Mar 262019
 

Pesawat tempur multiperan Sukhoi Su-35 Angkatan Udara Rusia Β© Marina Lystseva via TASS

JakartaGreater.com – Pengiriman pesawat tempur Sukhoi Su-35 Rusia ke Indonesia bisa dimulai pada 2019, kata Duta Besar Indonesia (Dubes RI) untuk Rusia Mohamad Wahid Supriyadi, seperti dilansir dari laman TASS, pada hari Senin. (25/3/2019)

“Anda tahu, ini adalah masalah teknis karena perjanjian telah ditandatangani. Pembicaraannya adalah tentang penerapannya secara teknis karena skema itu sendiri cukup baru bagi kami”, kata Dubes RI.

Seperti yang kita ketahui bersama, skema ini membayangkan pertukaran beberapa produk untuk produk lain dan saya sangat berharap bahwa itu dapat diimplementasikan dalam waktu dekat. “Saya berharap ini akan terjadi pada tahun ini”, kata diplomat itu, pada saat ditanya tentang kapan pengiriman pesawat tempur Su-35 ke Indonesia akan dimulai.

Ketika menjawab pertanyaan tentang posisi Amerika Serikat dalam masalah ini, diplomat asal Indonesia mengatakan bahwa Jakarta merasakan tekanan tertentu dari Washington.

“Tetapi pemerintah telah membuat keputusan untuk dirinya sendiri dan semua ini adalah masalah internal, masalah kepentingan nasional dan juga keputusan secara alami akan dibuat oleh kami”, kata Dubes Mohamad Wahid Supriyadi.

Duta Besar juga mengatakan bahwa Rusia-Indonesia sedang mengerjakan proyek-proyek baru dalam bidang kerjasama militer dan teknis tetapi dia menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut mengenai hal itu.

“Setiap tahun, komisi khusus untuk kerjasama militer dan teknis mengadakan sesi untuk membahas permasalahan saat ini”, kata Dubes RI.

  39 Responses to “Pengiriman Su-35 Pesanan TNI AU Bisa Dimulai 2019 – Dubes RI”

  1.  

    Hmmm… apa beda “bisa” dan “akan” ya? πŸ˜› hihihihi

    •  

      Makna dikalimat sama, pengertian di kalimat sama, maksud di kalimat sama
      Hanya beda tulisan dan cara membacanya

      •  

        hahahahah πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜† ya ya ya

        tuh Maroko borong 26 F-16V seharga US $ 3,787 milyar, jadi harga per unitnya sekitar US $ 145+ juta

        klo menurut saya itu kena tipu mentah-mentah oleh sales plus terkena ancaman surat kaleng dari si paman πŸ˜† wkwkwkw

    •  

      Masih mau akan direncanakan …
      Dalam kondisi wacana perencanaan dimasa datang ..
      Bosan…

      •  

        Heheheh, sabar, bisa jadi itu cuma “inisiatif” mereka sendiri, tapi juga bisa atas perintah pejabat tinggi atau mungkin tertinggi πŸ˜€ toh mereka yang komentar tersebut adalah “asisten” atau cuma perpanjangan tangan penguasa saja πŸ˜€

        Salah komen jabatan melayang πŸ˜›

        •  

          Bisa berarti dapat dikirim bila segala sesuatu yg disyaratkan dalam kontrak dipenuhi. Kadang saya heran dlm pemberitaan disebutkan demi NKRI tidak takut siapapun dan melakukan apapun, tapi mau bayar Su 35 masih maju mundur kayak undur-undur.

          •  

            Nah itu tadi, salah satu pejabat ada yg komen pembelian adalah hak Indonesia, Indonesia negara berdaulat, namun ada pejabat lain yg komen masalah geopolitik, sanksi, bisa membuat rakyat menderita… dan banyak lagi deh…

            Namun menurut saya saat pemimpin menyerahkan itu kepada bawahannya utk menyelesaikan ternyata malah jadi begini…

            Apa penyebab semua itu ya bisa macam-macam dan hanya mereka yang tahu…

  2.  

    Klo bilang 2019 anggap aja 31 desember jd gak terlalu ngarep. Biar gak terlalu sakit klo jatuh…..
    ????????

