Mar 042018
 

Unit peluncur rudal jelajah berbasis darat (GLCM) BGM-109G Gryphon buatan AS. © U.S. Air Force via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Militer AS mengkonfirmasi sedang mengembangkan rudal jelajah jarak menengah yang diluncurkan dari darat untuk melawan senjata sejenis dari Rusia, kata pejabat AS, pada hari Jumat, seperti dilansir dari laman Defense One.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa penempatan rudal jelajah jarak menengah Rusia telah melanggar perjanjian kontrol senjata antara Moskow dan Washington. Dia juga mengakui bahwa rudal jelajah AS yang masih dalam pengembangan, jika disebarkan, juga akan melanggar Perjanjian Kekuatan Nuklir Jarak Menengah (INF).

Keputusan itu hanyalah salah satu perubahan kebijakan yang tertuang dalam Nuclear Posture Review yang disusun oleh Donald Trump sebagai salah satu tindakan pertama sebagai presiden dan dikeluarkan oleh pejabat Pentagon pada hari Jumat. Yang lainnya adalah niat untuk mengembangkan senjata nuklir taktis berdaya rendah yang baru.

Banyak perubahan dimaksudkan untuk melawan perkembangan senjata nuklir Rusia. Itu pun termasuk rudal jelajah permukaan yang baru, kata Greg Weaver.

“Kita perlu menunjukkan kepada orang-orang Rusia bahwa kita serius dengan mereka untuk kembali mematuhi INF dan mungkin mereka perlu diingatkan mengapa mereka menandatangani perjanjian INF di tempat pertama”, jelas Weaver.

AS boleh mengembangkan misilnya dan tetap mematuhi perjanjian INF terkecuali jika senjata tersebut digunakan, tambahnya lagi.

Proyek rudal jelajah memungkinkan bagi AS untuk dapat “mempersiapkan situasi yang terlihat berbeda”, lanjut Weaver.

Jadi akankah militer AS mengerahkan rudal baru itu?

“Amerika Serikat tidak pernah melanggar perjanjian kontrol senjata. Jadi kita tidak akan melanggar batas dalam melanggar INF, tanpa membuat keputusan untuk menarik diri, tapi bukan maksud kita untuk mundur. Kami telah menyimpulkan bahwa kami sangat berminat untuk tetap dalam perjanjian INF selama Rusia mematuhi”, kata Weaver.

“Amerika Serikat telah memulai penelitian dan pengembangan yang sesuai dengan INF dengan meninjau konsep dan pilihan militer untuk sistem rudal jarak menengah yang konvensional dan diluncurkan dari darat (GLCM)”.

Hanya melakukan penelitian tentang rudal baru akan membuat kita tetap berada pada empat sudut perjanjian sementara juga mengisyaratkan kepada Rusia bahwa kita tidak akan mematuhi agresi mereka”, katanya.

Weaver mengatakan senjata nuklir taktis baru tidak akan mengarah pada perlombaan senjata. Mengurangi kepercayaan Rusia terhadap strategi mereka tidak memerlukan NATO atau Amerika Serikat untuk mencocokkan kemampuan nuklir non-strategis dari Rusia baik dalam kuantitas maupun keragaman.

Tinjauan tersebut mencakup anggukan terhadap upaya untuk mengekang proliferasi dan mendiskusikan kembali kesepakatan kontrol senjata masa depan.

AS tetap menerima perundingan kontrol senjata masa depan jika memungkinkan, dan tentu saja Anda perlu memiliki pasangan yang bersedia untuk berbicara dan akan lebih baik jika pasangan itu mematuhi komitmen penguasaan senjata mereka yang ada. Jika ada kesempatan, kita akan terlibat.

“Satu-satunya cara untuk menarik perhatian mereka, satu-satunya cara agar mereka kembali ke meja perundingan, adalah mulai menerapkan kemampuan ini di Amerika Serikat”, katanya.

Bagikan:

  28 Responses to “Pentagon Kembangkan Rudal Nuklir Menangkal Rudal Rusia”

  1.  

    sebenarnya yg perlu digaris bawahi adalah kata “Punya”.

    kalau punya rudal yg melanggar perjanjian, pasti akan heboh ya dong…
    kalau punya ” blueprint” nya doang, ya jgn dibikin heboh….

