Jun 042014
 
mt-jelita-bangsa

Kapal Tanker Jelita Bangsa yang mengubah rute pengiriman minyak (photo: fleetmon.com)

Jakarta – Bea dan Cukai Kepulauan Riau, bersama dengan Kepolisian dan Satgas BBM, menangkap dan menggagalkan penyelundupan BBM dan minyak mentah terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

“Tadi subuh kita bersama Satgas BBM, KP4, dan Bea Cukai Kepulauan Riau berhasil menangkap penyelundupan BBM terbesar dalam sejarah republik ini,” ungkap Kapusdik Reskrim Polri Kombes Pol Alex Sampe, Rabu (4/6/2014).

Kombes Pol Alex mengungkapkan, sebanyak 59.888 metrik ton BBM masih berada di dalam kapal tanker penyelundup, dan 650.000 ton yang sudah dijual ke kapal-kapal juga berhasil diamankan. Kapal ditangkap di perairan Karimun.

“Semua kapal kita tahan, termasuk yang 650.000 ton yang berhasil dijual ke kapal-kapal kita sudah tangkap semua, kita tangkap di sekitar perairan Karimun,” ujarnya.

Kombes Alex menambahkan, minyak yang diselundupkan tersebut ada yang berupa BBM ada pula yang masih dalam bentuk minyak mentah. Nilai dari minyak yang akan diselundupkan tersebut diperkirakan mencapai triliunan rupiah.

“Jumlahnya besar, triliunan, minyak-minyak kita ini mau diselundupkan ke luar negeri dan ke kapal-kapal yang tidak boleh menggunakan BBM subsidi. Yang mau diselundupkan ini mulai dari solar subsidi sampai minyak mentah,” tegasnya.

Penangkapan dilakukan saat kapal tanker tersebut sedang bernegosiasi harga dan sudah menyalurkan minyak mentah kurang lebih sebanyak 1.000 ton ke kapal lainnya.

“Kita tangkap saat mereka lakukan transaksi kencing 1.000 ton minyak mentah ke kapal MT Ocean Maju,” ungkapnya.

Minyak mentah tersebut berasal dari sumur Chevron Dumai,yang akan dikirim ke kilang Balongan milik Pertamina. “Muatan minyak mentah dari Chevron Dumai untuk PT Pertamina Balongan, tercantum dalam manifest,” ujarnya.

Kapal MT Jelita tersebut harusnya mengirim minyak ke Balongan. Namun dalam perjalanan dibelokkan ke perairan Malaysia untuk diselundupkan ke Malaysia.

“Kapal itu ada GPS-nya, ternyata dia belok ke perairan Malaysia untuk diselundupkan ke Malaysia. Di perjalanan bertemu serta bernegosiasi dengan MT Ocean Maju dan dilakukan transer secara ship to ship atau dikencingkan dari MT Jelita Bangsa ke MT Ocean Maju dengan jumlah kurang lebih 1.000 ton minyak mentah dan diakui asal cargo muatan dari MT Jelita Bangsa,” ujar Kombes Alex. (finance.detik.com)

  107 Responses to “Penyelundupan BBM Terbesar Indonesia”

  1. Pertamax!

    • Itu Kecil…………………
      Yang HEBOH sekitar tahun 2005-an (kalau ndak salah), ada PIPA SILUMAN di Kalimantan, berapa JUTA metrik Ton yang sudah mengalir ? karena sudah berjalan bertahun – tahun.

      Itulah Indonesia Jreng jreng….jreng jreng……jreng

      Seharusnya prioritas TNI adalah di AL 70%, karena 70% Wilayah Indonesia adalah Lautan

      • setuju bung…

      • sy setuju dgn bung melektech,sdh saatnya keamanan dilaut menjadi prioritas utama sebagai salah satu tonggak pembangunan ekonomi bangsa.
        yg saya perhatiin kok kejadian ini terus berulang ya.?jgn” hukum yg diterapkan tidak punya efek jera.
        dan semoga setelah peristiwa ini tidak ada mutasi perwira yg bertanggung jawab atas penangkapan para penyelundup ini

      • adakah sangsi buat penadah bung melektech,kok selama ini adem ayem aja…
        salam

        • Yang memberi sanksi siapa ? karena SST (sama-sama tahu), dari Presiden (mungkin), DPR, Kejaksaan, Kepolisian, TNI sampai tukang sapu di Kelurahan, semuanya SST.