  3.  

    Indikasinya…Lanud wahyudi sudah membangun fasilitas SU 35…waktunya sudah dekat…

  4.  

    Gini aja ya beritanya….

    •  

      indonesia beli 11 unit minta tot pakai imbal dagang pula itu, yaa mimpilaaah & katanya pula klu pespur sukhoi asal russia akan diperbaiki diukraina, tentu sj klu sprti Itu wajar indonesia ditegur & diperingatkan russia,
      krna jk diluar ijin russia dlm perbaikannya itu sudah merusak citra sukhoi asal russia & lagian diukraina tdk memiliki pabrikan mesin pesawat turbofan lowbaypass super sonic, yg ada cuma dirussia, yaitu mesin RD utk pesawat yak, mesin klimov utk mig, mesin NK utk tupolev, mesin saturn utk sukhoi,
      ditambah lg nanti bakalan terbang mesin gen terbaru turbofan low baypass utk su 57 & utk pesawat angkut raksasa turbofan high baypass

      Jd diukraina cuma ada pabrikan pesawat high bypass yaitu antonov yg dulu juga ilmuan russia yg mncetak pabriknya utk menambah devisa ekonomi ukraina & menambah lapangan pekerjaan utk warga ukraina

      Mungkin jk indonesia trancam mmbatalkan pembelian su 35 krna tekanan amerika & sekutunya? Mungkin bukan cuma teguran & peringatan yg diterima indonesia dr russia, bisa jd russia & negriΒ² yg trgabung di csto bakalan menghentikan prdagangan dgn indonesia & beralih ke negara lain
      πŸ˜†

      Bahkan russia bisa mengajak negara uni eropa bekas sovyet utk menyetop perdagangan dr indonesia & beralih ke negara lain
      πŸ˜† πŸ˜†

  5.  

    Emangnya pembayaran imbal dagang semudah membayar pakai uang kash???? Pemilihan komoditi yg diinginkan pasti turut serta diawali pencarian perusahaan asal rusia yg menginginkan komoditi tersebut dan ini jelas membutuhkan waktu yg pasti membuat rumit proses pembayaran, kebijakan imbal dagang dikeluarkan untuk mempelebar sayap ekspor komoditi2 indonesia’ tujuannya baik kok tp sedikit lebih rumit ketimbang bayar pakai uang kash, kita enak aja ngomong begini begitu dengan pemikiran negatif tp emangnya rusia mau asal2 milih komoditinya??? Adanya keterlambatan bukan sekedar faktor imbal dagang tp adanya perjanjian2 baru tentang kerjasama industri militer yg berhubungan dengan adanya sedikit perubahan kontrak su35, hal2 seperti ini gk harus dipublikasikan dan gk ada aturan harus detail diketahuin rakyat karena ada hal2 yg emang harus dirahasiakan sebab sebenernya kerjasama militer dengan rusia membuat indonesia berada diujung sanksi2 yg telah diterapkan usa, semua dilakukan harus pakai perhitungan dan lebih hati2 agar tidak menyulitkan perjalanan membangun ekonomi negara, kalau emang kerjasama industri militer bersama rusia bisa dilakukan secara halus sehingga membuat indonesia terhindar dr sanksi usa kenapa harus melakukannya dengan ceroboh???? usa pun sesungguhnya tak ingin memberi sanksi kepada indonesia karena usa membutuhkan pengaruh indonesia untuk melawan hegemoni china, usa memberi ijin kepada indonesia dalam pengembangan pespur kfx/ifx menunjukkan secara halus usa ingin teknologi militer indonesia lebi maju dan menjadi pesaing china dikawasan tp karena hasutan british dan australia yg kita tau punya kepentingan banyak disekitar kawasan terkadang mengganggu keyakinan dan mempengaruhin kebijakan usa terhadap indonesia’ sesungguhnya usa percaya bahwa indonesia bukan tipikal negara agreshor yg bisa menimbulkan ancaman tp karena kepentingan2 british dan australia dikawasan membuat usa gk bisa terang2an membantu teknologi2 militer indonesia saat ini, indonesia harus secara halus mencari jalannya sendiri menggapai teknologi2 industri militer termaksud kerjasama industri militer dengan rusia harus dilakukan secara halus agar tidak memunculkan protes dan kecemburuan dr negara disekitar kawasan dan negara yg merasa kepentingannya terancam karena kemajuan teknologi militer indonesia’ dalam hal ini dibutuhkan kebijakan yg cerdas untuk mengejar teknologi2 industri militer secara halus jd biarkanlah dahulu pemerintah melakukan pekerjaannya secara halus dan jangan paksa pemerintah harus menjelaskan masalah alutsista dan kerjasama industri militer dengan detail.

