Pentagon Kembangkan Tank Baru Untuk Gantikan MBT Abrams Tahun 2030

Barisan MBT Abrams diatas gerbong kereta pengangkut. (Foto: Sputnik News)

Sebagaimana dilansir oleh Sputnik News, Angkatan Darat AS sedang mengembangkan konsep desain untuk digunakan pada platform baru tank modern. Pusat Riset Tank Otomotif, Pengembangan dan Rekayasa (TARDEC), akan bertanggung jawab pada desain, model simulasi, dan konsep kerja, serta mengawasi proyek tersebut.

Saat ini Angkatan Darat AS terlibat merancang dan pembuatan model tank dengan kemampuan menggunakan senjata laser untuk membakar drone, menetralisir tembakan artileri, jembatan lintas, dan mendeteksi serta menetralisir target jarak jauh.

Masih dalam tahap konsep, tetapi diproyeksikan untuk masuk layanan pada tahun 2030-an, pejabat Angkatan Darat menjelaskan bahwa tank baru diperlukan sebagai pengganti tank tempur utama saat ini, sebab M1A2 SEP Abrams hanya dapat di-upgrade sampai batas tertentu.

Mayjend David Bassett, perwira eksekutif program untuk Ground Combat System (GCS), mengatakan pada Scout Warrior, “Kami telah menggunakan model konsep. Apa saja batasan dari apa yang dapat anda lakukan? Seperti apa nantinya kendaraan itu akan terlihat? Kami berasumsi, jika kami ingin membuatnya berkembang, itu karena ada sesuatu yang tidak dapat kita lakukan pada kendaraan yang ada saat ini.

“Sebelum kendaraan baru dapat digunakan, Angkatan Darat harus meng-upgrade tank M1A2 SEP v4 Abrams yang saat ini pada 2020. Mungkin varian Abrams terakhir ini dilengkapi dengan amunisi Advanced Multi-Purpose (AMP) yang lebih mematikan, mengintegrasikan banyak peluru dalam sekali tembakan amunisi 120 mm, dan penggunaan Forward Looking Infrared Sensor (FLIR) generasi ketiga yang dirancang untuk resolusi yang lebih baik dan meningkatkan jangkauan.

Pada bulan November 2016, Basset mendeskripsikan FLIR sebagai “Kombinasi sensor gelombang menengah dan gelombang panjang yang memungkinkan identifikasi sasaran yang lebih baik pada jarak jauh dan resolusi yang lebih baik pada jarak yang lebih pendek”.

Dia juga mengatakan bahwa upgrade akan beradaptasi lebih baik dari varian sebelumnya pada lingkungan yang berbeda baik.

Anda tidak harus secara manual memasukkan variabel meteorologi ke dalam sistem pengendalian tembakan. Ini akan mendeteksi kepadatan udara, kelembaban relatif dan kecepatan angin serta mengintegrasikannya langsung ke platform”, katanya, menurut Business Insider.

Empat jenis amunisi yang saat ini digunakan oleh Abrams akan digantikan dengan amunisi AMP. Amunisi Multi-Purpose Anti-Tank (MPAT), M830A1, dan M830, serta amunisi High Explosive Anti-Tank (HEAT) saat ini dalam pelayanan.

Pengujian untuk varian SEP v4 akan dimulai pada tahun 2021 yang akan mencakup kamera berwarna, slip-ring baru, teknologi laser pengintai baru, jaringan onboard, penerima peringatan laser terintegrasi, sensor meteorologi canggih dan link data amunisi.

JakartaGreater

Tinggalkan komentar