          Semuanya adem-ayem, karena UU nya memble, karena yang mbuat (DPR) juga memble (hampir) semua.

          • kan para penadah selama ini dari tetangga kita, maksud saya sangsi internasional buat perdagangan ilegal..
            banyak nanya maaf banget

          • UU memble penegakan nya juga memble cucok ….

          • @ bung Melektech…Saya setuju pernyataan anda semua SST.
            Dulu waktu saya bertugas di pelosok sekitar perairan Dumai – Selat Malaka. Kalau kita nongkrong di pantai P. Rupat yang menghadap selat Malaka, mulai hari gelap sampai malam banyak sekali kapal-kapal selundupan membawa barang dari Riau ke seberang (kayu, minyak, sawit dll). Semua berjalan aman.
            Dinas terkait tentu tahu, tapi semua SST karena dapat bagian (itu kata kru kapal yang pernah saya ajak diskusi waktu sebelum berlayar )
            Rupanya sampai sekarang masih ada praktek-praktek seperti itu.

          • jawabannya hanya turut prihatin…. 🙁

          • setuju banget bung… banget banget setujunya dg anda bung… slm knal…..

      • Itulah gunanya meningkatkan kemampuan TNI…supaya negara kita tidak dijarah…

        Menhan udah nambah KCR 40 unit tuh…mudah2an kapal patroli juga ditambah sekitar 80 unit…

        • Betul, TNI-AL yang harus diprioritaskan, selanjutnya TNI-AU, yang buncrit TNI-AD, karena fungsinya kecil sekali, mending TNI-AD 100% ditebar untuk jaga perbatasan, biar ngak ada GAJI BUTA dan ngak jadi tentara bayaran karena ndak ada kerjaan

      • Setuju Bung @melektech. Kelihatan besar krn sekali tangkap jumlahnya raksasa. Saya jg ga kaget krn otoritas yg nangkep melibatkan Mabes. Pdhl di Batam, Karimun, Tanjung Pinang, Bintan, Natuna, Anambas (Kepulauan Riau, umunnya) dan Riau, hampir trjd penyelundupan BBM tanpa henti…!!!! Singapore, Malaysia jd tujuan paling menjanjikan utk penyelundupan itu.

        Itulah negeri kita. Negeri kaya, tp…… Jreng…. Jreng…. Jreng…. Jreng…..

      • Coba diteluri para pengusaha kaya-raya di Indonesia, dan kalau ditelusuri, pertama mereka pengusaha “lumayan” sukses dibidang barang kelontong, namun tiba-tiba lebih kaya mendadak, bahkan termasuk terkaya dunia.

        Ternyata penyumbang terbesar kekayaan tiba-tiba mereka adalah bisnis baru mereka yaitu TAMBANG. cerita selanjutnya silahkan cari sendiri……………

      • Bung @melektekh: bisa minta link-nya?

  2. Selamat untuk Ditjen Bea Cukai dan Polri….uno kah?

  3. penyeludupan lagi

  4. gagal 🙁

  5. AstagaaaAAA

  6. pertamax plus

  7. ‘Sebanyak 59.888 metrik ton BBM masih berada di dalam kapal tanker penyelundup, dan 650.000 ton yang sudah dijual ke kapal-kapal juga berhasil diamankan’

    Wow good job

  8. 3

  9. kehabisan artikel nih.

  10. semoga kejadian2 seperti ini tidak akan terulang lagu. tentunya dengan terus meningkatkan patroli2 di perbatan.

