Jun 202019
 

Pentagon, Jakartagreater.com – Pentagon mengungkapkan Rabu 19-6-2019 bahwa penempatan pasukan terbaru AS ke Timur Tengah juga akan mencakup Batalion Rudal Patriot, pesawat tak berawak dan pesawat pengawas berawak. Dirilis Sputniknews.com pada Rabu 19-6-2019.

Selain itu, Pentagon telah mengindikasikan bahwa mereka tidak ingin perang dengan Iran, tetapi bahwa ia “berpose dan siap untuk membela pasukan dan kepentingan AS di kawasan itu,” lapor Reuters.

Perkembangan terakhir terjadi beberapa hari setelah Sekretaris Menteri Pertahanan Patrick Shanahan mengumumkan pada hari Senin 17-6-2019 bahwa AS akan mengirim 1.000 pasukan tambahan ke Timur Tengah untuk melawan dugaan agresi Iran.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada saat itu, Shanahan menyatakan bahwa prajurit itu akan digunakan “untuk tujuan pertahanan untuk mengatasi ancaman udara, laut dan darat” di wilayah tersebut.

“Serangan Iran baru-baru ini mengesahkan laporan intelijen yang kami terima atas perilaku bermusuhan oleh pasukan Iran dan kelompok proksi mereka yang mengancam personel dan kepentingan AS di seluruh kawasan,” tambah pernyataan itu.

Penyebaran sebelumnya kelompok kapal induk AS awal tahun ini didorong oleh keyakinan AS bahwa Iran yang harus disalahkan atas serangan baru-baru ini terhadap kapal tanker minyak di wilayah tersebut. Iran telah berulang kali menolak anggapan bahwa itu ada hubungannya dengan serangan.

Hubungan antara AS dan Iran sebagian besar tetap membara sejak AS memilih untuk menarik diri dari Rencana Aksi Gabungan 2015, sebuah tindakan yang kemudian memicu dimulainya kembali serangkaian sanksi.

  8 Responses to “Pengerahan Pasukan AS ke Timur Tengah Meliputi Rudal Patriot”

  1.  

    (Hubungan antara AS dan Iran sebagian besar tetap membara sejak AS memilih untuk menarik diri dari Rencana Aksi Gabungan 2015, sebuah tindakan yang kemudian memicu dimulainya kembali serangkaian sanksi)

    USA tetap dalam kontrol Fremanson…….. mana berani melawan titah raja yahudi itu berakibat fatal dan akan KUALAT……….

  2.  

    di situ ada si pendengki disitulah ada kerusuhan.

  3.  

    Asu Bikin onar ,kok gak bosen 2 ya

  4.  

    Biarin aja, us pikir segampang itu perang dengan iran,,,perang dengan iran akan banyak mengorbankan nyawa, materi dan waktu yg panjang’ ini bukan perang segampang hitungan matis2 dalam kertas.

    •  

      USA udah belajar kesalahan di Vietnam, makanya USA bisa berhasil di Irak dan Afganistan. Kehilangan 4000-6000 prajurit ya worth it lah dengan terjungkalnya Saddam Husein dan Taliban.

      Apalagi kalo jadi perang dengan Iran, USA bisa mencoba senjata terbaru abad 21. Tinggal liat Rusia ama China bakal ikutan main gak. Kalo iya bisa sekali tepuk dua tiga lalat bakalan mati. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

  5.  

    ngimpi .com

  6.  

    Gak akan sekuat itu bung agato kalau rusia + china ikut bukan cuma militer ,ekonomi juga ikut kolaps berani jamin 100%, Amerika cuma bisa berkata andai itu terjadi :kami (USA) merasa prihatin dengan pengerahan kekuatan china dan rusia, perang kok prihatin PREeeet