Mar 272017
 

Tank tempur utama AMX Leclerc Perancis berada diatas trailer.

TALLINN, Estonia – Peralatan berat dari kontingen Perancis yang ada dalam batalyon internasional NATO telah tiba di Estonia pada hari Sabtu, 26 Maret 2017, menurut penyataan Markas Besar Angkatan Bersenjata Estonia yang dilansir oleh Sputnik News.

“Kereta api pertama dengan peralatan militer bagi kontingen Perancis menyampaikan lebih dari 30 unit alat berat, dengan pengecualian tank, melalui stasiun kereta api Tapa. Empat unit tank tempur utama Leclerc akan disampaikan pada 29 Maret.

Secara total, pasukan Perancis juga akan memperoleh 13 unit kendaraan tempur infanteri VBCI serta puluhan pengangkut personel lapis baja VAB dan kendaraan lapis baja disemua medan VBL”, dalam pernyataan itu.

Penyebaran batalyon di Tapa direncanakan akan selesai pada bulan April tahun ini. Pada saat itu sekitar 800 prajurit Inggris dan 300 prajurit Perancis diperkirakan tiba di Estonia.

NATO memutuskan untuk mengerahkan pasukan tambahan ke Baltik selama KTT di Warsawa pada bulan Juli. Pasukan sekutu telah setuju untuk menyebarkan sebanyak 4 (empat) batalyon pasukan multinasional ke Estonia, Latvia, Lithuania dan Polandia. Lebih dari selusin negara NATO akan memberikan kontribusi pasukan untuk misi tersebut.

Para anggota NATO telah meningkatkan kehadiran militernya di Eropa, khususnya di negara-negara kawasan Eropa Timur, sejak pecahnya krisis di Ukraina, atas dugaan campur tangan Rusia dalam konflik tersebut.

  7 Responses to “Peralatan Militer Perancis Telah Tiba di Estonia”

  1. Tes…
    Selamat pagi warjagers n selamat beristirahat…

  2. Cek posisi, 1st kah ?

  3. Selamat pagi dan selamat melanjutkan mimpi indah 😀

  4. AMX Legrek… beneran legreg kayaknya

  5. Makin panas aja perbatasan Rusia, NATO cs beraninya keroyokan.

  6. Rusia juga sudah menyiapkan pasukan di perbatasan

    Cukup rusia doang yg lawan boyband natto ini, aliansi blok timur cukup lihatin aja…

 Leave a Reply