  11. Good job, pasti merupakan gunung es penyelundupan serupa…..
    Ijin nyimak lagi…..

  12. bayangkan kalau dalam setahun berapa juta ton minyak yang diselundupkan. semoga mereka cepat sadar dan kembali di jalan yang benar hehehe

  13. memang kepulauan riau ( Batam, Karimun dan Bintan ) resiko penyelundupan BBM, Pasir dll itu sangat besar. karena sewaktu saya tinggal di batam mulai dari Bea Cukai, Angkatan Laut saling Beking Cukong2 penyelundup. malah Kapal2 Penyelundup milik cukung2 di Batam, Tanjung Balai Karimun dan Bintan di kawal oleh angkatan Laut dan Bea cukai di sana. baik barang yang keluar maupun yang masuk ke Indonesia., , mereka itu rakus padahal yang masuk ke perut ga sampai 100 ribu sekali makan. dan banyaknya korupsi hanya memperbanyak nominal Nol yang ga bakal dibawa mati….menyedihkan prilaku oknum2 itu..

  14. haduuuuuuu…
    pening aku…
    usut sampe tuntas dan gantung para pelakunya ditiang listrik

  15. kisah ini berulang kembali. tahun 2009 ….4 tanker seperti ini berhasil di gagalkan ketika menyelundupkan minyak ke singapura.. hasil pemeriksaan ternyata ada oknum pengusaha besar, oknum polisi,oknum pertamina,dan oknum TNI bermain.

    lucunya setelah tertangkap kasus nya di peti es kan..karena tidak cukup bukti kuat.yang dihukum hanya kroco kroco dan ABK kapal yang di kontrak/sewa.
    hasil laporan surat kabar nasional menulis.,bahwa kasus penyeludupan yang mengunakan kapal tanker adalah permainan “oknum”pengusaha besar yang melibatkan oknum aparat TNI/POLRI
    secara logika ga mungkin kelaspengecer pinggirjalan mempunyai kapal tanker atau menyewa kapal tanker.

  16. Sebenarnya mereka udah pada tahu dari dulu

    cuma sekarang entah sajen nya kurang atau rasa nasionalisnya mulai meninggi

    selamat, moga moga kedepannya makin byak yg tertangkap

  17. yang harus diringkus itu otaknya dan jaringan criminal penyelundupan… sampai ke akar-akarnya kalo bisa…. interograsi dengan cara apapun halal deh kalo udah kayak gini kelakuannya… water board kek… electric bed kek… yang penting buka mulut tuh yang menjalankan operasi.. agar dalang-dalang yang di belakang layar ikutan di ringkuss…

    • usul harus ada upaya pemiskinan juga bung..
      biar menimbulkan efek jera…
      kalau hanya sekedar penjara, tidak membuat efek jera..
      apalagi..pameo…
      bahwa kita ada sistem potong masa tahanan..
      belim lagi kalau sudah menempuh 1/3 masa hukuman bisa mengajukan tahanan rumah..

      ini harus dirubah.. demi NKRI..

    • Hmm agak susah ya bung sepwrtinya…karena yg bermain bukan kerah putih saja tetapi kerah pelangi warna warni plus backing nya. Ibarat kanker sudah stadium 4, menjalar. Kalau memang “mau” divonis gantung wah bukan harus sediakan 1 atau 2 tiang gantungan tapi 100 tiang gantungan.

      Pertanyaannya adalah para penegak hukum yg bersih..maukah? dan beranikah?

  18. hukum berat pelakunya….

  19. Harapan kami pelaku maupun penadah di hukum seberat beratnya , kalo bs hukumqn se unur hidup, biar menjadi pelajaran bagi yang lain

  20. Kalo da ada singgung alutsista bakalan sepi nih

  21. Hadeuh dilaut,tuh yang kaya begini banyak buanget,ga cuma minyak tapi ada ?????a?? kayu,pasir,dll yang sebagian besar adalah sda RI dibawa keluar oleh mereka cukong,dan para mafia pernah dialog ma ketua kpk bpk abraham samad Republik ini rata rata 1 thn bocor atau dirampok asing 4600T dan yang paling besar dilaut atau pelabuhan dan yang sangat miris tindakan ilegal mereka dilegalkan oknum dan pejabat berwenang. Mudah mudahan ini bukan hanya aksi akhir tapi awal (berharap ßપn???† ) bayangin ?ªL? setengahnya aja bisa diselametin bisa buat beli apaan aja tuh buat magerin NKRI

  22. Maaf @bung akung menurut saya yang paling penting tuh oknum yang korup,yang mesti diilangin,?ªL? subsidi saya masih berharap ada tapi buat sektor pertanian,kesehatan,pendidikan,dan perumahan buat rakyat pekerja (pns,prajurit,petani,nelayan dan buruh)

  23. Katanja dooloe djika indonesia perang tjuman mampoe 3 hr, berarti penjebab kemampoean indonesia spt itoe ya penyeloendoepan BBM, ditimboen, dll; ane jakin se-jakin2-nja djika kapal patroli diperbanjak akan meminimalisir pasokan BBM ke pasar gelap-goelita.
    Seloendoep BBM jang ketahoean jmlhnja segitoe, blm lagi jang nggak ketahoean sblmnja. Ane utjapkan selamat atas keberhasilan ini.

