Penyidik Korupsi Nigeria Ditembak Saat Tinggalkan Kantor

Polisi Nigeria (AMISOM Public Information)

Lagos – Seorang penyidik Badan Kejahatan Keuangan Nigeria ditembak saat meninggalkan kantornya, menggarisbawahi bahaya, yang dihadapi penindak korupsi, ujar Komisi Kejahatan Ekonomi dan Keuangan (EFCC) pada Rabu 28 Juni 2017.

Austin Okwor, penyelidik tuduhan korupsi di pengadilan, dirawat di rumah sakit setelah terluka akibat serangan pada Sabtu 24 Juni 2017 malam di Port Harcourt, kota pusat minyak Nigeria.

“Sebelum kejadian, petugas tersebut menerima pesan tertulis berisi ancaman. Salah satu pesan sama petugas Penyidik tersebut diterima pada Mei 2017 dan dia laporkan ke Polisi,” kata Juru Bicara EFCC, Wilson Uwujaren.

“Kejadian itu menggarisbawahi bahaya yang dialami Badan Kejahatan Keuangan Nigeria, yang sehari-hari melaksanakan tugas dan kewajibannya,” kata  Wilson Uwujaren.

Juru bicara kepolisian negara bagian Rivers yang bertanggung jawab atas wilayah Port Harcourt, menolak memberikan tanggapan.

Presiden Muhammadu Buhari, yang mulai menjabat pada Mei 2015, menjadikan pemberantasan korupsi sebagai bagian penting dari kerja pemerintahannya, tetapi belum membuahkan hasil meyakinkan.

Antara/Reuters

Tinggalkan komentar