    •  

      panjang amat yah tapi dari penjelasan yang panjang lebar dan membingungkan itu muncul 3 soal sih
      1. perlu berapa taon nentukan komoditas?
      2. bila ingin RI-Korsel maju, kenapa ada 4 teknologi yg tak diberi? katanya butuh buat hadapi cina
      3. pemerintah melakukan secara halus ataukah sengaja memperpanjang kekuasaan sebagai alasan agar semua bisa tercapai?

      menurutku bila semua ditangani dengan cepat dan cekatan, berarti pemerintah ini cerdas, dan cocok untuk dipertahankan, tapi bila sebaliknya yah begitulah

      •  

        huahahaha πŸ˜€ sama nih bingung juga apa maksutnya

      •  

        secara teknis sih, bisa aja antara ri-rusia bahas komoditas yg bakal dijadikan imbal dagang secara cepat, bentuk forum yg khusus menangani hal tersebut, dengan catatan ri memang serius.

        untuk teknologi bisa minta tot dari yg laen, saab pernah tawarkan tot, tapi kita perlu beli gripen sebagai syaratnya, dan tni au tidak berencana menambah merek baru dalam layanan. tapi menurut saya emng as tidak berniat atau niatnya tak serius, sebab dulu saat korsel main solo, dengan mudah mereka beri tot, dan hasilnya adalah T-50/FA-50, sementara saat RI ikut, mereka pun enggan

        untuk yg ketiga sepertinya memang pemerintah yang lemah

    •  

      ooooohhhh gitu

    •  

      1.Emangnya sudah berapa tahun penandatangan kontrak??? Coba cek berapa tahun su35 china baru dikirim dan tuntas dalam pengiriman??? China beli pakai uang kash loh,,,nah pakai imbal dagang dan munculnya perjanjian baru tentang kerjasama industri militer yg mempengaruhin kontrak ya sudah pasti mempengaruhin jadwal pengiriman su35 indonesia
      2. Teknologi yg tidak diijinkan itu adalah teknologi radar AESA, IRST, EO TGP, JAMER RADIO FREKUENSI,,,apakah ke 4 teknologi ini tidak bisa didapat dr eropa atau negara lain???? keempat teknologi ini tidak bisa diungkapkan amerika karena ini bagian rahasia teknologi pespur amerika, rancang bangun sudah diberikan ilmu teknologinya ya paling tidak keempat teknologi lainnya ya ada usahalah mendapatkannya, dan untuk indonesia saab swedia sudah menawarkan diri untuk join sistem avionik pengembangan ifx versi indonesia selanjutnya bahkan untuk mesin ada negara yg lg diloby untuk memberikan lisensinya kepada indonesia dan joint membangun pabrik mesinnya di indonesia.
      3. Ini tidak ada sangkut paut dengan politik dalam negeri, ya semuanya pengen cepat dan tepat tp apakah semuanya segampang yg kita bayangkan???? Contohnya undang2 kerjasama militer dan proyek industri militer indonesia – rusia harus terlebih dahulu dirancang dan disahkan oleh anggota dewan komisi I, ya pemerintah lewat menhan kepinginnya ini segera secepatnya dirancang dan disahkan oleh anggota dewan komisi I tp ya semuanya tergantung kinerja anggota dewan komisi I dan pemerintah bisa dipelintir ini itu kalau mendesak komisi I apalagi ini jaman kampanye yg seenak jidadnya sebar hoaks, alutsista telat datang dipelintir, harga telur naik dikit dipelintir, harga beras naik dipelintir tp yg bagus2nya malah dianggap sebelah mata,,,,terlalu kerdil cara berfikir kita bila menyangkutkan sesuatu apalagi masalah alutsista ini pasti ada kaitan politisasi pemerintah untuk memperpanjang kekuasaan’ kalau emang bagus cepat atau lambat ya pasti kelihatan hasilnya, siapa yg gk mau cepat dan tepat tp apakah karena pengen cepet jd semau khendak kita mengatur atur negara lain dan mendesak desak anggota dewan komisi I???? Semua ada proses dan aturan mainnya, Jangan termakan profokasi2 otak kerdil yg maling teriak maling’ dr anggaran alutsista dan meliter yg dianggarkan pemerintah aja sudah kelihatan kok komitmen pemerintah untuk pengadaan alutsista dan mengejar ilmu teknologinya.