  24. Kasus selalu berulang kaeena masalah mental, maka hukuman yg tepat adalah:
    – Cabut hak sebagai warga negara secara permanen dan seluruh hartanya disita negara
    – Ubah statusnya menjadi budak dimana tidak pny hak memiliki tapi punya kewajiban untuk dimiliki negara dan negara berhak memerintahkan kerja paksa
    – bila usia tidak produktif, terhukum dimusnahkan dan hukum diwariskan kepada keturunannya sebanyak 3 turunan kebawah.
    – Negara berhak melakanakan screening thd teman2 terdakwa

    Tapi.. itu hanya impian. ? Karena kalau ke kantor pengadilan dari tukang parkir sampai dgn jeroan didalamnya kebanyakan makelar kasus hehehe kasihan

  25. …Kombes Alex menambahkan, minyak yang diselundupkan tersebut ada yang berupa BBM ada pula yang masih dalam bentuk minyak mentah….

    (ada yang berupa BBM = siap diisikan ke tangki2 kendaraan)

    kebetulan sekali saya baru posting tentang proyek RFID yang sengaja dibuat mangkrak di thread
    ‘anggaran-pertahanan-indonesia-dipangkas’

    danu says:
    May 30, 2014 at 3:00 pm

    proyek RFID praktis (di)mangkrak(kan), padahal ini proyek cuma seupil jika dibandingkan dengan konversi minyak tanah ke LPG 3 kg, karena rakyat pengguna minyak tanah jauh lebih banyak dari pemilik ranmor.

    jika diterapkan menyeluruh, RFID justru bakal SANGAT akurat, efisien dan efektif, dalam pencatatan pembelian harian BBM, sedemikian akuratnya sehingga ada2 pihak yang akan ‘dirugikan’ lalu memangkrakkan program ini.

    mis. tahun lalu KATANYA konsumsi nasional BBM subsidi jenis premium mencapai 80.000 KL per hari dan solar 40.000 KL per hari.

    itu kan KATANYA, lalu biaya subsidi BBM tinggal dikalikan 365 hari?
    BPK juga gak bakalan bisa ngecek karena ada sekian kilang minyak plus BBM impor yang diangkut sekian tanker setiap hari.

    [ terbukti sudah bahwa bahwa “konsumsi nasional BBM subsidi jenis solar” yang KATANYA mencapai 40.000 KL itu TERMASUK juga “konsumsi nasional negara2 lain di sekitar RI”…
    BBM yang dikilang/diproduksi dengan subsidi besar, sedemikian besarnya hingga terpaksa mengorbankan dana kebutuhan pertahanan nasional, dikorupsi dan dijual oleh para bedebah.
    Yang terlibat pasti tidak hanya kapten kapal tanker, tapi juga pejabat2 di darat.

    …“Muatan minyak mentah dari Chevron Dumai untuk PT Pertamina Balongan, tercantum dalam manifest,”…

    kapten tidak akan berani sembarangan kencing di laut karena pejabat di Balongan akan teriak bahwa volume kiriman minyak yang diterima tidak sesuai manifest -agar diam tentunya perlu ‘uang diam’.
    pejabat yang merupakan bos dari pejabat dumai dan balongan juga akan tahu jika ada yang tidak beres.