    •  

      salah besar bung, baca kembali tulisan diatas, yang perlu anda garisbawahi bukan “punya”, melainkan adalah “menempatkan” alias “menyebarkan”. kalau cuma memproduksi tidak termasuk melanggar. itu yang bilang junjungan anda lho…

      •  

        Klu AS tdk memprovokasi NATO dan eks anggota Soviet masuk NATO jg penempatan rudal2 dan perkuatan militer lainnya diperbatasan Rusia, mgkn Rusia gak sengotot itu mengembangkan Rudal2 berbagai jenis dgn hulu ledak Nuklir dan menjadi pembenaran AS jg untuk membuat hal serupa dgn dalih keamanan jg! Seharusnya RI berbuat hal serupa walau secara diam2 agar negara2 opurtunis gak bs seenaknya dgn NKRI.ngayal.com.he3

        •  

          Bekas anggota pecahan Uni Soviet gabung NATO ya gak mereka, mereka kan negara merdeka dan berdaulat serta anggota PBB. Kenapa dihalangi untuk join dg NATO??? Rusia mau join Ama NATO juga gpp kok, gak ada yg ngelarang. Hhhhhhhhhh

          •  

            https://international.sindonews.com/read/1210523/41/terungkap-putin-pernah-inginkan-rusia-gabung-nato-1496513495

            “Dia mengunjungi Moskow dan dalam sebuah diskusi saya berkata, ‘Jadi, bagaimana jika (kami) mempertimbangkan pilihan Rusia untuk bergabung dengan NATO’,” lanjut Presiden Putin dalam salah satu percakapannya dengan Stone, yang dilansir Russia Today.
            Clinton kala itu menjawab bahwa dia tidak keberatan. Tapi, Putin mengaku pada saat itu dia tersenyum karena para delegasi AS mendadak sangat gugup ketika dia menyampaikan usulan itu. Reaksi para delegasi AS itu wajar, karena Rusia selama ini menjadi rival utama NATO.

          •  

            Russia mungkin tidak akan masuk perkumpulan gak tentu/nato, karna didalamnya memiliki kepentingan masing2, kemudian baiknya masing masing ajja

            Hahhaahaaaa

          •  

            USA sepertinya melewatkan kesempatan besar untuk merekrut Rusia menjadi anggota NATO karena ancaman ambisi China bisa mengancam seluruh dunia. Iran dan Korut bukanlah ancaman bila dipikir secara jernih oleh diplomat USA dan petinggi Pentagon.

            Meredam Rusia yg butuh sparepart teknologi tinggi untuk industrinya, mengamankan perbatasan Siberia dan Far East Rusia sekaligus menjamin konflik di Timur Tengah untuk USA.

            Atau mungkin kelompok Hawkish menginginkan sesuatu dg menghadapi Rusia-China sekaligus. Yah, itu terserah senator2 yg ada disana. Ane hanya pion2 aja. Hhhhhhhhhh

      •  

        junjungan yg mana bung lingkar…..xixi aneh2 saja….

        mengembangkan itu masih boleh dan tidak melanggar, yang melanggar adalah penempatannya.

        dari defenseone :
        The U.S. can develop its missile and remain in compliance with the INF treaty unless the weapon is deployed, he said.

        AS bisa mengembangkan rudal tanpa melanggar perjanjian, kecuali kalau menaruh dan menempatkan itu jelas melanggar, demikian ujar sumber terkait.

      •  

        saya yakin suatu saat pasti perang nuklir akan meletus karna sesuai hadits nabi manusia akan kembali berpeerang dg kuda dan pedang karna semua tekhnologi akan kena imbas gelombang elektromagnetik dan membuat semua teknologi tidak akan berfungsi,,ada 2 kemungkinan 1 meteor menabrak bumi 2 karna nuklir,,yg lebih mungkin adalah nuklir karna ada kata “berperang” dlm hadits tsb dan dlm berperang pasti karna dendam atas kekalahan,,lalu meteor menabrak bumi,jika kejadian tsb terjadi untuk apa lagi manusia berperang bukankah benda langit tsb tidak dikirim olh sebuah negara melainkan oleh tuhan manusia,jadi tidak ada alasan lain selain akan terjadi perang nuklir dan semoga tidak terjadi 10 atau 100 tahun lagi,,bertobatlah kawan² jkgr karna tidak ada untungnya kalian membela negara negara lain karna anda tinggal di negri INDONESIA

    •  

      Gpp Bung WI, orang2 Hawkish sedang jaya2nya. Makanya produsen senjata jadi bergembira ria. Hhhhhhhhhh.

  2.  

    kasihan ya suku indian , mereka tersingkirkan dri tanah air nya ,

 Leave a Reply