      •  

        berapa taon perlu tentukan komoditas?
        kalau serius, menteri-menteri terkait akan membahasnya intens dengan rusia, 6 bulan itu cukup lama sebenarnya, 1 tahun itu kelamaan, jadi butuh berapa lama?

        dari eropa? bisa, tapi tadi katanya mendukung, kenapa bawa-bawa eropa? yg dibahas sebelumnya itu usa, jelas ini membuat timeline program bisa tergganggu

        ruu rusia-indo ya? bisa jadi nnnti yg merevisi keciduk kpk

        itu bukan komitmen pemerintah tapi tuntutan MEF (TNI), apa sekarang jadi milik pemerintah? masih belum puas klaim sana sini?

        bicara tidak usah banyak tapi kesana-sini, tidak perlu bawa otak kerdil segala

      •  

        Berapa taon kontraknya sudah ditandatangani???? 1 tahun kan dan dr awal rencananya emang pengiriman awal itu tahun 2019 tp banyak berharap itu dikirim secepatnya padahal pihak rusia tidak ada mengeluarkan statemen pengiriman awal itu di ujung tahun 2018, lah judul diataskan udah bagian dr penegasan ya kalau melenceng 2 – 3 bulan dr 2019 wajar karena ini sistem imbal dagang dan adanya komitmen2 kerjasama industri militer yg baru disepakatin yg berpengaruh pd perubahan kontrak sehingga memperlambat jadwal pengiriman, jd karena sedikit terlambat menurut anda pemerintah gk serius???? Bayangin loh 24 unit su35 china yg pakai uang kash 4 tahun setelah kontrak baru tuntas dikirim
        Lah kenapa bawa2 eropa???? Udah dikasih teknologi rancang bangun trus mau ente usa buka2an tentang teknologi kunci pespur mereka, tukar aje posisinya kita usa apa mau ente rahasia teknologi kunci pespur ente terbuka lebar2 dimata dunia???? Kan masih ada yg lain moso gk bisa usaha cari 4 teknologi inti pespur, pakai modal dan usaha dong kalau mau bener2 ngejar ilmu teknologi’ gk ada yg langsung2 total dapat 100%, yg penting gk dipersulit pakai aturan2 jangan pakai teknologi negara ini dan itu aja sudah bagus.
        Aneh, apa hubungannya kpk ame anggota dewan komisi I rancang uu kerjasama industri militer indonesia – rusia??? Belum ada duitnya disitu hanya capeknya doang makanya sedikit telat anggota dewan komisi I merancang dan mensahkannya,,,ya iyalah otak kerdil yg selalu berfikir negatif dan hoby melintir, kalau urusan alutsista telat dipelintir, beras naik dikit dipelintir, telur naik dikit dipelintir tp hal2 positif dianggap sebelah mata itu namanya apa???? Kalau kritik itu boleh dan harus tp biasanya orang yg kritik gk akan melupakan sisi baiknya orang yg dikritik, ini baru namanya positif

        •  

          kontrak teken antara bulan 2 atau 3 thn 2018. ini tidak bisa diproses karena urusan komoditas belum selesai, mengerti? apakah anda atau ente paham maksud saya diatas? yg saya tanyakan perlu brp taon bahas komoditas? bukan kontrak, dodol

          bila anda atau enta tidak suka ditanya? sebaiknya jangan komen, apalagi banyak cingcong tapi tidak jelas. mending anda atau ente jadi silent reader saja

          mungkin anda lupa bila rusia janji bisa sediakan pespur dalam 10 bulan utk indonesia, tak perlu sampai 1 toan, sekarang bulan berapa?