    dia tahu volume pengiriman dari dumai, misal 100%. setelah dikilang di balongan menjadi 90% (ada ampas/residu), yang kemudian dibagi untuk DKI, jabar, jateng dan jatim masing2 20%.dan DIY 10%.
    pejabat2 yang menerima kiriman BBM di kelima daerah juga akan tahu jika jatah yang diterima kurang
    dari yang ditetapkan, perlu uang tutup mulut lagi.
    ujung2nya masyarakat daerah2 ybs harus menanggung “kelangkaan” BBM di SPBU2 pada waktu2 tertentu…

    komplotan bedebah dengan santai akan melaporkan kepada BPK dan DPR, konsumsi solar harian 40,000 KL, sehingga butuh subsidi X ].

    nah RFID dapat menghitung jumlah SEBENARNYA premium dan solar yang diisikan ke semua ranmor setiap harinya.
    yang katanya 80,000 KL alias 80,000,000 liter per hari bisa saja CUMA 79,235,171 liter dalam perhitungan real RFID, kelebihan duit subsidi? ya masuk ke kantong orang2 yang bakalan gak senang jika proyek ini jalan.

    • Kalau sampai bocor ghini saya rasa pasti ada keterlibatan oknum bp migas…

      • Bukan bp migas lagi nih, tersangka kasus skk migas aja lg nangkring bolak balik KPK tuh. Wah ini mah sudah masuk kalangan elit nih “boleh sebut merk ga ya?” ha ha
        Kite liatin aje deh bung Jalo penyelidikannya gmn dan sampai mana “sanggupnya”

        • Iya bener bung Papa, kampanye itu butuh biaya besar. Kasus IT KPU aja melibatkan partai besar, dulu saya sering ngobrol dengan mantan Kabareskrim, dan saat itu beliau sedang dicari masalahnya. Saat itu beliau mengatakan bahwa ada kasus besar yg melibatkan partai besar dan dia janji akan buka kasus itu. Setelah memberikan statment, 2 hari kemudian beliau ditangkap di bandara Soetta dengan alasan mau melarikan diri. Sayangnya dia belum sempat membicarakan kasus itu, kalau sudah dibuka pasti menjadi skandal besar, 😀

          Kalau gak salah berita ini sudah tersebar di berbagai media, cuman saat mau dibuka beliau sudah ditangkap duluan.

          • Hmm kasus nya Su**o D***i maksudnya bung.. Ya ya ya.. Negeri ini sangat susah ya bagi orang2 bersih dan yang menginginkan perubahan.. It’s something like nemo fish in sharks pool. Seakan tidak berdayadan hanya menjadi santapan para hiu. Yaah kita lihat saja lah prosesnya kedepan.. 🙁

      • Ada yg lagi kejar setoran nih kayanya di ujung masa jabatan.

      • minggu ini ada informasi di internal perusahaan saya bahwa terjadi penyelundupan sekitar 10rb detonator bahan peledak yang diselundupkan melalui malaysia melalui jalur nunukan kaltara…menjelang pilpres ada informasi seperti ini.. salam

    • Mudah”an ane sumpahin biar pade meleduk tuh perutnye…!!! Ga ngeliat ape tuh banyak rakyat masih kelaperan, sakit ga da biaya, boro2 ngerasain bbm bersubsidi…motor az ga gablek..( ga punya ) paling2 tiap hari kebagian nyedotin asep knalpotnye doank…!!!

    • Luar biasa kayanya Negeri kita ini…sampai2 “menanggung” (sebagian) beban konsumsi BBM negara tetangga…luar biasa edan..

    • Maksudnya proyek rfid di pom bbm ya? Saya pernah hampir terlibat tapi kalah di harga dengan salah satu konsorsium.

      Ada kelemahan di proyek rfid karena kepemilikan proyek hanya pertamina tentu tidak cukup. Harus ada wadah forum yg melibatkan industri otomotif, samsat (untuk pasang sensor atau Id setiap pembayaran pajak kendaraan) dan mungkin pihak lain. Keterlibatan pihak terkait tujuannya untuk membuat ekosistem baru dari regulasi penghematan dan monitor bbm subsidi. Tidak mudah karena ini bukan pekerjaan roro jonggrang selesai dalam semalam.

