn phd, komisi bagi berapa yaa,
            Tapi loe Fnc tidak dpt bagian, jgn pula nanti loe merasa dpt bagian antara tn phd dgn anas, kalau loe mau buat lg punyamu, karna sukanya nyantel, jd gak usah loe ikuti itu anas & tn phd.
            Apa yg mau loe promosikan

            Hah

            Haa

            Haaaaa

          •  

            Ngomong apa ente qarin makin kumat sarapnya wkkkk… yg tertarik dapat bagian tuh agato… Dari pendukung Grigoro berubah ke siluman gendut xixixi… Bau pesing ahh mulutmu sana kumur dulu gih jng deket2 mau muntah nih wkkk….

          •  

            Kaaann, memang eloe sukanya nyantel

            Hahhahaaaa

          •  

            Xixixi… Makanya makin rusak dagangan bung jimmy di mata bung Tn gara2 loh yg cuman bisa ngemeng ga jelas sm ngalay sih… Makin hostile jadinya bung Tn sekarang sm dagangan bung jim xixixi… Ehh, Pantes bau pesing Keknya mulut loh tuh tempat kencing mbah bowo yah wkkkk…

          •  

            Jimmi sudah ada yg dipromosikannya, tn phd juga sudah ada yg dipromosikannya, jadi ngapain loe urusi punya jimmi, tn phd & lainnya, kalau mai dpt bagian promosikan punya loe, entah itu barang yg digigit gigit tapi gak crot2, atau yg lainnya, jgn bisanya cuma nyanteeell ajjaaa

            Hahhahaaaa

          •  

            Hahaha… Bukan cuman bung TN tahu… Banyak kok yg eneg sm loh… Buktinya banyak kan yg ngebully loh kemaren… Dari Sales rosobon sampe sales loket, dari pendukung Rusia dan juga Asu semua ngebulli loh karena semua eneg sm loh… Jadi yg ga jelas di sini itu loh… Sm kek omongan alay loh yg gak jelas xixixi…

          •  

            Bagusny eloe ngurusi punya ruskye yg lg pasang iklan ‘pengen celup bayar dulu’

            Hahhahaaaa

        •  

          Makanya percuma debat panjang sm loh… Isinya jadi omong kosong alay semua… Mending loh ngemeng sm tembok aja gih biar bahagia xixixi…

          •  

            Makanyaaa, sebelum sy komen loe bawa air minum supaya kagak nyangkut itu komen sy digigimi yg mengan radiasi yg bisa diburu rudal kh-35u berani mati

            Hahhahaaaa

          •  

            Makanyaaa, sebelum sy komen loe bawa air minum supaya kagak nyangkut itu komen sy digigimu yg mengandung radiasi yg bisa diburu rudal kh-35u

            Hahhahaaaa

          •  

            Waduh, Nih oramg suka double2 replynya mending mendidik cuman teriakan alay… Bung Diego mungkin bisa sedikit di pentung ini tukang nyimeng biar tobat… Hush2 sana2 kalau mo komen ngalay jangan di sini… Warjager tuh pengennya nungguin komen top kek bung Senopati sm bung Tn … Bukan komen alay loh… Mulut wc kelaut aja gih…

          •  

            Apa bisaa?

            Mudah2an ini komen gak nyangkut digigimu yg mengandung radiasi

            Hahhahaaaa

    •  

      Astros TNI AD bakal nambah.
      Untuk setara SPH : SPH Caesar Nexter harus diikutkan. Caesar Nexter pun bakal nambah.
      Medium tank kita sekelas marder bakal dibikin 300 – 400 unit.
      Untuk sekelas M113 bisa ditambahkan anoa sekitar 600an unit yg sedang dalam taraf produksi dan badak sekitar 50 unit.
      Setara Terex baru akan mulai produksi, dimulai dengan lisensi Pandur.

      Akhir 2024 diharapkan sudah ada 4 divisi Kostrad terbentuk. Jangan dilupakan pula 6 skuadron heli serbu dan 2 skuadron heli angkut berat. Belum termasuk beberapa skuadron heli serang. Itu untuk AD saja.

    •  

      mengapa MBT tidak dimasukan??? itukan juga alutista darat??? lalu sekelas BMP-3F meskipun milik marinir…. heli serang juga tidak dimasukan…
      Saran kalau mau menunjukan komparasi data… yang pertama adalah kategori, apakah alutista AL/AU/AD… baru dibuat list untuk semua jenis kendaraan tempur yang ada…

  7.  

    Yg prnting medium kerren..masalah armor bisa d utakatik..boleh krasak krusuk d hutan..

  8.  

    Bersabar…pengembangan teknologi butuh waktu dan biaya untuk research…berdoa saja biar cepat turun anggarannya

  9.  

    Bhas su35 bosen