          sedikit-sedikit marah, dasar tidak punya attitude, saya paham anda pendukung 01, tapi jawablah dengan baik, tidak usah pake remosi, dodol

      •  

        Indonesia katanya dlm imbal dagang ingin memasukkan seragam militer dr indonesia utk russia, mana mungkin pula russia pengen, krna dulu sovyet penghasil kapas trbesar didunia, tentu sj benang msh belimpah dinegri bekas sovyet, yaa ditolak russia imbal dagang trsebut, ada uang ada barang
        πŸ˜† πŸ˜†

    •  

      Raden Situngkir sampai kapanpun usa tdk akn mungkin mmbantu teknologi militer indonesia, jgn kan teknologi, papua sj blm kelar, pdhl tni sering latihan brsama amerika, tapi dipapua tni polri kelar
      πŸ˜† πŸ˜†

    •  

      Kita balik posisi, kita yg menjadi usa,,apakah kalian mau teknologi kunci pespur kita ditelanjangin???? Lagian usa tau kok korea dan indonesia bisa dapatkannya dr negara lain, yg penting usa tidak ada melarang gk boleh pakai teknologi negara ini dan gk boleh pakai teknologi negara itu’ usa emang gk ada menghalangin usaha korea selatan dan indonesia tuk dapatkan teknologinya dr negara lain, kalau emang usa mau bisa aja nekan negara eropa untuk tidak memberi 4 teknologi itu tp faktanya usa tidak ada menghalangi indonesia dan korea untuk mengejar ke 4 teknologi itu ke eropa atau negara lainnya, apa ini namanya gk mendukung???? Mendukung itu gk mesti harus memberi teknologi bulat 100%, dr cara kita bisa liat mana yg mendukung dan yg tidak.
      Untuk kesepakatan join kerjasama avionik versi pengembangan selanjutnya bersama saab ada kemungkinan kesepakatan awalnya adalah akusisi 4 unit pesawat golbalEye AEW&C buatan saab, pesawat ini akan satu konektifitas dengan ifx yg menggunakan teknologi sistem avionik saab.

  6.  

    Apakah aku ngomong begini berarti aku menyukai amerika???? Oh tidak, aku tau kok usa hanya memanfaatkan indonesia untuk di adu dengan china, tp kan gk salah kita gunakan kesempatan ini dengan baik dan main cantik, tanya tu ame si tung phd gimana aku selalu menyudutkan fans boy usa’ aku hanya melihat realitanya bahwa usa secara halus mendukung kemajuan teknologi industri militer indonesia TAPI kelak untuk di adu ame china sama seperti india, ambil aje kesempatan baik ini tp kalau kira2 nanti mau diadu yg pinter2 kita ngeles.

    •  

      Amerika mana mungkin barangnya ditolak utk dijual, tapi klu dikembangkn dr teknologinya kerjasama dgn sekutunya? Tentu amerika sedikit menolak teknologi trsebut diberikan, seperti francis yg punya rudal dipespurnya tapi amerika sudah melarangnya utk dikembang lg brsama franc, bagai mana dgn indonesia jk nanti amrika melarang mnjual suku cadang pespur fx ke indonesia
      πŸ˜† πŸ˜†

      •  

        Suku cadang yg mana???? Yg diberikan us adalah ilmu tehknologi rancang bangun pespur f35/f33,,,suku cadang ya buat sendiri oleh sebab itu indonesia menggandeng swedia joint sistem avionik ifx versi pengembangan indonesia dengan membangun pabrik sistem avioniknya di indonesia dengan perjanjian yg pasti menguntungkan kedua negara, dengan joint inilah proses transfer teknologi yg dijanjikan saab direalisasikan, begitu jg halnya dengan mesin kita lg meloby negara tersebut tuk dapatkan lisensinya dan bangun pabriknya di indonesia, jd rencana kedepannya ifx itu seluruh suku cadangnya dibuat diindonesia dengan sistem joint yg menguntungkan kedua negara bekerja sama menyediakan suku cadang dalam jangka yg panjang untuk setiap produk2 pengembangan pespur buatan indonesia.