      Sering kalau ada tender di bumn sering ada joke dgn procurement “seharusnya barang dikirim sebulan sebelumnya” 🙂 artinya perencanaan berantakan atau mau kunci hanya untuk vendor tertentu hehe

      Keep smile spt ptgs partai eh pom bbm hehehe

      • betul bung sennopati,

        semakin luas data rfid di-share ke instansi2 lain (misal BPK, KPK, pajak), semakin bagus, memperkecil kemungkinan manipulasi data.

        proyek rfid memang bukan pekerjaan roro jonggrang, tapi jauh lebih kecil skalanya dari konversi minyak tanah ke LPG -segala hal akan mangkrak jika niat baiknya emang gak ada…

  26. demi allah saya nggak ridho dunia akhirat… mungkin mereka bisa lolos di dunia, tapi ingat di akhitar mereka akan menanggung buah perbuatan ini. di sana saya akan tuntut mereka. maaf kebawa emosi

  27. Itu oknum cukai dan polisi yg nangkep pasti ga kebagian jatah uang diem. Coba kl dicipratin pret pret pret pasti lolos semua. Haduuhh Oh Indonesiaku. Beginilah jadinya jika hilangnya rasa nasionalisme. Hrs ada perubahan kurikulum pendidikan sehingga generasi berikutnya memiliki jiwa nasionalis dan integritas tinggi.

  28. Hmm Sepertinya agak aneh ya…saya pikir “kapten/nahkoda” kapal tersebut aeharusnya sudah tau bahwa kapal tersebut ada GPS nya dan bisa terlacak. Apalagi kapal tanker segede gaban gitu ya sudah pasti donk. Plus lg suasana latgab dimana mata dan telinga kita saat ini lg terbuka baik didarat, laut, udara ataupun pemantauan radar.
    Pertanyaannya adalah….si kaptennya benar2 nekat? Tidak tau? Apa stupid? Atau ada skenario dibelakang ini? Kalau dibilang Oknum ya sudah pasti, jika judulnya emg “nekat+stupid”.

    • bung PA,

      predikat yang tepat bukan oknum, tapi team player…

      kapal2 lainnya juga sudah diatur rapi posisinya, tidak mungkin kerja satu orang, pasti tim…

      • aloha bung,

        menurut saya gabungan antara lengah (karena ini sudah pagelaran rutin dan mapan, nyaris semua faktor resiko telah diamankan) dan faktor X, nah faktor ini belum jelas, yang pasti ada perbedaan sejak pergantian kapolri.

        yang sangat signifikan, di masa kapolri lama, demo buruh juga udah jadi pagelaran rutin (dan sepertinya gak ada petinggi republik ini yang ngeh bahwa ini mengancam industri RI, pabrik2 milik PMA kabur ke negara tetangga ujung2nya kita kembali jadi negara pertanian).
        begitu ganti kapolri terjadi ‘efek abracadabra’ pagelaran rutin hilang tak berbekas…

        • Ya bung danu saya sependapat dengan anda.. Susah ya sistem birokrasi di kita danUU nya.. Mumet kepala saya.
          Lalu menurut bung Danu penangkapan ini harus diapresiasi atau justru dipertanyakan? Ada apa ini? Toh kita yakin ini bukan transaksi yg pertama dan juga terakhir..

        • kalau diapresiasi harus bung, cuma pesan yang ingin disampaikan masih samar…

          bisa jadi ada ‘good guy’ yang ingin kirim pesan kepada next RI-1, ini lho situasi lapangan, saya bisa bereskan jika terus dipercaya / dipromosi (tergantung siapa mr X ini)…

    • Mafia minyak godfathernya kan dah pensiun “seumur hidup”……coba telusuri parti apa yang kada atau calon kada yang kebanyakan dari pengusaha spbu dan raja minyak mulai th 2009???? Ha Hah

      Tuh lihat komen paling atas tentang ‘pipa misterius’ di bpn mulai tahun berapa kalo ga sekitar 2009….??! Ha Ha itu sudah berita umum para pekerja di bidang oil & gas…

      Mau milih k*n*n kok RI 1 nya tetap krn capres dan cawapres bukan RI1 dan RI2 yang sesungguhnya tp capres dan cawapresnya jd RI 4 dan RI 5,
      RI 1 tetap RI 2 anaknya RI 3 petinggi parti…
      Dan memang sejak awal ga pernah melirik tuh mafia minyak

      • Ralat pipa misterius mulai era 1999 keatas……Ha Hah

      • Hmm benar ya bung.. Yaa emang sudah tidak aneh lagi migas salah satu tempat bermain yg paling enak ya bung.. Kalau begini coret lah itu pasal 33 dalam UUD 45. Diamandemen juga isinya hanya menguntungkan sang tuan dan mafianya. Ya abis kita masih pakai hukum belanda, susah kompeni! Landlord dan demang2 yg sangat berkuasa istilahnya. Rakyat jelata hanya seperti budak sewa di negara ini.

