Aug 152017
 

ilustrasi : Tim Basarnas siap melakukan operasi (Badan SAR Nasionai)

Kupang – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak memberikan penghargaan kepada Kepala SAR Kupang I Nyoman Sidakarya yang sudah bekerja secara maksimal untuk menemukan 4 prajurit Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar yang sempat hanyut terbawa arus laut, pada minggu lalu.

“Penghargaan ini merupakan ucapan terima kasih Pangdam kepada SAR yang telah berjuang menyelamatkan 4 prajurit kami yang hanyut dan sempat hilang¬† selama 24 jam di tengah laut, setelah selesai membeli makanan di Desa Oepoli,” ujar Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang, Selasa 15-8-2017 di Kupang.

Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa mengatakan penghargaan itu sebenarnya ingin diberikan secara langsung oleh Pangdam IX/Udayana, tetapi karena Pangdam sedang ada kesibukan yang tidak bisa diganggu, maka penghargaan itu diberikan langsung oleh Komandan Korem 161/Wirasakti.

“Saya minta maaf sebab seharusnya yang memberikan ini adalah Pangdam tetapi sebab Panglima masih berhalangan maka saya yang memberikan,” kata komandan berbintang satu tersebut.

Pemberian penghargaan disaksikan Kepala Badan SAR Nasional M Syaugi bersama sejumlah stafnya yang sedang berkunjung ke NTT untuk meninjau perkembangan dari Pos-pos SAR yang ada di wilayah provinsi berbasis Kepulauan itu.

Penghargaan juga diberikan kepada Komandan Lanud El Tari Kolonel (Pnb) Ronny Moningka, Komandan Lantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Dedi Suhendar, masyarakat sipil, dan seorang Babinsa.

Menurut Danrem, penghargaan juga didapat oleh ketiga orang tersebut sebab telah tergabung dalam tim pencarian anggota TNI yang hanyut dengan usahanya masing-masing, seperti Lantamal VII Kupang mengerahkan kapal perang untuk membantu mencarinya.

Sementara Babinsa dan masyarakat sipil berusaha mencari di pesisir-pesisir pantai pada saat kejadian.

“Kasus ini adalah bukti sinergitas yang terbangun secara baik antara instansi serta masyarakat di NTT ini,” ujar mantan Wakil Komandan Jenderal Kopassus tersebut.

Kepala Badan SAR Marsekal M Syaugi mengatakan penghargaan yang diberikan amerupakan momen atau saat yang tepat agar SAR semakin meningkatkan kinerjanya dalam bertugas.

“Terkait penghargaan itu, yang jelas tugasnya Basarnas itu sesuai UU 29 tahun 2014 yang isinya adalah mencari, menolong, menyelamatkan serta mengevakuasi korban jiwa. Ini bukti dari koordinasi dan kerja sama yang bagus,” kata Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa.

Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa juga mengaku salut dengan situasi di daerah NTT sebab koordinasi yang jelas dan bagus menghasilkan hasil yang bagus pula. Dirilis Antara, 15 Agustus 2017.

  One Response to “Penghargaan Kepada SAR yang Selamatkan 4 Prajurit”

  1.  

    tes

 Leave a Reply