  7.  

    Yg marah siapa???? Sadar,,,ane ngomong otak kerdil bukan marah tp ungkapkan fakta karena menurutku hanya manusia yg berfikir kerdil yg selalu negatif pada pemerintah padahal banyak loh hal bagus yg dikerjakan pemerintaha ini,,,yg gk pakai ititute siapa, apakah yg selalu berfikir negatif kepada pemerintah dengan menduga seenak jidad tanpa fakta2 dan alasan rasional itu menunjukkan ititute yg baik????? Sadar, jangan maling teriak maling,,,saya berkomentar dan bila ada yg bertanya pasti saya jawab dengan sepantasnya, gk ada yg salah dengan istilah otak kerdil bagi mereka yg selalu berfikir negatif pada sesesorang atau pemerintah
    Lah dr tuisan artikel diatas bisa disimpulkan yg mengartikan bahwa kesepakatan yg baru kemaren bahwa pembahasan komoditasnya dilanjutkan sambil berjalannya pengiriman yg artiannya pembayaran sebahagian dengan duit cash nya kemungkinan sudah dibayarkan jd sambil berjalannya pengiriman pembahasan komoditasnya jg berjalan, oleh sebab itulah duta besar berkeyakinan kemungkinan pengiriman pertama bisa dilakukan dalam tahun ini, ya kalau pengirimannya ujungnnya telat 2-3 bulan dr tahun 2019 ya masih batas wajar dong.

  8.  

    Lucu ya ada orang gk paham antara udah berapa tahun kontraknya diteken dengan udah berapa lama pembahasan komoditinya berjalan, ya otomatislah setelah kontrak diteken pembahasan sistem imbal dagangnya berjalan dan jelas sudah setahun, dan komentarku jelas mengatakan bahwa pihak rusia dr awal mengeluarkan statemen akan mengirim su-35 indonesia pada bulan agustus tahun 2019 dan artiannya setahun lebih setelah kontrak diteken’ lah kalau melenceng sedikit dr 2019 itu masih wajar, artikel diatas jg dituliskan bahwa ini kesepakatan kontrak pertama yg menggunakan sistem imbal dagang yg artiannya punya kerumitan yg jelas sangat berbeda dengan menggunakan uang kash sehingga ada kendala kesepahaman atau ketidakcocokan komoditi yg dipilih dengan harga yg diinginkan rusia pastinya, apa mungkin kita bilang harga nya segini untuk komoditi ini terus rusia mau aja, atau komoditi ini diminta rusia harga dibawah standard apa indonesia mau aja terima harga yg diberikan rusia, kita yg nekan pemerintah enak sih ngomongnya tp yg meloby dan ngerjakan urusan ini gk segampang kita yg ngomong, kesepakatan ini baru kali ini dilakukan jd belum ada pengalaman dalam theknis untuk menyepakati pembayaran komoditinya,,,keputusan selanjutnya ya mungkin dibayar dulu separuh uang kashnya, pembayaran komoditinya dibahas bersama sembari berjalannya pengiriman pesanan su35 indonesia, oleh sebab itulah dubes yakin pengiriman pertama su35 indonesia bisa dilakukan tahun ini

    •  

      Loe yg tdk ngerti broo, klu lucu yaa ketawa, bukan mingkem
      πŸ˜› πŸ˜†

      •  

        Apa yg ente ngerti, yg mana yg ente ngerti???? Gk ngerti apa2 aje blagu songong, moso suku cadang ifx diblokir us, wong us cuman beri ilmu teknologi rancang bangun pespur malah merembet ke suku cadang, emangnya us dagang pespur ifx ke indonesia sehingga ente ngelindur bilang entar suku cadangnya diblokir us???? Sok tau tp kagak nyambung,, Eh suku cadangnya ya indonesia buat sendiri termaksud mesin dan sistem avioniknya makanya indonesia mengejar lisensi mesin pespur ame sistem avioniknya dengan sistem joint produksi membangun pabrik suku cadangnya di indonesia, lah kalau sudah punya pabrik dan dapatkan lisensi teknologi suku cadangnya sendiri apa yg diblokir us, gk ada urusan sama us wong pabrik suku cadangnya di indonesia kok.