    • Kalo kapal kencing mah dah marak dari mulai era reformasi ke atas……tetangga ane nahkoda ada 2 dan kapal tanker sing semua

  29. Menurut saya harus diperbaiki mekanisme dan SOP penyaluran bbm agar hal spt ini tdk akan terulang lagi di masa depan. Dan harus ada sanksi yang tegas krn ini korupsi bukan main nilainya yg memanfaatkan selisih subsdi dari negara.

    Program RFID tidak boleh ditunda lagi apapun rintangan dan hambatannya hrs segera diputuskan.

  30. penyelundupan bbm sebenarnya persoalan klasik,ada yg mmg sengaja dipelihara..klo mau jujur,mulai dr custom,tni al,pol air,wartawan sampe pertamina semua bermain disini..saya tahu krn ada bberapa kenalan saya merupakan pemain tetap(dipelihara),ga tau bgmn cara membagi ruang tanker cpo nya,yg 60% nya berisi bbm solar..hanya dlm hitungan tahun kekayaannya sangat fantastis(bkn iri),pdhl cm memiliki 4 kpl tanker(2 join,2 milik sendiri)..sampe skrg msh lancar2 saja,hartanya ditumpuk di singapura dan china sbg antisipasi jk usahanya terbongkar..indonesia butuh org bersih dan kuat utk memberantas ini smua,klo org bersih tp tdk punya kekuatan,cm jd bulan2an para pelaku!

  31. bung danu,bung PA. tolong sentil pemred tipiwan dan metromini, saya rakyat eneg liat berita yang itu itu aja. kami butuh berita yg berimbang,bukan atas dasar kemauan bos besar. mana visi dan misi nya, katanya habis deklarasi di kpu, kok masih saling menjatuhkan……
    tolong jewer ya…..salam

    • Wahduh! saya tidak berwenang nyentil “mereka” nanti ya kalau saya naik kelas baru deh saya “slepet pake serbet!”.
      Gampang bung..matiin tv nya dan beristirahat.. Daripada pusing mikirin praktek politik kampungan seperti itu toh
      Salam hangat utk anda bung DD

  32. Munafik !!!!!

  33. nih bisa kena tindak pidana pencucian uang juga nih kyknya para penyelundup bbm, apalagi sekali operasi bisa triliyuan duit yang raib…itu duit mengalir kerekening siapa aja

    saya pribadi mendukung jika para penegak hukum / TNI / POLRI ini dapet rewards atau imbal jasa min 1-10% dari hasil barang bukti tangkapannya biar pada semangat berantas yg kyk beginian, bisa mengurangi lirik kiri kanan buat korupsi…itung2 klo ilang 1-10% buat reward aparatnya toh negara ga dirugiin sampe 100%, ga usah munafik klo sistemnya begini-begini aja ya tetep marak aparat maupun instansi terkait yang masih berusaha main kotor buat ngerugiin negara

    cukong solar : udah pak kita deal2an aja deh…nih 500jt buat biaya makan siang sama akomodasi
    aparat : apa lu kate, lu nyelundupin barang 1 Triliyun mau sogok kita punya orang cuma 500jt, lu gua karungin…kita orang dapet amplop dari negara 100m Coooooy trus dinaikin pangkat lagi….sini lu gw embat..nungging lu….( hehehe guyon )

  34. @ ANDRI CAHYADI

    KALAU YANG INI BOLEH DI BANTU JUGA ..??

    http://www.youtube.com/watch?v=2Ihr5Y7ijTw

    MINIMAL BIKIN PASAR YANG LEBIH BAIK

    xixixi

  35. indon cuma hebat di korupsi 😀

  36. Nilai ksadaran nasionalisme di NKRI sdh hilang bung…!!
    Yg tersisa hanya bagaimana cara mengumpulkan uang sbanyak munkin utk 10 kturunan tanpa peduli skeliling.Andaikanjn ada pemimpin yg kuat bisa mengayomi rakyat munkin kjadian sperti ini tdk ada.

  37. nais inpfoh gaaaaaaaaaaaaaaaaaaan

  38. Saya heran kenapa bisa kebongkar ya!lebih baik cabut subsidi dan uangnya 1/2 dibagi bagi bagi kalangan yg kurang mampu.1/2 nya lagi untuk infrastruktur.pilih pemimpin yg tegas dan tdk dapat dipengaruhi dng uang.

  39. Semua pihak ikut “main”………. udh ga heran

  40. Cukong plus oknum2nya masukin kapal tanker itu,bawa ketengah laut buat latihan target yakhont,exo,c802,hemat berapa milyar tuh……

  41. biasa itu coba cek dsulawesi tengah.

  42. Ini adalah sebagian yg saya kutip dari pernyataan Bpk Abraham Samad dalam rakernas salah satu partai tahun 2013. Intinya adalah beliau mengatakan….

    “Korupsi merajalela diantaranya setiap tahun duit negara hilang Rp 7.200 triliun digondol maling sindikat mafia migas” (nah silahkan anda bayangkan, jangan bengong ya).

    “lemahnya regulasi untuk melindungi sumber daya energi Indonesia. Menurut beliau dari 45 blok migas (minyak dan gas bumi) yang saat ini beroperasi di Indonesia, sekitar 70 persen di antaranya dikuasai oleh kepemilikan asing. Kondisi semakin parah karena banyak pengusaha tambang di Indonesia yang tidak membayar pajak dan royalti kepada negara. Dalam perhitungan KPK, potensi pendapatan negara sebesar Rp 7.200 triliun hilang setiap tahun karena penyelewengan dalam pengelolaan migas tersebut”.

    “apabila dibagi ke seluruh rakyat, maka pendapatan rakyat Indonesia per bulan bisa mencapai Rp 20 juta”. (cetarrr sekali bukan..!?)

    Setelah ini coba anda baca pasal 33 UUD 1945 cukup ayat 1-3 saja. Lalu apa yg akan anda katakan….?

    Selamat merenung……..

    Note: terima kasih kepada bung @Diego yg telah memasukan artikel beliau dalam folder “kriminalitas”.

  43. @ PapaAugusta

    om agusta KPK berani apa ngak periksa ini…

    http://www.youtube.com/watch?v=eQccDBIBsYg

    ini yang di laporkan…dan sudah di ketahui publik

    rasa2 nya sih yang belum di ketahui masih banyakkkkk..

    • Ibu okelah…. saya tidak bisa jawab karena hanya KPK yg bisa menjawabnya.. Beliau hanya memaparkan kondisi dan fakta mengenai masalah tsb.

      *Sebentar ya bu nanti saya liat video nya, saya lg pakai ponsel. (Bad conn while streaming)

    • Hmmm video yg cukup kreatif tp kurang kerjaan menurut saya 😛 “50 orang terkaya di negara kita versi forbes”
      Bagi saya itu hanyalah data berdasarkan hitam diatas putih. “hanya bisa melihat apa yg mereka makan, tetapi tidak tahu apa yg ada didalam perut mereka”.
      kalau menurut saya bila memang mereka2 terlibat korup, pencucian uang, penggelapan pajak, bisnis ilegal, ataupun monopoli dsb dsb…saya rasa penegak hukum harus berani mengusutnya disertai dengan bukti yg jelas. Walaupun yg notabene “mereka2 adalah para pemain penggerak, perputaran bisnis dan penguasa pasar modal/saham lhoohh”.

      Soo…menurut bu okelah gimana..? 😉

      • saya rasa..KPK…ngak berani,..

        #mereka2 adalah para pemain penggerak, perputaran bisnis dan penguasa pasar modal/saham lhoohh#

        ia betul .!!..lihat cara GAME permainan mereka..
        di HK,NY,LONDON…etc
        kata banyak orang SINDICAT nih yeeeeee

  44. kebanyakan dan hampir semua kapal tanker adalah maling miyak,

 Leave a Reply