  9.  

    WHm… Yg satu bahas masalah Su-35, yg satunya lagi bahas KFX/IFX. Itu tolong dibenerin dulu topik yg mau dibahas yg apa. Kalo masih diskusi gak jelas ntar ane taruh di weapon bay F-35 nih.

    Yang jelas, pengadaan Su-35 Indonesia udah on progress. Hanya saja pengadaan Sukhoi cuman dipersiapkan untuk cadangan sampai IFX masuk masa produksi massal 2030/2035. Bisa dicek diseluruh berita atau artikel apapun tak ada rencana penambahan Sukhoi lagi dimasa depan.

    Dari 25 teknologi inti yg dibutuhkan KFX/IFX, 21 diantaranya jelas bakal ditransfer ke konsorsium. Sisanya sedang/sudah diupayakan oleh Korsel selaku pimpinan konsorsium dan tak ada masalah berarti dalam pengembangan sisa 4 teknologi inti yg dibutuhkan oleh KFX tersebut. Apapun yg akan diterima oleh Indonesia, itu bukanlah hal yg sia-sia. Setidaknya para ahli kita sudah berkontribusi lebih khususnya pada design dan avioniknya.

    Kalo ada yg bilang bahwa Indonesia bakal jadi tukang jahit di proyek KFX-IFX, Ane tegangan sebelum Indonesia bisa buat N-250 dan N-219, Indonesia itu juga jadi tukang jahit buat CN-235 dan CN-295. So, gak perlu pesimis Indonesia bakal bisa buat pespur sendiri atau engga. SDM kita mampu, cuman anggaran RnD nya yg kecil. Tunggu aja pengembangan blok 2 dan 3 IFX Indonesia, sudah sejauh mana kemampuan engineering kita kedepan.

    •  

      Ralat, tegaskan bukan tegangan. Hhhhhhhhhhh

    •  

      Ya engenering kita emang mampu kok tuk menguasain teknologi rancang bangun pespur yg telah diberikan us lewat program kfx/ifx ini tp kita butuh lisensi yg menjadi platform untuk 4 teknologi kunci sistem avionik pespur yg akan digunakan ifx versi pengembangan indonesia selanjutnya dan jg mendapatkan lisensi ilmu teknologi mesin pespur yg akan dipakai ifx versi pengembangan kita selanjutnya, inilah yg dikejar pemerintah saat ini’ untuk sistem avionik saab sudah menawarkan diri dan siap melakukan joint produksi sistem avionik ifx dengan syarat keuntungan yg jelas bagi saab, tinggal lisensi mesinlah yg dikejar pemerintah saat ini dan targetnya sudah ada tp masih dalam proses loby dan jg membuat undang2 kerjasama industri militernya sebab aturan internasional tentang kerjasama joint industri militer dua negara harus diikat dan didasari oleh undang2 kedua negara tersebut, undang2 untuk kerjasama industri militer dengan swedia sudah ada dan sudah dibuat 4 tahun yg lalu sedangkan untuk joint kerjasama industri militer dengan rusia kita belum punya undang2nya.

      •  

        Kalo ToT mesin kayaknya susah. Tapi kita dah mau pake F414 double engine kayak yg dipake F-18. Itu paling kuat dikelasnya dibandingkan dg yg dipake buat Rafale, Typhoon atau Gripen. Kecuali kalo IFX boleh make F135 itu beda perkara. Bisa aja sih, asal Indonesia beli F-35 juga minimal 1 skuadron lah.

        •  

          Gk ada susahnya wong saturn AL-31FP emang mau ditinggalin rusia kok dan beralih AL-41FP, asalkan ada keuntungan yg panjang bagi rusia dan rusia gk merasa rugi memberi ilmu teknologi mesin saturn AL-31FP ke indonesia karena ilmu teknologinya emang udah dicuri china, kalau berharap dr us gk bakal ada bagi2 ilmu teknologi mesin pespur.

      •  

        Ane gak yakin SAAB bakal ngasih ToT semua 4 teknologi inti yg dibutuhkan oleh IFX khususnya IRST dan targeting Pod.